Skip to main content

Whisnu Sakti Sebut Presiden Persebaya Sosok Pemberani

SURABAYA (Mediabidik) - Wisnu Sakti Buana mengapresiasi peran Azrul Ananda sebagai Presiden Klub Persebaya Surabaya. Upaya yang sudah dilakukan dinilai sebagai sosok pemberani.

Pasalnya, apa yang sudah dilakukan Azrul bagi Persebaya Surabaya begitu All Out. Tidak hanya sebagai nahkoda manajemen, melainkan turut membantu menjadikan Persebaya sebagai identitas kebanggaan Arek Suroboyo.

Sejauh pengalaman Whisnu yang juga sebagai Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya, belum ada pengusaha di Surabaya yang mau dan mampu menangani klub berjuluk Bajul Ijo ini.

''Mas Azrul membuktikan bahwa ada kepedulian terhadap Persebaya. Dia juga Bonek Mania,'' terangnya, Kamis (31/1).

Persebaya dan Bonek dinilai WS - sapaan Whisnu Sakti berhasil dibawa Azrul naik kasta. Terutama dari sisi profesionalitas sebagai tim sepak bola.

Menurutnya, tentu itu bukan hal yang mudah.''Menangani manajemen klub perlu orang-orang yang tidak sekedar berani. Tapi juga menggilai, karena investasi yang ditanamkan juga tidak bisa dibilang kecil,'' terang dia.

WS mendukung upaya kian membesarkan Persebaya. Termasuk menjadi jembatan dalam setiap komunikasi antara manajemen dengan Bonek sebagai 'Die Hard Fans'.

''Persebaya itu tidak hanya sebagai klub sepak bola saja. Tapi menjadi sebuah kebanggan di hati warga Surabaya,'' pungkas WS yang juga Wakil Walikota Surabaya ini. (pan)

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

PWI Malang dan PWI Surabaya Gelar Silaturahmi Melalui Fun Football

SURABAYAIMediiabidik.Com - PWI Malang Raya dan PWI Seksi Surabaya menggelar silaturahmi dalam pertandingan Fun Football di area lapangan sekitar Stadion Gajayana, Kota Malang, Jum'at (27/9). Pertandingan digelar di lapangan mini soccer yang melibatkan delapan orang pemain termasuk kiper. Meskipun lapangan basah karena baru diguyur hujan tapi tak menyurutkan semangat para wartawan untuk menjalin silaturahmi di lapangan hijau. Bermain tiga babak dalam satu babak yang dibatasi waktu 15 menit pertandingan berjalan dengan hangat. Awalnya tim tuan rumah kebobolan terlebih dahulu, namun kemudian mampu disamakan dan dibalas unggul. Tim PWI Malang Raya mampu mencetak tiga gol. Sementara tim tamu PWI Surabaya hanya mencetak sebiji gol. Sehingga skor kemenangan 3-1 untuk tim tuan rumah. Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengapresiasi acara silaturahmi antar rekan wartawan di Jatim ini. Dengan demikian wartawan bisa saling kenal satu sama lain. Selain itu dia menuturkan pertandingan ...

Persiapan PON XXI 2024, KONI Jatim Evaluasi dan Finalisasi Atlet dan Pelatih

SURABAYA|Mediabidik.Com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim), melakukan evaluasi dan finalisasi atlet dan pelatih, persiapan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara.  Evaluasi dan finalisasi atlet serta pelatih ini, dilakukan dengan melakukan pemanggilan terhadap cabang olahraga (cabor) penghuni Puslatda. Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, kegiatan ini fokusnya adalah untuk mengonfirmasi persiapan terakhir seluruh cabor sebelum PON XXI digelar pada September nanti. Dari hasil itu, nantinya KONI Jatim akan menelaah lebih dalam terkait peluang cabor di PON. "Khan ada hasil akhir (pertandingan), track record anak-anak tercatat beberapa kali kemenangan, prestasi, dan tingkat kemenangannya pada level apa," kata Nabil, pada Selasa 9 Juli 2024.  Karena itu, dalam finalisasi ini, KONI Jatim akan mengonfirmasi dan membandingkan dengan data tes fisik dan hasil prestasi yang ada untuk menentukan nama atlet yang dipasti...