Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2018

Pemkot Surabaya Dapat Bantuan 2 Unit Bus Dari Bank Swasta

SURABAYA (Mediabidik) - Guna mengurangi beban jalan dan merubah kebiasaan warga Surabaya agar mengunakan transportasi massal, Pemkot Surabaya akan menambah rute, unit Bus Suroboyo serta memperbanyak halte. "Membentuk masyarakat mau berpindah ke transportasi massal butuh waktu dan bukan karena digratiskan, tetap dengan adanya angkutan akan mengurangi kemacetan sudah mempunyai nilai ekonomi kota, yakni berupa keuntungan mengurangi beban jalan berupa kepadatan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya Irvan Wahjudrajat, Senin (30/4/2018). Dalam waktu dekat pihaknya mendapat bantuan dari bank swasta 2 unit bus yang rencananya digunakan untuk melayani rute barat-timur mulai Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Pakuwon hingga ke Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). Kata Irvan, 2 unit bus tambahan sama sama lowdeck namun double decker. "Ada tambahan lagi dua untuk rute barat dan timur, mulai Unesa PTC sampai ITS, lewat tengah, HR Muhamm

Dewan Desak Walikota Segera Isi Dua Jabatan Kepala OPD

SURABAYA (Mediabidik) – Kekosongan dua jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Bappeko dan Disbudpar pemkot Surabaya, mendapat sorotan pimpinan DPRD kota Surabaya. Aden Darmawan Wakil Ketua DPRD kota Surabaya mengungkapkan alasannya, dua OPD tersebut merupakan ujung tombak kota Surabaya. Apalagi, saat ini Kota Surabaya gencar melakukan promosi pariwisata. "Ada event-event pariwisata dan tempat wisata yang sedang dikembangkan," ucapnya, Senin (30/4/2018). Politisi Partai Gerindra ini menunjukkan, salah satu pengembangan wisata yang baru saja direalisasikan adalah Kebun Raya Mangrove di kawasan Pantai timur Surabaya (Pamurbaya). Menurutnya, apabila tak segera ada pengisian jabatan kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, pengembangan wisata tak akan maksimal. "Apalagi sekarang juga ramai masalah minuman keras (miras)," katanya. Aden mengatakan, peredaran Minuman Keras (Miras) selain berkaitan Disperindag juga, juga Disbudpar. Pa

Komisi E Jatim Himbau Buruh Tertib Rayakan Mayday

SURABAYA (Mediabidik) - Menjelang perayaan hari buruh internasional atau Mayday yang jatuh setiap tanggal 1 mei menjadi moment yang penting bagi para buruh untuk merayakan dengan cara berbagai aksi maupun aspirasi.  H. Agus Dono Wibawanto,Mhum Anggota Komisi E DPRD Jatim yang menangani Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengatakan sebaiknya para buruh yang mau merayakan Mayday harus berjalan tertib dan mematuhi aturan waktu yang ditentukan oleh pemerintah, dan jangan sampai terpancing oleh ulah oknum yang bisa memicu kericuhan.  " Aturan dilapagan dan waktu berorientasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah harus dipatuhi agar tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan, " tutur Agus Dono saat di temui diruang kerjanya, Senin ( 30/4). Politisi asal Fraksi Partai Demokrat ini juga menghimbau kepada seluruh lapisan buruh untuk tetap tenang karena di tengah pertumbuhan ekonomi yang masih melambat ini bisa memicuh para buruh untuk menuntut hak-hak nya yang mana bisa m

