Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Tingkat kepuasaan masyarakat Jatim yang tinggi terhadap pemerintahan Provinsi Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Jatim, Soekarwo, memantik potensi beberapa bacagub untuk memanfaatkan figur "Pakde Karwo" dalam kampanye. 

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jatim menegaskan bahwa hanya mereka dan calon yang diusung oleh Demokrat saja lah yang bisa menggunakan figur Pakde Karwo (sapaan Soekarwo).

Mengingat, Pakde Karwo merupakan Ketua DPD Demokrat Jatim yang telah sepakat mengusung pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. 

"Yang jelas, saat ini kami fokus pada pemenangan Ibu Khofifah. Kami gunakan semua sarana yang kami punya," ujar Sekretaris DPD Demokrat Jatim, Renville Antonio.

"Mulai infrastruktur partai maupun ikon "Pakde" yang kami miliki. Itu khusus Partai Demokrat, tak ada yang bisa mengklaim Pakde kepada siapa pun. Hanya Partai Demokrat yang bisa menggunakan itu," tegasnya. 

Berdasarkan rilis lembaga survei Surabaya Survei Centre (SSC) yang dilakukan Desember 2017, 60,5 persen responden memang mengaku puas dengan kinerja Gubernur, sedangkan 28,3 persen lainnya tidak puas, dan 11,2 persen responden tidak tahu. 

55,3 persen responden juga menyebut bahwa pemerintahan Pakde Karwo-Gus Ipul masuk predikat "Semakin Baik" dibanding pemerintahan sebelumnya. 

Oleh karenanya, dengan menggunakan image Pakde Karwo, pihaknya optimis bisa meraih sebagian besar pemilih. 

Harapannya, kemenengan terhadap Khofifah-Emil juga bisa berdampak positif pada partai berlambang bintang mercy ini.

"Tentu, apabila kami sudah bisa memenangkan konstilasi pilkada ini dan juga pilkada di kabupaten maupun kota akan berdampak positif pada pemilu," ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini. 

Saat ini, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini telah melakukan sosialisasi dengan menyebar baliho bergambar Pakde Karwo bersama pasangan Khofifah-Emil di sejumlah titik di Jatim.

Di baliho tersebut juga tergambar logo Demokrat bersama tulisan "Kerja" yang diduga merupakan akronim dari Khofifah-Emil untuk Rakyat Jatim. 

Rencananya, tak hanya memasang baliho, Demokrat rencananya juga akan membuat posko pemenangan yang terstruktur hingga tingkat desa. (rofik)

Post a Comment