Skip to main content

Pemkot Tidak Mau Turuti Permintaan Kuasa Hukum Permen Dot

SURABAYA (Mediabidik) - Pemkot Surabaya melalui Kabag Humas, Dinas Kesehatan dan Satpol PP Surabaya gelar jumpa pers diruang Humas pemkot Selasa (14/3) melakukan klarifikasi terkait razia permen Dot yang disinyalir mengandung narkoba. 

Febri Rahmanita Kadinkes kota Surabaya mengatakan," Dari hasil uji lab dari badan POM ternyata negatif, memang itu kewenangan dari balai POM untuk menguji tambahan bahan makanan berbahaya ataupun narkoba, jadi menunggu hasil dari balai POM kalau tidak ada hasil dari balai POM mana mungkin kita merilisnya, "terang Febri seusai Konpres di Humas, Selasa (14/3).










Febri menjelaskan, " Dan ini tidak hanya satu kali ini,  tidak hanya satu jenis makanan yang kita lakukan pembinaan, pengawasan seperti yang kita sampaikan, bahwa sesuai dengan SK Walikota terkait dengan tim kordinasi pembinaan dan pengawasan makanan dan minuman itu kita lakukan setiap bulan tidak hanya di SD, PKL, juga kita lakukan di supermarket," jelasnya. 

Disinggung soal langkah apa yang akan dilakukan pemkot untuk antisipasi hal tersebut agar tidak terulang, " Kita tidak tau kenapa sampai ramai seperti ini, padahal itu hal rutin dan sudah menjadi tugas dari pemerintah kota Surabaya adalah melindungi masyarakat dari makanan minuman yang berbahaya,"imbuhnya.

Sementara Kasatpol PP kota Surabaya  Irvan Widyanto menjelaskan, " Razia dilakukan atas permintaan dari Dinkes, sesuai tadi yang sudah disampaikan oleh bu Feni (panggilan akrab Febri), ini rutin kita lakukan bukan hanya permen itu saja dan untuk barang yang kita ambil sudah kita kembalikan melalui Satpol PP yang ada di kecamatan,"jelas Irvan. 

Ketika di singgung soal permintaan maaf yang diminta oleh pihak produsen permen Dot,  Fikser menegaskan, " Kita tidak perlu meminta maaf karena kita melakukan tugas rutin, kalau minta maaf kita juga minta maaf ke pedagang-pedagang, coba kalau kondisinya terbalik "pungkasnya. (pan) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

PWI Malang dan PWI Surabaya Gelar Silaturahmi Melalui Fun Football

SURABAYAIMediiabidik.Com - PWI Malang Raya dan PWI Seksi Surabaya menggelar silaturahmi dalam pertandingan Fun Football di area lapangan sekitar Stadion Gajayana, Kota Malang, Jum'at (27/9). Pertandingan digelar di lapangan mini soccer yang melibatkan delapan orang pemain termasuk kiper. Meskipun lapangan basah karena baru diguyur hujan tapi tak menyurutkan semangat para wartawan untuk menjalin silaturahmi di lapangan hijau. Bermain tiga babak dalam satu babak yang dibatasi waktu 15 menit pertandingan berjalan dengan hangat. Awalnya tim tuan rumah kebobolan terlebih dahulu, namun kemudian mampu disamakan dan dibalas unggul. Tim PWI Malang Raya mampu mencetak tiga gol. Sementara tim tamu PWI Surabaya hanya mencetak sebiji gol. Sehingga skor kemenangan 3-1 untuk tim tuan rumah. Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengapresiasi acara silaturahmi antar rekan wartawan di Jatim ini. Dengan demikian wartawan bisa saling kenal satu sama lain. Selain itu dia menuturkan pertandingan ...

Persiapan PON XXI 2024, KONI Jatim Evaluasi dan Finalisasi Atlet dan Pelatih

SURABAYA|Mediabidik.Com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim), melakukan evaluasi dan finalisasi atlet dan pelatih, persiapan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara.  Evaluasi dan finalisasi atlet serta pelatih ini, dilakukan dengan melakukan pemanggilan terhadap cabang olahraga (cabor) penghuni Puslatda. Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, kegiatan ini fokusnya adalah untuk mengonfirmasi persiapan terakhir seluruh cabor sebelum PON XXI digelar pada September nanti. Dari hasil itu, nantinya KONI Jatim akan menelaah lebih dalam terkait peluang cabor di PON. "Khan ada hasil akhir (pertandingan), track record anak-anak tercatat beberapa kali kemenangan, prestasi, dan tingkat kemenangannya pada level apa," kata Nabil, pada Selasa 9 Juli 2024.  Karena itu, dalam finalisasi ini, KONI Jatim akan mengonfirmasi dan membandingkan dengan data tes fisik dan hasil prestasi yang ada untuk menentukan nama atlet yang dipasti...