SURABAYAIMediabidik.Com -Kontraktor di Surabaya pusing dengan adanya kebijakan Kontrak Payung. Banyak para kontraktor mengeluhkan hal ini ke DPRD Surabaya. Anggota Komisi C Buchori Imron mengatakan, sebenarnya ini permasalahan dari atas (pusat) yang harus ditanggung di bawah (daerah). Ada apa, KPK itu langsung menentukan tentang kontrak payung segala. “Padahal kontrak payung itu yang menyulitkan kontraktor. Dan kalau umpamanya nanti mempersulit proyek untuk dikerjakan, jangan-jangan nanti kontraktor itu tidak bisa beli alat-alat,” ujar Buchori Imron, Rabu (23/09/2026). Ia menerangkan, kontrak payung itu aturan dari atas, awalnya dari Presiden lalu disampaikam ke KPK akhirnya KPK merealisasikan seperti kontrak payung. Menurut mereka memang iya. Kenapa? Karena supaya bahan material yang dipakai tidak sembarangan. Buchori Imron mengakui, sekarang ini memang dengan kontrak payung itu cukup bisa mengefisienkan anggaran pem...
Independen Tegas dan Lugas