Skip to main content

Over Kapasitas, Kemenkumham Jatim Akan Bangun Rutan Baru

SURABAYA (Mediabidik) - Masalah over kapasitas menjadi masalah klasik lembaga pemasyarakatan (Lapas). Kadiv Pemasyarakatan Pargiyono mengungkapkan, hampir mustahil mengurangi over kapasitas dalam waktu instan. Untuk itu, pihaknya berusaha mengurangi dampak buruk yang dihasilkan.

Menurut Pargiyono, Kanwil Kemenkumham Jatim terus memantau perkembangan jumlah hunian yang ada tiap harinya. Hingga Minggu (19/1/2019) total jumlah penghuni di 39 Lapas dan Rutan jajaran Kanwil Kememkumham Jatim mendekati angka 26.858 orang. Jumlah itu adalah terbanyak kedua Nasional setelah Sumut yang memiliki sekitar 33.000 penghuni Lapas dan Rutan. Padahal, kapasitas di Lapas/ Rutan di Jatim hanya 12.358 saja.

Menanggapi fenomena tersebut, Pargiyono mengungkapkan bahwa pihaknya terus berusaha mengurangi dampak buruk yang berpotensi muncul. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan program pembinaan. Berupa pemenuhan hak-hak napi seperti Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Remisi.

Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan redistribusi penghuni. Tujuannya untuk menyeimbangkan jumlah rata-rata hunian di tiap Lapas/Rutan. "Hampir tiap hari, Lapas/Rutan yang kebangetan kelebihan penghuninya mendistribusikan penghuni ke Lapas/Rutan yang sedang-sedang kelebihannya. Artinya tidak ada yang kekurangan penghuni, hanya saja kita buat mereka bisa nyaman dengan kondisi yang ada," terangnya.

Di sisi lain, tahun ini akan ada pembangunan rutan perempuan kelas IIA Surabaya. Rencananya, rutan tersebut akan menempati lahan di samping Lapas kelas I Surabaya di Porong. Selama ini, rutan perempuan masih menumpang di bangunan Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng. Menempati blok W, Rutan Perempuan saat ini sudah dihuni sebanyak 174 orang. Padahal kapasitasnya hanya 43 orang.

Jika pindah, kapasitasnya meningkat hingga bisa menampung lebih dari 300 napi. Anggaran yang ada untuk tahun ini mencapai Rp 26 miliar. "Namun jumlah itu belum bisa membangun Rutan secara keseluruhan. Sehingga pembangunannya akan dilaksnakan secara multiyears," terangnya. (opan)



Foto : Tampak kondisi Rutan Klas I Medaeng Surabaya yang mengalami overkapasitas sejak beberapa tahun lalu. dok

Comments

Popular posts from this blog

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan