SURABAYAIMediabidik.Com – Kebijakan penertiban bangunan dan pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah kawasan Surabaya menuai kritik. CaKra MUDA Indonesia mendesak DPRD Kota Surabaya dan PDI Perjuangan mengevaluasi kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Mereka menilai penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya belum diimbangi solusi konkret bagi masyarakat kecil yang terdampak. Desakan tersebut disuarakan melalui pemasangan sejumlah banner di titik strategis Kota Surabaya sejak Sabtu (31/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026). Banner tersebut menjadi bentuk protes sekaligus tekanan moral agar kebijakan penertiban tidak hanya berorientasi pada pembongkaran bangunan, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil. Founder CaKra MUDA Indonesia, Abdul Aziz, mengatakan pemasangan banner merupakan bentuk kritik keras terhadap DPRD Kota Surabaya agar menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan wali kota. "...
SURABAYAIMediabidik.Com – Program ketahanan pangan yang digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat dukungan DPRD Surabaya. Namun, keberhasilan program tersebut tidak cukup hanya diukur dari banyaknya bantuan bibit, benih ikan, maupun ternak yang disalurkan. Lebih dari itu, efektivitas program dalam meningkatkan ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga, serta mendongkrak ekonomi masyarakat menjadi hal yang perlu mendapat perhatian. Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya, Ghofar Ismail, mengatakan berbagai program ketahanan pangan yang dijalankan Pemkot Surabaya telah memberikan manfaat bagi masyarakat. Program tersebut mencakup penanaman cabai, sayur-mayur, hingga pengembangan tanaman padi di sejumlah wilayah pinggiran kota. "Memang di Surabaya ini sangat-sangat dimanfaatkan oleh warga. Kemarin wali kota sudah memberikan program berkaitan dengan cabai, sayur-mayur, dan juga padi yang ada di wilayah Kecamatan Wiyung, Lakarsantri, dan sekita...