Skip to main content

Buruknya Pelayanan Pasien, Komisi E Jatim Akan Panggil Dinkes dan Pihak Rumah Sakit

SURABAYA (Mediabidik) - Buruknya pelayan kesehatan terhadap pasien di rumah sakit ahkir-ahkir ini, menjadi catatan buruk dunia kesehatan di indonesia, pasalnya dalam kurun waktu yang bersamaan telah terjadi beberapa kasus yang merugikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Ketua Komisi E DPRD Jatim Hartoyo merasa prihatin melihat kasus yang terjadi di rumah sakit yang ada di Jawa Timur seperti di daerah Surabaya dan Sidoarjo.

"Pihak Komisi E akan memanggil pihak rumah sakit yang merugikan pasien tersebut dan harus mempertangungjawabkan perbuatan oknum perawat yang teledor dan tentunya juga kita panggil dari dinas terkait yakni Dinkes Jatim yang mempunyai wewenang ," tegas Hartoyo saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (1/2).

Politisi asal Partai Demokrat Jatim ini juga mendesak agar Dinas kesehatan menindak tegas pada rumah sakit yang memperkerjakan perawat maupun dokter yang tidak mempunyai moral, mengingat Dinas Kesehatan membawahi semua rumah sakit yang ada di jawa timur baik milik pemerintah maupun swasta.

"Saya minta agar Dinkes Jatim memberi sanksi tegas terhadap pihak rumah sakit yang memperkerjakan perawat maupun dokter yang tidak ber moral, bahkan bila perlu pihak aparat mengusut tuntas kasus yang merugikan pasien baik terkait dugaan pelecehan seksual  maupun keteledoran hingga nyawa melayang, sehingga tidak ada lagi kasus serupa," tegas pria yang maju dari Dapil Surabaya dan Sidoarjo ini. (rofik).

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10