Skip to main content

Posts

Jelang Idul Adha, Komisi B Ingatkan Pemkot Aktif Lakukan Cek Kesehatan Hewan Kurban

SURABAYAIMediabidik.Com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 hijriah tahun 2026, lapak lapak penjualan hewan kurban sudah mulai bertebaran di kota Surabaya. "Di Surabaya sekarang sudah mulai banyak lapak penjualan hewan kurban menjelang idul adha,”kata Ghofar Ismail Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Senin (18/5/2026) siang Untuk itu, Ghofar Ismail meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk melakukan pemeriksaan di lapak penjualan hewan kurban. "Kami meminta pemerintah kota Surabaya melalui Dinas Pertanian untuk turun ke lapak lapak penjualan hewan kurban,” ujarnya. Menurut legislator PAN ini, pemeriksaan tersebut untuk memastikan hewan kurban benar benar dalam kondisi sehat dan aman. "Jangan sampai itu terkena penyakit, kasihan nanti yang membeli hewan kurban,”tuturnya. Ghofar Ismail mengingatkan, pemilik  lapak penj...
Recent posts

DPRD Surabaya Sosialisasi Regulasi Reses dengan Libatkan Kejaksaan

SURABAYAIMediabidik.Com - Ruang rapat utama DPRD Kota Surabaya, Senin (18/5/2026), tampak lebih serius dari biasanya. Menjelang pelaksanaan reses anggota dewan masa persidangan II tahun sidang kedua yang akan digelar pekan ini, pimpinan DPRD mengundang Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya untuk memberikan pembekalan khusus terkait tata kelola pertanggungjawaban keuangan negara. Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa DPRD Surabaya tengah memperketat pengawasan internal, terutama menyangkut penggunaan dana reses dan administrasi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) anggota dewan. Rapat dipimpin Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, dan dihadiri seluruh anggota dewan serta perwakilan Kejari Tanjung Perak Surabaya dari bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Dalam forum itu, Syaifuddin menegaskan bahwa keterlibatan kejaksaan bukan tanpa alasan. Ia menyebut banyak anggota DPRD berasal dari latar belakang dan pengalaman...

Gotong Royong Gen Z dan Cak Ji Bantu Warga Rentan di Tengah Tekanan Fiskal

SURABAYAIMediabidik.Com - Kepedulian sosial ditunjukkan sekelompok anak muda Surabaya yang tergabung dalam Gerakan Aksi Sosial (GAS) Pemuda. Bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, dan Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno, mereka menyusuri perkampungan padat penduduk di kawasan Panduk Kelurahan Panjang untuk membagikan sembako kepada warga rentan, pada Sabtu (16/05/2026). Pendiri sekaligus Ketua GAS Pemuda, Charly Haryono Teguh, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang sudah berjalan sejak organisasi itu berdiri pada 25 Oktober 2025. "Gas Pemuda ini menyalurkan beberapa sembako khususnya untuk masyarakat dan warga kurang mampu. Visi kami sederhana, membantu mengisi dapur warga," kata Charly. Ia menjelaskan, program yang mereka jalankan diberi nama MBG atau “Mengasih Bansos Gratis", berbeda dengan istilah makan bergizi gratis yang selama ini dikenal publik. "MBG ver...

Nataliis Pigai : Saya Menemukan Missing Link Antara BGN dan Pemda

SURABAYAIMediabidik.Com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti adanya “missing link” atau keterputusan koordinasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Surabaya. Pernyataan itu disampaikan Pigai usai mengikuti rapat dengar pendapat bersama DPRD Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Kesehatan, pihak sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (13/5/2026). Dalam hearing tersebut, Pigai menilai persoalan dalam pelaksanaan MBG bukan hanya terletak pada dugaan kelalaian dapur SPPG, tetapi juga lemahnya tata kelola dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. "Saya menemukan ada missing link. Tidak ada jembatan yang kuat antara Badan Gizi Nasional dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Pigai. Menurutnya, selama ini pemerint...

Insiden 200 Siswa Surabaya Keracunan MBG, DPRD : Indikasi Pelanggaran HAM

SURABAYAIMediabidik.Com - Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait insiden dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Surabaya berlangsung panas di DPRD Surabaya, Selasa (13/5/2026). Rapat yang dihadiri Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai itu membahas kasus ratusan siswa di kawasan Tembok Dukuh yang mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG. Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi'i secara terbuka menyoroti lemahnya tata kelola program MBG dan menyebut peristiwa tersebut berpotensi masuk dalam kategori pelanggaran HAM. "Ini bukan sekadar kelalaian administratif. Negara bisa dianggap abai melindungi anak-anak kita. Kalau dikaitkan dengan hak dasar anak dan undang-undang pangan, ini menurut saya bisa dikaji sebagai indikasi pelanggaran HAM,” kata Imam Syafi'i dalam forum hearing. Menurutnya, negara memiliki kewajiban menghormati, melindungi, dan memenuhi hak dasar m...

Hutang Klien Membengkak Rio Dedy Heryawan cari Keadilan Wadul Dewan

SURABAYAIMediabidik.Com – Pengacara dari Kantor 'SKA’mengadukan persoalan hutang Sdr. Wiwik Indriyani yang berprofesi sebagai Dokter ke Komisi B DPRD Surabaya, Selasa (12/05/2026). Pasalnya, dalam proses hutang yang digunakan Sdr. Wiwiek untuk penelitian kesehatan membengkak dari Rp2,5 miliar menjadi Rp4,5 miliar akibat Cessie secara diam-diam dari PT Indosurya Inti Finance ke PT Ventur Internusa Properian. Cassie adalah proses pengalihan piutang dari kreditur lama ke kreditur baru. Usai hearing, Advokat Rio Dedy Heryawan SH.MH kepada wartawan mengatakan, jadi kita ini sebenarnya memohon untuk mendapatkan keadilan, memohon kepada Komisi B supaya difasilitasi untuk dipertemukan dengan pihak-pihak yang teradu "Agar dipanggil di sini untuk mencari solusi terkait pinjaman yang dibuat pada tahun 2019, karena pada saat itu kan ada COVID 19 harusnya ada restrukturisasi utang dari klien kami, ini malah nambah utang pokokny...

Warga Simo Gunung Kramat Resah, Muncul Pasangan Calon Walikota 2029-2034 Tetsebar di Grup WA RT

SURABAYAIMediabidik.Com - Di tengah hiruk-pikuk persiapan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, suasana kampung-kampung di Kota Pahlawan justru diwarnai kegelisahan baru. Bukan soal banjir, harga cabai, atau antrean minyak goreng, melainkan beredarnya poster digital bernuansa politik yang menampilkan sosok calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya periode 2029–2034 (Rini Indriyani dan Fikser). Poster itu menyebar diam-diam melalui grup WhatsApp dan pesan dari nomor tak dikenal, seolah datang tanpa permisi ke ruang privat warga. Bagi sebagian masyarakat, kemunculan poster tersebut terasa janggal. Waktu pelaksanaan Pilwali masih jauh, namun atmosfer politik seakan dipaksa hadir lebih cepat di tengah kehidupan warga yang sedang berjibaku dengan persoalan ekonomi sehari-hari. Dari warung kopi hingga pos ronda, pembicaraan mengenai poster misterius itu mulai mengalir pelan, lalu berubah menjadi diskusi yang memantik rasa penasaran sekaligus kecemasan...