SURABAYAIMediabidik.Com – Kasus dugaan penyekapan calon tenaga kerja asisten rumah tangga (ART) oleh perusahaan pengerah dan penyalur ART di Surabaya mendapat perhatian DPRD Kota Surabaya. Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak berhenti pada penanganan kasus tersebut. Ia mendorong Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya menjadikan kasus itu sebagai pintu masuk untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh perusahaan penyalur ART di Kota Pahlawan. Menurut Toni, langkah Wali Kota Surabaya yang turun langsung merespons adanya aduan masyarakat merupakan tindakan yang tepat. Namun, persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pengawasan yang lebih menyeluruh. "Saya pikir apa yang dilakukan Wali Kota itu tepat. Ketika ada aduan, kemudian beliau datang, mudah-mudahan itu bisa menjadi pintu masuk bagi Disnaker Kota Surabaya untuk melakukan legal audit terhadap seluruh perusahaan penyalur ...
Independen Tegas dan Lugas