SURABAYAIMediabidik.Com - Proyek pengerjaan jalan dan saluran air di kawasan Asem Mulya hingga Tambak Mayor terus dikejar pelaksanaannya. Hingga saat ini, progres fisik pengerjaan proyek senilai Rp7,285 miliar tersebut telah mencapai kisaran 80 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir bulan ini. Staf Teknis PT Berlian Karya Teknik, Febrian Hari Murti, mengungkapkan bahwa total panjang ruas penanganan proyek ini mencapai 946 meter lari. Pekerjaan tersebut mencakup pemasangan yudhit (saluran beton pracetak), crossing atau perlintasan, serta peningkatan kualitas jalan. “Untuk pekerjaan saluran, kami menggunakan yudhit ukuran 120 dan 150, serta crossing di tempat-tempat tertentu ukuran 1.500. Sementara untuk peningkatan jalan, kami gunakan agregat CTB (Cement Treated Base) serta pengaspalan AC-BC,”ujar Febrian saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026). Secara teknis, penanganan struktur jalan dilakukan dua lapis maupun satu lapis aspal disesuaikan dengan elevasi dan kondisi exist...
SURABAYAIMediabidik.Com – Pengelolaan air bersih di Kota Surabaya kembali menjadi sorotan. Komisi B DPRD Surabaya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Rabu (16/9/2026), menindaklanjuti audiensi Gerakan Masyarakat Peduli Air (Gempar) Jatim yang mempertanyakan tata kelola air, kualitas air baku hingga keterlibatan pihak swasta dalam distribusi air kepada masyarakat. Dalam RDP tersebut, Gempar Jatim menyoroti dugaan ketimpangan pengelolaan air antara masyarakat umum dengan kawasan yang dikelola pengembang. Koordinator Gempar Jatim, Zahdi, meminta DPRD Surabaya mengawal agar pengelolaan air tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak mengarah pada privatisasi. “Singkatnya, kami menolak privatisasi. Ketika persoalan ini dibiarkan, tentu tidak meningkatkan pendapatan asli daerah. Kalau kita bicara uang alit versus uang elit, ini bisa menjadi kesenjangan sosial,” tegas Zahdi. Menurutnya, pengelolaan air harus dikembalikan pada prinsi...