Skip to main content

Setelah Dapat Teguran Bawaslu Provinsi, Pemkot Kembalikan Jabatan Alfa Virta

SURABAYA (Mediabidik) - Setelah sempat digeser dari jabatannya sebagai Kepala Sekertariat Panwaslu Surabaya pada tanggal 4 Januari lalu melalui surat perintah sekertaris daerah (Sekda) Nomor. 800/162/436.8.3/2019, yang diduga mal adminitrasi.

Hari ini, Kamis (10/1/2019) melalui surat perintah Sekertaris Daerah (Sekda) Nomor : 800/399/436.8.3/2019 yang mengacu pada surat Bawaslu Provinsi Nomor : 017/K.Bawaslu-Prov.JI.38/HM,02.00/I/2019. Tanggal 9 Januari 2019, perihal peninjauan kembali surat Sekda. Alfa Virta Rachmawan kini kembali menjabat sebagai Kepala Sekertariat Panwaslu kota Surabaya.

Alfa Virta Rachmawan saat dikonfirmasi mengatakan, perhari ini saya jabat kembali sebagai Kepala Sekeetariat Panwaslu Surabaya, saya tidak tau tiba-tiba saya dikasih surat begitu saja, dipanggil diruangannya pak Edi.

"Dan disitu sudah ada orang dari BKD, pak Basyari dan pak Tatang, ada pak Edi dan pak Dedi sekertarisnya," ucap Alfa, kepada BIDIK, Kamis (10/1/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, perihal kronologi pencopotan sebagai Kepala Sekertariat Panwaslu Surabaya, Hadi Margo Sambodo kepala Bawaslu kota Surabaya mengusulkan saya untuk pergantian tenaga PNS kepada pemkot.

"Lah itu ngak tau, lewat belakang. Saya ngak ada konfirmasi sebelumnya ke saya, langsung kirim ke pemkot. Ternyata mereka (Bawaslu-red) belum kordinasi sama Bakesbang katanya," ungkap dia.

Masih menurut staf Bakesbang Linmas, padahal jauh hari saya sudah memberi tau, bahwa ada surat edaran dari menteri. Itupun belum ada instruksi dari Bawaslu tentang perubahan itu, kan dari Panwas ke Bawas itu perlu SOTK (Struktur Organisasi Tata Kerja). 

"Per hari saya kembali, gara-gara suratnya itu mal adminitrasi kata teman-teman dari ketua bawaslu itu. Untuk pemkot belum diberitahu dan pemkot juga belum ditembusi masalah surat itu." jelasnya.

Saat ditanya apa sebelumnya ada masalah dengan Ketua Bawaslu Surabaya. Lebih lanjut Alfa menjelaskan, saya merasa ngak pernah ada masalah sama ketua, maka saya kaget ketika dikirimi surat staf saya tentang permohonan pergantian PNS, mungkin dulu dia (Ketua Bawaslu-red) pingin masukan orang, tapi tak tolak, karena masih penuh belum ada pergantian.

"Belum ada SOTK baru, belum ada RAB. Intinya belum ada surat perintah perekrutan tenaga baru, kan sudah penuh, tapi saya dipaksa. Tak tolak secara halus karena belum ada perintah perekrutan," paparnya. (pan)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

“NUUBON” Nugget Udang Rebon Kelurahan Sukolilo Baru, Hasil Karya Universitas Muhammadiyah Surabaya

SURABAYA - Pada tanggal 31 Juli 2022 tepatnya minggu kedua dari pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2022, kelompok KKN Berdaya Sukolilo Baru telah berhasil melaksanakan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi inovasi produk baru yaitu demo pembuatan "Nugget Udang Rebon". Kegiatan demo inovasi produk baru ini dilaksanakan di halaman Kelurahan Sukolilo Baru. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama adalah sosialisasi produk dan demo masak nugget udang rebon dan sesi kedua adalah sosialisasi pemasaran produk secara online.  Proses pembuatan nugget udang rebon ini cukup mudah tetapi untuk mengelola udang rebon sendiri apalagi yang masih basah membutuhkan waktu.  "Artinya udang rebon basah yang telah dibersihkan dari kotoran itu ditiriskan hingga kadar airnya berkurang. Selain itu juga untuk menambah cipta rasa yang unggul udang rebon basah ini harus dikukus kurang lebih 5-10 menit. Selanjutnya, bi

Robot Trading, Disinyalir Banyak Oknum Bermain Untuk Mendapat Harta Ilegal

Surabaya - Akhir akhir ini, bisnis Trading nampak menjadi primadona. Bahkan dari bisnis ini, saat ini banyak Orang Kaya Baru (OKB) di Indonesia.  Sebenarnya tidak ada masalah jika tidak ada pelanggaran hukum didalamnya.  Dengan menjamurnya bisnis robot trading ini, maka banyak oknum yang sengaja bermain untuk mendapat harta dengan ilegal (tidak terdaftar dan tidak sesuai aturan OJK, red) dan berujung pada kasus hukum.  Seperti pada kasus robot trading Evortrad yang tengah disidangkan di Pengadilan Negri Malang.  Setelah pelimpahan kasusnya di Kejari Malang, maka disidangkanlah kasus ini dengan agenda awal pemeriksaan saksi-saksi.  Mengamati dari proses persidangan, nampak ada "Hukum Rimba" dalam bisnis ini. Artinya siapa yang kuat, dialah yang menang.  Menarik disimak, kasus sangkaan penipuan dilaporkan oleh beberapa orang member robot trading Evortrade dibawah PT. EVOLUSION PERKASA GROUP.  Anehnya, saat disidang, saksi pelapor mengaku tidak tahu apa apa. "K