Untuk Menangkan Pileg 2019, Golkar Jatim Gelar Orientasi

SURABAYA (Mediabidik) - DPD Partai Golkar Jawa Timur  menggelar orientasi yang diikuti 400 fungsionaris, Senin (30/4). Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk memenangi Pileg 2019 mendatang. "Tujuannya orientasi ini adalah untuk menyiapkan kader partai Golkar khususnya para caleg yang akan mengikuti Pileg 2019. Agar menciptakan caleg yang berkualitas dan bersih baik dari bebas korupsi maupun narkoba," ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak. Lebih lanjut ditambahkan, orientasi ini untuk menyegarkan kembali pengetahuan dan ingatan para kader Partai Golkar tentang hal-hal yang harus dilakukan dalam Pileg. Sementara itu, Ketua Penyelenggara Orientasi Fungsionaris Kodrat Sunyoto mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut para caleg mengikuti tes urine yang dilakukan dengan bekerja sama dengan BNNP Jatim. "Jangan sampai kami kebobolan ada caleg DPRD dari Golkar pecandu narkoba," jelasnya. Kodrat menambahkan, dalam orienta

Minta Maaf Ngak Sampai Lima Tahun, Fandi Utomo Pamitan ke Konstituennya

SURABAYA (Mediabidik) - Mantan anggota DPR RI fandi Utomo berkunjung ke kantor Pengurus Cabang Muslimat Kota Surabaya pada Senin (30/4). Fandi mendatangi sejumlah tokoh untuk pamit sebagai anggota DPR RI.  "Saya menemui pendukung dan tokoh untuk pamit ke mereka," kata Fandi Utomo.  Dari pantauan, setelah sampai di kantor Muslimat Surabaya, Fandi diterima ketua PC Muslimat Surabaya Lilik Fadlillah. Keduanya terlihat berbincang akrab.  Dia mengatakan, meminta maaf kepada konstituen karena tidak bisa menyelesaikan selama lima tahun. Menurut dia, selain ke Muslimat, pihaknya juga akan mengunjungi beberapa tokoh dan sesepuh di Surabaya.  "Saya meminta maaf kepada para pendukung karena tidak bisa menyelesaikan tugas selama lima tahun," tambahnya.  Terkait isu yang berkembang, Fandi mengaku akan menyiapkan klarifikasi secara tertulis.  "Nanti saya janji akan klarifikasi secara tertulis," pungkasnya. (RoHa)

Peralihan Fasum Oleh Pengembang Perumahan Puri Mas di Protes Warga

SURABAYA (Mediabidik) - Perubahan fungsi Fasum (fasilitas umum) menjadi tempat hunian di Perumahan Puri Mas Gunung Anyar Surabaya, mendapat protes dari warga RW 07 RT 10 kelurahan Gunung Anyar kecamatan Gunung Anyar Surabaya. Pasalnya fasilitas umum (Fasum) yang seharusnya menjadi tempat bermain atau tempat oleh raga untuk warga Perumahan Puri Mas kini diperjual belikan oleh pihak pengembang PT Mahkota Berlian Cemerlang (BMC) beralih fungsi menjadi tempat hunian dan diperjual belikan tanpa adanya sosialisasi ke warga.  Indra Jaya Wardhana Ketua RW 07 Kelurahan mengatakan, awal mula warga kami bergejolak, karena memang ada beberapa yang kami anggap fasum sesuai dengan site plan yang dipunyai teman-teman ini ketika membeli. Tiba-tiba beralih fungsi dan diperjual belikan dan iru mulai kami pertanyakan.  "Intinya gini, kami sudah melakukan komunikasi untuk duduk bersama, ketika memang ada permasalahan fasum fasos ayo kita selesaikan beraama secara kekeluargaan. Tapi s

