SURABAYAIMediabidik.Com – Proyek penataan dan revitalisasi kawasan Kalimas terus menunjukkan tren positif. Saat ini, total progres pengerjaan fisik secara keseluruhan diperkirakan telah menyentuh angka 90%. Pemerintah Kota Surabaya menargetkan seluruh proyek infrastruktur di sepanjang segmen Kalimas ini rampung serentak pada tanggal 25 Juli 2026. Harindrayana Kabid Bangunan Gedung DPRKPP kota Surabaya mengatakan, pengerjaan proyek berskala besar ini dibagi ke dalam empat segmen, mulai dari kawasan Monkasel (Monumen Kapal Selam) hingga kawasan Jembatan Siola. "Target utama semua harus selesai tanggal 25 Juli. Namun, prioritas saat ini difokuskan pada segmen satu, yaitu mulai dari kawasan Monkasel hingga Jembatan WTC," ujar Harindrayana kepada media ini, Rabu (1/7/2026). Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari sinergi tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya yang berbagi peran sesuai tupoksinya: Dinas Cipta Karya: Bertanggung jawab penuh ata...
SURABAYAIMediabidik.Com - Setelah melewati dinamika perdebatan yang panjang terkait nasib 80 persil tanah warga Kedung Cowek, sebuah kesepakatan akhirnya berhasil dikunci. Pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) II Surabaya berkomitmen untuk segera turun ke lapangan guna melakukan cek lokasi dan pengukuran fisik (pemplotingan) lahan. Hal ini seperti memasuki babak baru dalam upaya pembahasan penyelesaian sengketa tanah di Kedung Cowek. Pihak BPN Surabaya menindaklanjuti kesepakatan dalam rapat dengar pendapat di Komisi A dengan Menyusun skema validasi objek tanah di lapangan. Pihak BPN menegaskan tidak ingin gegabah. Sebelum melangkah ke proses pengukuran resmi demi pemecahan sertifikat, langkah awal yang paling krusial adalah melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan koordinat fisik tanah secara akurat. "Kita harus mengetahui kondisi fisik dan koordinat strukturnya secara pasti di lapangan, jangan sampai menebak-neba...