Skip to main content

DPPK dan Tim Reklame Segel Reklame Bodong Milik Lentera Media

SURABAYA (Mediabidik) - 12 unit reklame neon box liar yang berdiri di jalan Darmo Boulevard depan Land Marc ahkirnya disegel pemkot Surabaya. 

Pasalnya 12 unit reklame neon box milik Lentera Media tersebut melanggar perda no 4 tentang pajak daerah, juga melanggar perda 10 tahun 2009 tentang penyelenggaraan reklame dan pajak reklame. 

Yusron Sumartono Dinas Penggelolaan Pajak dan Keuangan Pemkot Surabaya mengatakan, bahwa reklame neon box yang ada di jalan Darmo Boulevard Land Marc milik biro lentera media. 

" Yang disilang kemarin punya biro Lentera Media lokasi di land marc, "kata Yusron kepada media ini, Kamis (4/1).

Yusron menambahkan, dia (lentera media - red) melanggar perda 4 tentang pajak daerah. 

"Melanggar perda 4 tentang pajak daerah, belum ada ijin dan materi, "pungkasnya. 

Hal senada disampaikan oleh Anang kabid pendataan pajak DPPK menyampaikan sudah kordinasi dengan tim reklame dan sudah kirim bantib ke Satpol PP. 

"Kita sudah kordinasi dengan tim reklame, kita segel dan sudah kita kirim bantib ke Satpol PP, "ucapnya. 

Perlu diketahui selain DPPK menyegel dan kirim surat bantib ke Satpol PP, dinas Perkim CKTR selaku ketua tim reklame pemkot Surabaya juga melakukan penyegelan 6 unit reklame bodong milik Lentera Media yang berdiri di sisi sebelah barat (non persil) jalan Darmo Boulevard Land Mark. (pan) 

Comments

Popular posts from this blog

Hari Pahlawan 10 November

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10