Tahapan Pencalonan DPRD

Walau Unggul di Survei, Tim Paslon 1 Tetap Waspada

SURABAYA (Mediabidik) - Unggul dalam elektabilitas, tidak membuat tim Khofifah-Emil bersantai. Malah sebaliknya, tim pasangan nomor urut 1 ini kian waspada terhadap upaya-upaya pembunuhan karakter yang menghalalkan segala cara. Sekretaris tim pemenangan Khofifah-Emil, Renville Antonio mengatakan, hasil survei ini semakin menyakinkan bahwa semakin hari terus meningkat. Itu menjadi tren positif baginya. Sedangkan pasangan calon lain semakin hari semakin menurun. "Ini sudah baik. Waktu kita masih 63 hari lagi," kata Renville, usai menghadiri rilis hasil survei Surabaya Survey Center (SSC) di Hotel Yello Surabaya, Jumat (27/4). Kendati unggul, tampaknya politisi Partai Demokrat tersebut tak mau lengah. Percepatan-percepatan terus dilakukan guna menguatkan suara pasangan calon yang didukung partainya. Diakuinya, yang menjadi fokus pihaknya saat ini adalah masalah keamanan. "Kami sudah banyak jaringan membentuk sendiri para relawan pasukan pengawal suara.

Polisi Gerak Cepat Usut Dugaan Kecurangan UNBK

SURABAYA (Mediabidik) - Untuk mengusut temuan dugaan kecurangan UNBK di salah satu SMPN Surabaya, Polestabes Surabaya bergerak cepat, dengan memeriksa pihak pelapor dalam hal ini dinas pendidikan. Tadi malam Polisi sudah memeriksa dan mengantongi beberapa barang bukti dari dinas terkait. "Iya sudah tadi malam," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dikonfirmasi, Jumat (27/4/2018). Sudamiran mengaku pagi ini pihaknya langsung melakukan pemeriksaan saksi dari pihak pelapor. "Langsung kita lanjutkan pemeriksaan saksi yang melaporkan dugaan itu (pencurian soal UNBK). Setelah saksi pelapor baru kita lakukan pemeriksaan terhadap terduga," ungkapnya. Selain laporan dugaan pencurian soal UNBK, Sudamiran juga mengaku pihaknya mendapat beberapa bukti yang diduga digunakan untuk melakukan pencurian soal.  "Iya ada server juga diserahkan dan akan kita tindak lanjuti," tambah Sudamiran. Sementara Wali Kota Tri Rismaharini

Usai Kerja Bhakti, Tiga Pilar Makan Nasi Bungkus Bareng

SURABAYA (Mediabidik) - Usai melakukan kerja bakti bersama dikawasan Jembatan Merah, tiga pilar utama Walikota Surabaya, Kapolrestabes dan Ndan Korem 084 / Bhaskara Jaya bersama-sama menyantap sarapan nasi bungkus dengan duduk lesehan bersama. Wali Kota Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Kombes Pol Rudi Setiawan dan Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel (Kav) M Zulkifli tampak duduk tidak menggunakan alas di Taman Sejarah. Mereka sarapan bersama dengan nasi bungkus dengan berbagai menu. Momen ini terbilang unik karena para pimpinan ini nampak tak canggung makan lesehan menghadap jalan raya. "Mari bu Wali, Pak Danrem, silahkan. Ini menunya nasi pasukan," canda Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan, Jumat (27/4/2018). Ketiganya tampak nyaman menikmati menu yang tersedia dan tidak peduli lalu lalang orang yang melintas didepannya. Ketiganya nampak lahap. "Saya pakai tangan saja," kata Risma. Risma sempat minta tukar menu telor dada

Tiga Pilar Bersinergisitas Melakukan Kerja Bhakti Massal

SURABAYA (Mediabidik) – Tiga pilar bersinergisitas melakukan kerja bakti massal di kawasan Jembatan Merah Surabaya, mereka berkumpul tumplek blek bergotong royong membersihkan sampah yang ada dikawasan Jembatan Merah. Tiga pilar tersebut adalah Pemkot, Polrestabes dan Korem 084 / Bhaskara Jaya, selain itu ada dua alat berat yang standby dilokasi tersebut. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat sinergisitas serta memperingati HUT Bhayangkara ke 79 tahun. Namun bagi Pemkot kegiatan kerja bakti rutin dilakukan tiap hari Jumat. Masing-masing pucuk pimpinan tiga pilar membagi wilayah kerja baktinya. Wali Kota Tri Rismaharini dan Kapolrestabes Kombes Pol Rudi Setiawan memilih menyisir sisi timur Jembatan merah. Sedangkan Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel (Kav) M Zulkifli bersama prajuritnya membersihkan Taman Sejarah dan sisi barat Jembatan Merah, Jumat (27/4/2018). Walikota Surabaya Tri Risma Harini dengan mengenakan kaos merah dipadu celana jeans biru tua

