Skip to main content

Ketua GP Anshor Desak Risma Pecat PNS Yang Jadi Anggota HTI

SURABAYA (Mediabidik) - HM Farid Afif Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya meminta kepada Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya untuk melakukan kontrol terhadap staf dan pegawai PNS yang terindikasi kuat menjadi pengikut kelompok radikalisme.

"Melakukan controling terhadap PNS, seperti guru, pegawai Kelurahan hingga di tingkat kota, karena pengikut kelompok radikalisme ini ingin memecah belah bangsa, untuk itu harus disadarkan," ucapnya. Kamis (25/1/2018).

Menurut Afif-sapaan akrab HM Farid Afif, desakan ini disampaikan seiring dengan telah diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 2 tahun 2017 tentang organisasi kemasyarakatan atau ormas (Perppu Ormas).

Peraturan Pemerintah ini menyatakan bahwa ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah resmi dibubarkan setelah pemerintah mencabut Surat Keputusan Badan Hukumnya.

"Apalagi yang masuk atau terdaftar menjadi anggota HTI. Bila disadarkan tidak bisa maka harus diberikan sanksi pemecatan, karena faktanya ada beberapa guru atau pegawai pns yang terlibat dalam kelompok radikal yangg memecah belah bangsa dan persatuan NKRI ini," tandasnya.

Permintaan ini akan disampaikan langsung oleh jajaran pengurus PC GP Ansor Kota Surabaya di acara audensi dengan Wali Kota Surabaya, yang sedianya bakal digelar pada hari ini Kamis (25/1/2018) pukul 13.00 wib di ruang kerja Wali Kota. (pan)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10