SURABAYAIMediabidik.Com - Banyaknya papan nama pengaman aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) yang berserakan dan roboh di wilayah Kelurahan Sumberjo hingga kini belum ditangani secara menyeluruh. Keterbatasan proses perbaikan diduga terjadi akibat mekanisme pelaporan dari pihak kelurahan yang sejauh ini hanya dilakukan secara lisan. Lurah Sumberejo, Rois Yunianto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kondisi kerusakan tersebut kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Namun, penyampaian informasi tersebut belum dilakukan melalui surat resmi ke dinas terkait. "Kami sudah melaporkan ke BPKAD, cuma tidak melalui surat. Cukup melalui lisan dengan para petugas pemasang aset yang ada di wilayah Kelurahan Sumberjo," ujar Rois saat dikonfirmasi. Selasa (2/9/2026). Rois menjelaskan, laporan lisan biasanya disampaikan secara langsung saat tim BPKAD turun ke lapangan untuk memasang papan pengaman baru. Kendati demikian, tidak semua laporan dapat dit...
SURABAYAIMediabidik.Com – Pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAK APBD-P) 2026 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya di Komisi C DPRD Surabaya mengungkap sejumlah persoalan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut. Selain kebutuhan jamban bagi warga miskin, efektivitas pengelolaan sampah, dan pengadaan gerobak sampah, ditemukan pula ketidaksinkronan angka anggaran antara DLH dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Rapat koordinasi yang digelar Selasa (1/9/2026) dipimpin Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan dan dihadiri jajaran pejabat DLH Surabaya. Wakil Ketua Komisi C Aning Rahmawati menyoroti adanya perbedaan signifikan dalam penyajian anggaran. Menurutnya, dalam pembahasan di TAPD disebutkan anggaran DLH mengalami pengurangan Rp24 miliar. Namun, angka yang disampaikan DLH justru menunjukkan penambahan sekitar Rp190 miliar. “Di TAPD anggarannya dikurangi Rp24 miliar untuk DLH, tapi di DLH tadi anggarannya...