Skip to main content

Posts

Delapan Bulan Dilarang Jualan, PKL Waduk Unesa Wadul Dewan

SURABAYAIMediabidik.Com - Nasib puluhan pedagang kaki lima (PKL) kerang di kawasan Waduk Unesa, Surabaya, kembali menjadi sorotan. Setelah hampir delapan bulan kehilangan tempat berjualan, para pedagang meminta pemerintah memberikan ruang usaha sementara sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan milik PT SAS. Persoalan tersebut dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi B DPRD  yang dipimpin Wakil Ketua Komisi B, Mochammad Machmud. Rapat dihadiri Lurah Babatan, Camat Wiyung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta perwakilan pedagang. Di balik polemik penertiban tersebut, terdapat persoalan yang belum menemukan titik temu: kebutuhan pedagang untuk mempertahankan penghidupan berhadapan dengan aturan pemanfaatan lahan dan kepentingan pemilik tanah. Abah Dowan, perwakilan PKL kerang Waduk Unesa, menegaskan bahwa para pedagang tidak berniat menguasai lahan secara permanen. Mereka hanya meminta izin berjualan selama lokasi ters...
Recent posts

Bank Jatim Fasilitasi 30 UKM Tembus Pasar Global, Raih Kesepakatan Ekspor USD 5,09 Juta di TEI 2026

JAKARTA|Mediabidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor.  Dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Bank Jatim berhasil memfasilitasi 30 UKM binaan untuk memperluas jejaring bisnis dan menjajaki peluang pasar internasional dengan total nilai kesepakatan ekspor mencapai USD 5,09 juta atau setara lebih dari Rp 80 miliar.  Turut hadir dari Bank Jatim dalam kegiatan akbar tersebut, Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim Arif Suhirman dengan didampingi oleh VP International Banking Bank Jatim Hening Tri Ujianti. TEI merupakan pameran perdagangan internasional business-to-business (B2B) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.  Pada penyelengga...

Dinkopumindag Tegaskan Itu Bukan QRIS Pembayaran, Melainkan Untuk Mengunduh Aplikasi SiBoyo

SURABAYAIMediabidik.Com -  Di tengah masifnya penggunaan QRIS ( Quick Response Code Indonesian Standard ) sebagai alat pembayaran non-tunai di berbagai sektor, muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait keberadaan kode QR di sejumlah rombong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagian warga sempat mengira kode tersebut merupakan QRIS untuk melakukan pembayaran transaksi belanja. ​Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Dinkopumindag) Surabaya, Reza Fahreddy menegaskan bahwa kode QR yang terpasang pada rombong-rombong UMKM bukanlah QRIS pembayaran. Kode tersebut merupakan QR Code khusus yang difungsikan untuk mengunduh aplikasi SiBoyo melalui Google Play Store. ​"Bentuk yang dibilang QRIS pembayaran itu sebetulnya bukan QRIS pembayaran, tapi QR code untuk download aplikasi SiBoyo," ujar Reza Pahlevi saat memberikan keterangan, Selasa (20/10/2026). ​Reza menjelaskan, aplikasi SiBoyo dirancang untuk memudahkan masyar...

Ketua Fordiva Desak APH Usut Tuntas Kasus Kematian Anak Penyandang Disabilitas

SURABAYAIMediabidik.Com - Forum Disabilitas Komunitas Vokal dan Advokasi (Fordiva) menyuarakan desakan keras agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), seorang anak penyandang disabilitas cerebral palsy yang diduga menjadi korban perundungan hingga merenggut nyawanya.  Ketua Fordiva, Megawati, menegaskan bahwa keadilan hukum bagi penyandang difabel di Indonesia dijamin secara konstitusional demi mewujudkan kesamaan hak dan kedudukan di depan hukum (equality before the law) tanpa diskriminasi. Tragedi naas tersebut terjadi di Jalan Tambak Medokan Ayu XI, Surabaya, pada 12 September 2026. Ayah korban, Selaras Abdul, mengungkapkan bahwa anaknya ditemukan dalam kondisi tubuh membiru dan terjatuh dari kursi roda dengan tali sepatu melilit. Korban diduga kuat menjadi sasaran perundungan oleh dua anak tetangganya yang berinisial K (10) dan F (8). Meski sempat dilarikan ke RSUD Eka Candrarini, nyawa bocah malang ters...

DPRD Surabaya Perihatin atas Meninggalnya Anak Disabilitas Korban Perundungan

SURABAYAIMediabidik.Com – Ketua Komisi D DPRD Surabaya sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya anak penyandang disabilitas yang diduga menjadi korban perundungan di kawasan Rungkut, Surabaya. Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) dalam mencegah kekerasan terhadap anak. “Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Program-program Pemerintah Kota sebenarnya sudah cukup baik, tetapi perlu penguatan lagi, terutama koordinasi antara DP3APPKB, keluarga, dan masyarakat,” ujar Akmarawita, Senin (19/10/2026). Menurutnya, penguatan ketahanan keluarga harus menjadi prioritas agar orang tua mampu mengenali tanda-tanda awal anak mengalami perundungan atau kekerasan. Edukasi juga perlu menjangkau lingkungan permukiman dengan melibatkan Kader Surabaya Heb...

Ketua Komisi A Soroti Kebijakan Siswa Tinggal Kelas

SURABAYAIMediabidik.Com – Kebijakan siswa tinggal kelas kembali menjadi sorotan. Ketua Komisi A DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra, Yona Bagus Widyatmoko, mendorong sistem evaluasi yang tidak sekadar memutuskan siswa naik atau mengulang kelas selama setahun, tetapi juga memberikan kesempatan memperbaiki kemampuan melalui remedial dan evaluasi berkala. Pernyataan tersebut disampaikan Yona pada Senin (19/10/2026), ketika menyoroti persoalan pendidikan anak, pembentukan karakter, hingga kasus dugaan perundungan terhadap anak penyandang disabilitas di wilayah Rungkut yang berujung pada kematian korban. Menurut Yona, kebijakan pendidikan perlu memastikan bahwa siswa yang belum memenuhi capaian pembelajaran memperoleh pendampingan yang memadai. Namun, keputusan mengenai kenaikan kelas juga harus mempertimbangkan perkembangan kemampuan anak, bukan semata-mata menjatuhkan penilaian yang berpotensi menjadi beban psikologis. “Kalau anak memang belum la...

DPRD Surabaya Setujui Raperda tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik

SURABAYAIMediabidik.Com – DPRD Kota Surabaya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda), Senin (19/10/2026). Regulasi ini diharapkan menjadi landasan hukum untuk memperkuat pengelolaan air limbah rumah tangga sekaligus menekan potensi pencemaran lingkungan di Kota Pahlawan. Rapat paripurna yang dimulai pukul 14.29 WIB tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai. Agenda utama rapat adalah pembacaan laporan Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik, dilanjutkan dengan persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Surabaya. Dalam laporan Pansus, juru bicara Bagas Iman Waluyo menyoroti meningkatnya aktivitas masyarakat dan volume air limbah domestik yang berpotensi memperburuk pencemaran lingkungan. Kondisi tersebut dinilai dapat menurunkan kualitas sumber daya air dan berdampak terhadap kesehatan masy...