Ads (728x90)

 photo iklan57800292_zps77be2a84.gif

SURABAYA (Mediabidik) - Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur mengirim tim terapi psikologi bagi korban bencana di Pacitan. Mengingat pasca bencana banjir dan longsor di Pacitan banyak masyarakat menjadi trauma healing, karena kehilangan harta benda, dan keluarga.

Anggota DPRD Jatim asal Fraksi Demokrat Hj.Sri Subiati SE mengatakan, selain bantuan makanan, selimut, dan obat-obatan, pihaknya juga mengirim tim terapi untuk mengurangi trauma masyarakat. Tim tersebut diambilkan dari daerah yang terdekat dengan Pacitan. Hanya saja pihaknya tidak hafal jumlah terapi yang didatangkan.

"Diharapkan bisa kurangi trauma masyarakat setelah kehilangan harta benda, dan keluarga," kata Sri Subiati, dikonfirmasi, Rabu (6/12).

Di tegaskan Sri Subiati bahwa belum dapat memastikan sampai kapan bantuan diberikan kepada korban. Pastinya bantuan diberikan hingga masyarakat betul-betul sudah mempunyai kegiatan, dan bisa mandiri.

"Bantuan sampai mereka dapat kembali normal beraktifitas," ujar perempuan yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim tersebut. Ibu paruh bayah yang selalu berpenampilan energik ini  mendorong Pemprov Jatim memberi perhatian khusus daerah yang rawan bencana, seperti Pacitan. Pemprov juga dapat mencari lahan yang aman dari bencana untuk relokasi, sehingga tidak ada kekhawatiran terhadap datangnya bencana.Mengingat selama ini ada daerah yang aman dari bencana, tetapi tidak terjamah masyarakat.

"Kadang-kadang masyarakat tidak mau pindah, meskipun daerahnya rawan bencana. Karena mereka turun menurun menempati rumah itu," katanya.

Terkait anggaran, Subiati optimis akan disetujui oleh pemerintah dengan model sharing APBD provinsi dan APBN. Relokasi ini nantinya bersifat permanen sehingga daerah sebelumnya yang rawan bencana dikosongkan.

"Kalau diniatin pasti ada jalannya, bisa dicarikan dari APBD dan APBN.Kita bisa sampaikan ke wakil-wakil kita di Jakarta (anggota DPR RI), pasti mereka setuju," pungkas bu anti.(rofik)

Post a Comment