Skip to main content

Kejati Jatim Masih Mengkaji Penahanan Pentolan Dewa 19

SURABAYA (Mediabidik) – Berkas perkara kasus dugaan pencemaran nama baik dengan tersangka Ahmad Dhani Prasetyo telah dilimpahkan oleh penyidik Polda Jatim kepada jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim Richard Marpaung, Rabu (2/1/2019). Selanjutnya, masih menurut Richard, pihaknya saat ini tengah mengkaji dan meneliti berkas kasus yang melibatkan pentolan band Dewa 19 tersebut.

Kejati Jatim memiliki waktu selama tujuh hari kerja untuk meneliti sejak berkas perkara itu dilimpahkan oleh penyidik. Jika ternyata masih ada yang belum lengkap, akan dikembalikan lagi ke Polda Jatim. "Jika sudah lengkap alias P21, kami akan meminta pada penyidik untuk menyerahkan barang bukti dan tersangka ke kejaksaan," katanya, Rabu (2/1/2019).

Sebelumnya, ada tiga poin dari berkas perkara yang dilengkapi penyidik. Pertama, melengkapi keterangan saksi polisi yang berada di lokasi kejadian atau pembuatan vlog di Hotel Majapahit Surabaya, Minggu (26/12/2018). 

Lalu, surat kuasa dari pelapor dan pemeriksaan saksi pelapor. "Jika nanti sudah P21, nanti ada pertimbangan tersendiri dari kejaksaan apakah melakukan penahanan atau tidak terhadap Ahmad Dhani. Yang pasti kita akan kaji dulu berkas perkaranya," ujarnya.

Ahmad Dhani oleh Polda Jatim ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik pada Kamis (18/10/2018). Penetapan tersangka ini setelah suami Mulan Jameela itu dilaporkan Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim lantaran dituduh mengucapkan ujaran kebencian karena menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata "Idiot". 

Kata-kata idiot, diduga diucapkan Ahmad Dhani saat nge-vlog di lobi Hotel Majapahit Surabaya, Minggu (26/8/2018) lalu. Saat itu, pria berkepala plontos ini tertahan di hotel karena massa penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden menggelar aksi penghadangan di depan hotel. Akibatnya, Dhani tidak bisa bergabung dengan massa deklarasi #2019 Ganti Presiden di Tugu Pahlawan. (opan)

Foto
Musisi Ahmad Dhani Prasetyo saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim beberapa waktu lalu. Henoch Kurniawan 

Comments

Popular posts from this blog

Hari Pahlawan 10 November

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10