Surabaya Jadi Tuan Rumah Jaga Bhumi Festival 2018

SURABAYA (Mediabidik) – Dianggap sukses dalam melestarikan lingkungan, kota Surabaya jadi tuan Jaga Bumi Festival yang digelar pada tanggal 27-29 April 2018. Kegiatan tersebut digelar oleh Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) dengan mengandeng Pemerintah Kota Surabaya yang dianggap sukses melestarikan lingkungan. Festival yang mengangkat tema gerakan "Kembalikan Kejayaan Alam Indonesia" itu akan digelar di gedung Siola dan di Jalan Tunjungan. Khusus untuk tanggal 27-28 April 2018, festival itu akan digelar di gedung Siola, dan puncaknya pada tanggal 29 April 2018, festival ini akan digelar di sepanjang Jalan Tunjungan dan akan menutup jalan bersejarah itu. Wakil Ketua 1 Yayasan Kebun Raya Indonesia Michael Sumarijanto mengatakan tujuan diadakan Jaga Bhumi Festival ini untuk mengedukasi dan mengingatkan publik untuk menanam tumbuhan yang kemudian menjaga serta melestarikannya.  Dengan beraktivitas di ruang terbuka, maka tubuh akan semakin sehat dan jug

Temukan Indikasi Kecurangan UNBK SMP/MTs, Risma Gandeng Kepolisian

SURABAYA (Mediabidik) – Dugaan adanya kecurangan Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) di salah satu SMP Negeri Surabaya, mendapat respon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Ia sangat menyayangkan hal tersebut, sebab pelaksaaan UNBK SMP/MTs yang seharusnya dilaksanakan dengan kejujuran namun ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa telah ditemukan adanya indikasi  kejanggalan pada pelaksanaan UNBK di salah satu sekolah SMP Negeri Surabaya. Peserta ujian yang seharusnya melaksanakan pada sesi pertama (pagi), namun malah melakukan pada sesi ke tiga (sore). "Mestinya anak-anak itu mengikuti ujian sesi satu, tapi malah dipindah ke sesi tiga. Dan kami temukan adanya kejanggalan," kata Wali Kota Risma, saat menggelar jumpa pers di ruang kerja Balai Kota, Kamis, (26/04), sore. Adanya temuan ini, Wali Kota Risma menegaskan pertama kali ditemukan sendiri oleh pihak Dinas Pendidikan (Dis

Suara Nasionalis Tetap Solid ke Khofifah - Emil

SURABAYA (Mediabidik) – Kemana suara nasionalis atau kelompok merah di Pemilihan Gubernur Jatim 27 Juni 2018 nanti mulai terang benderang. Meskipun ada dua pasangan calon yang bertanding yakni Khofifah-Emil dan Saiful-Puti, namun suara nasionalis solid ke paslon nomer satu saja. Anggota DPRD Jawa Timur, Reno Zulkarnaen memastikan bahwa suara dan dukungan dari jaringan nasionalis serta marhaen di Jawa Timur solid mendukung Khofifah-Emil Dardak. Pasangan nomer urut 1 itu disebut sebagai satu-satunya yang bisa meneruskan program kerja GUbernur Jatim dua periode Soekarwo (Pakde Karwo). "Karena hanya pasangan Khofifah-Emil inilah yang bisa meneruskan program-program yang sudah digagas oleh Gubernur Jatim Soekarwo ke depan," kata Reno, Kamis (26/4). Reno juga mengakui ada dinamika yang luar biasa di pilgub Jatim ini terutama di kalangan nasionalis dan marhaen. Sehingga sempat muncul di permukaan klaim-klaim dukungan kepada calon sebelah (Saiful-Puti). Termasuk baru-baru ini dari ke

Pakde Karwo Beri Sangsi Teguran Dua ASN Tak Netral

SURABAYA (Mediabidik) - Dugaan adanya dua ASN (aparatur sipil negara) yang diindikasi tidak netral, dengan beredarnya foto pejabat Pemprov Jatim yang mengacungkan salam dua jari, sekaligus adanya komentar dari akun @setiajit1961 yang diketahui milik Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur, yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jombang, Yang ikut memberikan komentar pada foto tersebut, dengan tulisan "Toooop menang mutlak," tulisnya di kolom komentar. Gubernur Jatim Soekarwo menuturkan pihaknya sudah meminta kepada kedua ASN itu untuk memberikan surat pernyataan atau penjelasan atas apa yang di lakukan, Fattah Jasin yang ada dalam foto sudah memberikan penjelasan yakni saat itu posisi ada di guru spiritualnya dan diajak foto, sebagai wujud penghormatan Fattah mengikuti apa yang menjadi ajakan gurunya tapi hanya sebatas pada posisi itu sebagai penghormatan Fattah kepada gurunya, jika tidak melakukan sangat tidak pantas.   "Fattah tetap konsi

Risma Lepas 300 Ekor Tupai di Balai Kota

SURABAYA (Mediabidik)  - Guna mempercantik balai kota, walikota Surabaya Tri Risma Harini, hari ini melepas 300 ekor Tupai asal Lampung di Balai Kota Surabaya. Selain untuk percantik keindahan balai kota juga sebagai hewan koleksi selain burung Merpati, Perkutut dan Kupu - kupu. Walikota Surabaya Tri Risma Harini mengatakan, di kota Surabaya kita sudah jarang melihat keberadaan tupai, padahal dengan adanya tupai dapat memperindah keberadaan kota. Selain itu kotoran tupai bermanfaat mengusir serangga dan hama.  "Jadi dengan banyaknya tupai di Surabaya, saya harapkan lingkungan menjadi lebih indah dan terbebas dari serangga dan hama yang berbahaya, "ucap Risma, usai acara pelepasan 300 ekor tupai.  Risma juga menambahkan, untuk saat ini ada 300 ekor, sebetulnya ada lebih dari 300 tapi dijalan ada beberapa yang mati. Dan kami tidak hanya dibantu tupai, kemarin dari pak Adreas juga dibantu 25 unit senso untuk alat pemotong pohon,  " Kemudian 15 alat potong

Komisi A Jatim Minta Inspektorat Tindak Tegas ASN Pemprov Yang Tidak Netral

SURABAYA (Mediabidik) - Komisi A yang membidangi pemerintahan angkat bicara terkait tersebarnya foto di medsos yang didalamnya terdapat salah satu Aparatur Sipil Negara sedang mengacungkan dua jari. Foto yang diposting oleh akun @ahmyamin itu menampilkan Asisten II Bidang Perekonomian Fattah Jasin dan staf di salah satu biro di Pemprov Jatim sangat disayangkan. Agung Mulyono, anggota Komisi A DPRD Jatim mengatakan, tindakan semacam itu patut diduga punya afiliasi terhadap salah satu pasangan calon gubernur. Karena tanda dua jari identik dengan paslon nomer urut 2 sebagai simbol kampanye. "Saya minta inspektorat, BKD dan juga Bawaslu Jatim memanggil ASN yang bersangkutan," pinta Agung, Rabu (25/4/2018). Jika memang terbukti bersalah maka mereka akan mendapat sanksi tegas. Apalagi saat ini, proses pemberian sanksi terkait pelanggaran netralitas ASN pada Pilkada 2018 berbeda dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai

Akses Jalan Apartemen Balle Hinggil Menuai Pro Kontra

SURABAYA (Mediabidik) - Akses Jalan baru Apartemen Balle Hinggil yang menuai pro kontra, diduga bakal menembus pembatas jalan MERR II-C, masih berlanjut. Sebelumnya mantan anggota Komisi C DPRD Surabaya Sudirdjo, menyatakan, apa yang dilakukan pihak manajemen Balle Hinggil dikuatirkan menyimpang dari rekomendasi Pemkot Surabaya. Disampaikan saat hearing dengan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Surabaya, Erna Purnawati, beberapa waktu lalu, didapat keterangan jika pemkot mengeluarkan rekomendasi atas jalan akses ke Balle Hinggil harus dibangun bukan menjadi milik pribadi apartemen. " Artinya, jalan itu juga bisa digunakan untuk umum."kata Erna.  Namun kenyataannya, jalan itu dibangun hanya berbentuk "U" atau seperti perputaran untuk menuju lobby Balle Hinggil. Bahkan jalan itu juga berada di atas jalan kampung Medokan Semampir. Ini jelas tidak sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan Pemkot Surabaya melalui Dinas PU Bina Marga dan Pematusan. Terkait rekomend

Kawal Pileg dan Pilpres, Prabowo Lantik 4500 Pasukan Laskar Merah Putih

SURABAYA (Mediabidik) - Ketua Umum Partai Gerindra dijadwalkan akan turun ke Jawa Timur pada tanggal 6 mei 2018 mendatang. Prabowo akan ribuan melantik pasukan Laskar Merah Putih yang akan diterjunkan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg)  dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.  "Nanti tanggal 6 Pak Prabowo akan turun ke Jawa Timur melantik 4500 kader Laskar Merah putih divisi Raden Wijaya yang akan turun di Pileg dan Pilpres 2019," kata  Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Soepriyatno pada Rabu (25/4). Dia mengatakan, Laskar Garda Merah Putih didirikan untuk menguatkan kinerja partai dalam Pileg dan Pilpres. Kader yang dididik secara khusus oleh Partai Gerindra itu terdiri dari beberapa tingkatan mulai peleton, kompi hingga resimen. Diperkirakan, kader yang hadir dalam acara itu mencapai 8500 orang.  "Yang akan hadir 8500 orang," katanya.  Selain Prabowo, seluruh pengurus partai juga akan hadir dalam acara tersebut. Diharapkan, suara Partai Gerindra akan terdongkrak naik d

Khofifah Ingin Kembangkan Industri Olahan Salak di Lumajang

LUMAJANG (Mediabidik) - Cagub Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi industri pengolahan salak di desa Taman Ayu, Pronojiwo Lumajang. Dalam kunjungan tersebut, Khofifah tidak hanya ke kebun salak tapi juga melihat langsung proses pengolahan salak menjadi berbagai produk jadi. Saat tiba di kebun salak, Khofifah langsung disambut oleh pemilik kebun bernama Winarno. Kepada Khofifah, Winarno menceritakan keluh kesah serta prestasinya sebagai pemilik industri salak. "Ini kebun berapa hektar luasnya?" tanya Khofifah memulai pembicaraan di kebun salak, Rabu (25/4). "Ini semuanya luasnya 3.000 meter persegi Bu," jawab Winarno. Lanjut Mantan Menteri Sosial, sejak tahun berapa ini mulainya?" tanya Khofifah lagi. "Sejak 2002," jasa  Winarno. Dalam kesempatan itu, Khofifah juga sempat memetik langsung salak dari pohonnya dan mencicipi. Sambil berjalan keliling kebun salak, Khofifah menanyakan apa kendala Winarno selama 16 tahun menjadi pen

