SURABAYAIMediabidik.Com - Pemerintah Kota Surabaya terus mengebut pengerjaan pelebaran Jalan Wiyung. Proyek infrastruktur sepanjang 1,9 kilometer ini dilaksanakan secara jamak ( multiyears ) yang terbagi dalam dua tahap, terhitung mulai tahun 2026 hingga 2027. Dedy Purwito Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumberdaya Air Bina Marga (DSDABM) kota Surabaya mengatakan, pada tahun 2026, pengerjaan difokuskan pada tahap pertama sepanjang 950 meter. Sementara itu, sisa 950 meter sisanya akan dilanjutkan pada pengerjaan tahun depan. "Seluruh pengerjaan fisik proyek ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada Juli 2027. terang Dedy, Kamis (24/9/2026). Dedy memaparkan, nilai kontrak proyek pelebaran jalan ini mencapai Rp117 miliar lebih. Anggaran tersebut mencakup paket pekerjaan yang komprehensif, "Mulai dari pembangunan badan jalan, pedestrian, sistem saluran air (saluran tengah dan tepi), hingga pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU)." paparnya. Lebih lanjut dia menjela...
SURABAYAIMediabidik.Com – Persoalan akses menuju tambak warga di kawasan Keputih, Surabaya, kembali mencuat. Komisi C DPRD Surabaya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mengurai keluhan petani tambak yang mengaku akses menuju lahan budidaya mereka terhambat pembangunan kawasan pengembang, Rabu (23/9/2026). Rapat dipimpin Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan dan dihadiri perwakilan DPRKPP, DSDABM, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Bakumkarsa, kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Cahaya Keputih, serta kuasa hukum PT Taman Timur. Dari rapat tersebut, persoalan ternyata tidak semata-mata menyangkut jalan menuju tambak. Status saluran air, batas sempadan, kepemilikan aset, hingga akses pemerintah untuk melakukan pemeliharaan dan normalisasi saluran ikut menjadi bagian yang harus diperjelas. Salah satu petani tambak, Heru, meminta DLH melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan. Ia mempertanyakan keberadaan sejumlah bangunan dan fasilitas peng...