Risma Tidak Mau Gegabah Mengisi Jabatan Dua OPD Yang Kosong

SURABAYA (Mediabidik) - Untuk mengisi jabatan definitif dua OPD yang kosong Kepada Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kota Surabaya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak mau gegabah. Risma menjelaskan, Bappeko merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki peran strategis di lingkungan pemerintah kota. Oleh karena itu, dirinya tidak mau salah dalam memilih pejabat. "Bappeko itu paling susah. Kalau hanya memilih pejabat yang bisa membuat program yang bagus, itu gampang, tapi untuk yang bagus dan mudah itu susah, " ujar Tri Rismaharini, Rabu (25/4/2018). Selain dituntut mampu membuat program yang bagus, menurut Risma, Kepala Bappeko juga dituntut mampu memastikan tidak ada kendala dalam pada saat eksekusi program yang dibuat. "Kepala Bappeko itu berat. Saya pernah kena penyakit mag akut, saat pertama kali menjabat di Bappeko," ceritanya. Strategisnya peran Bappeko kembali terlihat saat

Gus Ipul Yakin Menang Telak Di Sidoarjo

SIDOARJO (Mediabidik) - Pasangan Calon gubernur/wakil gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Puti Guntur Soekarno kemungkinan akan menang telak di Kabupaten Sidoarjo. Hampir setiap turun di Sidoarjo, sambutan untuk keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini cukup luar bisa. "Alhamdulillah saya optimis Sidoarjo jauh lebih baik. Sidoarjo mantab dibandingkan Pilkada sebelumnya," kata Gus Ipul usai menghadiri Istighosah yang digelar ibu-ibu Muslimat Sidoarjo di Jungle Water Park, Tanggulangin, Rabu (25/4). Menurut Gus Ipul, berbagai elemen masyarakat Sidoarjo bahu membahu membantu dengan berbagai cara. Diantaranya adalah Istighosah yang digelar di Tanggulangin kali ini. "Terus terang dengan panitia ini saya baru kali ini bertemu, tapi luar biasa sambutannya. Mereka mandiri menggelar Istighosah dan mengundang saya," kata Mantan Ketua Ansor dua periode ini. Di Sidoarjo, beragam elemen masyarakat berpadu mendukung. Tokoh masy

Ketua Fraksi Golkar Surabaya Sepakat Perda 6 Tahun 2016 Diundangkan

SURABAYA (Mediabidik) - Desakan dari kalangan dewan agar pemkot  segera mengundangkan Perda No 6 Tahun 2016 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol, mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi Golkar Surabaya, sekaligus menjadi anggota Banmus (Badan Musyawarah) DPRD kota Surabaya.    Seperti yang disampaikan anggota Komisi A DPRD Surabaya, Dra.Ec.Hj Pertiwi Ayu K, MM mengatakan,  saya amat sangat sepakat tentang hal-hal tersebut karena yang mengawali perda Mihol dulu adalah fraksi Golkar.  "Kami ingin agar pimpinan dewan se segera mungkin mengadakan rapat banmus untuk  merumuskan hal tersebut."terangnya, Selasa (24/4/2018). Ketua fraksi Golkar ini juga mempertanyakan kapan turunnya surat dari Gubernur, karena sebagai anggota Banmus dia mengaku tidak tau perihal surat tersebut, mungkin sudah pernah masuk  banmus tapi belum dibelum dibahas lanjut. Dan kalau dibahas di banmus, kami pasti memberi tahu juga pada pansus yang pernah menangani hal tersebut. " Biar ce

Dewan Desak Pemkot Segera Undangkan Perda No 6 Tahun 2016

SURABAYA (Mediabidik) – Maraknya peredaran minuman keras racikan atau oplosan di wilayah Kota Surabaya, mendapat perhatian Komisi B DPRD Surabaya dan mendesak Pemkot agar segera undang kan Perda no 6 tahun 2016 tentang "Pelarangan Minuman Beralkohol". "Target kami jelas yakni sapu bersih, Kota Surabaya harus terbebas dari minuman oplosan itu, jika tidak ingin banyak korban lagi di masa mendatang," ucap Mazlan Mansyur Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Selasa (24/4/2018). Mazlan mengatakan, aparat penegak Perda (Satpol-PP) Kota Surabaya akan bisa melakukan tindakan tegas manakala Perda no 6 tahun 2016 telah di undang-kan, karena didalamnya memuat soal pelarangan memproduksi, mengkonsumsi dan menjual semua jenis minuman racikan (oplosan).  "Siapapun yang meracik minuman berlakohol (oplosan), menkonsumsi apalagi menjual itu dilarang di Perda no 6 tahun 2016, sehingga Satpol-PP bisa bertindak dan sanksi nya akan diatur oleh perwali," tandasnya. Sampai saat ini, lan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkot Surabaya Latih 1.343 Kepala PAUD

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya. Salah satunya dengan menggelar kegiatan workshop kemampuan kepada para guru pendidik PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Kota Surabaya, terutama dalam hal menerapkan Kurikulum 2013 (K-13). Kasi Pendidikan Keluarga dan PAUD Dinas Pendidikan Kota Surabaya Dwi Wahyu Novita mengatakan demi terus meningkatkan kualitas dan mutu para guru pengajar, Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan kembali menggelar workshop pendidikan kepada para Kepala PAUD. Workshop ini dalam bentuk pelatihan kurikulum 2013, yang berlangsung selama empat hari, yakni 23-27 April 2018. "Pelatihan ini diikuti sebanyak 1.343 Kepala PAUD di empat lokasi yang berbeda, yakni SDN Simomulyo, SDN Perak Barat, SDN Klampis Ngasem, dan Kantor Dispendi", Kata Novi, di Kantor Dispendik Surabaya, Selasa (24/04/2018). Disampaikan Novi, bahwa pe

Ketua Komisi E Jatim Tuding Pernyataan Gus Ipul Ngawur

SURABAYA (Mediabidik) - Pernyataan wakil gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul perihal program bantuan operasional siswa madrasah diniyah (BOS MADIN) adalah adalah salah satu program wakil gubernur dianggap ngawur oleh DPRD Jatim.  Menurut Hartoyo SH Ketua Komisi E DPRD Jatim menyatakan kalau kebijakan mengenai program - program yang menyangkut perkembangan suatu daerah adalah sepenuhnya kebijakan seorang Gubernur.  " Play maker atau ujung tombak penentu kebijakan sepenuhnya ada di tangan Gubernur bukan wakil gubernur. Jadi saya kira kalau Gus Ipul mengklaim kalau program Bos Madin adalah kebijakan wagub itu salah besar alias ngawur, " terang Hartoyo saat di temui di ruang kerjanya, Senin (23/4). Di tegaskan politisi asal Demokrat ini bahwa tugas dari wakil gubernur adalah mendampingi gubernur dalam menjalankan tugas. Bukan berarti seorang wakil bisa menentukan kebijakan namun seorang wakil gubernur bisa mengantikan gubernur ketika tidak bisa menghadi

Duet Emil Dardak Feat Anjie Hipnotis Ribuan Kawula Muda Kediri

KEDIRI (Mediabidik) - Terpana dan histeris, dua kata yang pantas disematkan terhadap respon ribuan kawula muda saat mendapati Anjie berduet dengan Emil Elestianto Dardak  melantunkan tembang "Ternyata Cinta". di Gedung Olah Raga (GOR) Jayabaya, Kediri, menjadi saksi betapa larutnya para generasi milenial yang sebelumnya telah mendapat suguhan istimewa yakni seminar motivasi "Bangkitkan Energi Milenialmu". "Anjie sudah kejutan, lebih mengejutkan lagi setelah mendengar suara pak Emil yang amat mengimbang dan menjiwai lagu Ternyata Cinta, enggak nyangka banget" ujar Rara, seorang pengagum Anji dari Kediri usai acara. "Pak, Emil, Anjie, aku sayang kalian," teriak remaja putri lainnya saling bersahutan. Mereka pun larut dalam tiap bait nada-nada indah yang sahut menyahut didendangkan Anjie dan Emil , yang kini tercatat sebagai calon wakil gubernur Jawa Timur. Penyelenggara "milenial fair" sepertinya ingin menyuguhkan sesuat