Skip to main content

Komisi A Jatim Siap Kawal Dana Desa Agar Bisa Dinikmati Masyarakat

SURABAYA (Mediabidik) - H.Fatchullah SH sebagai wakil rakyat yang duduk di DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi wilayah Malang dan Batu menginginkan supaya dana desa dari pemerintah tepat di terima dan dirasakan oleh masyarakat khususnya wilayah Malang dan sekitarnya.

Menurut Fatchullah yang duduk di Komisi A DPRD Jatim yang membidangi hukum dan pemerintahan ini mengatakan selama ini bantuan dana desa dari pemerintah masih banyak kurang dirasakan sampai masyarakat bawah sehingga ini sangat merugikan warga. Padahal dana desa seharusnya dirasakan bersama hingga ke daerah pelosok pedesaan. 

"Kebetulan saya duduk di komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan, jadi sudah selayaknya akan saya kawal dan desa dari pemerintah tersebut supaya bisa di nikmati oleh masyarakat hingga merata, " terang Abah Fatchullah saat di temui di gedung wakil rakyat Jawa Timur di jln Indrapura Surabaya. 

Selain itu persoalan lembaga-lembaga islam yang NKRI masih belum mendapat bantuan atau tercover oleh anggaran APBD. Karena lembaga Islam  NKRI khususnya di bawah naungan NU banyak melahirkan generasi bangsa yang berpancasila.

"Selain saya berharap lembaga islam NKRI mendapat bantuan APBD saya juga yakin bahwa generasi muda yang dilahirkan oleh lembaga islam Dari NU bukan generasi islam yang radikal dan juga bukan menjadi generasi islam yang bertentangan dengan pikiran Fanding father, " ucapnya. 

Pria yang mengaku asli putra daerah Malang ini juga menambahkan kalau sekolah - sekolah NU seperti Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah yang selama bersusah payah membangun gedung sekolahan sendiri seharusnya juga mendapat perhatian serius dari pemerintah. 

"Pemerintah harus memprioritaskan pendidikan bagi sekolah-sekolah yang berada di bawah lembaga islam khusus nya islam NKRI karena di dalam hukum semua warga negara mendapat hak yang sama, baik dari segi pendidikan dan hak asasi manusia, " terang politisi kawakan asal Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB)  jawa timur ini. 

Oleh karena itu sebagai wakil rakyat yang mewakili daerah Malang Raya dan Batu ini meminta supaya pemerintah provinsi menggelontorkan ADD (Anggaran Dana Desa) sampai kepelosok daerah dan dorong supaya pemerintah bisa menyisihkan anggaran untuk lembaga - lembaga islam yang NKRI bisa tercover oleh APBD. 

"Akan terus saya kawal ADD dari pemerintah supaya tepat sasaran hingga merata sampai ke masyarakat pedesaan yang berada daerah pelosok sehingga perputaran dan pembangunan tidak lagi terfokus di perkotaan saja," pungkasnya.  (Rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

“NUUBON” Nugget Udang Rebon Kelurahan Sukolilo Baru, Hasil Karya Universitas Muhammadiyah Surabaya

SURABAYA - Pada tanggal 31 Juli 2022 tepatnya minggu kedua dari pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2022, kelompok KKN Berdaya Sukolilo Baru telah berhasil melaksanakan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi inovasi produk baru yaitu demo pembuatan "Nugget Udang Rebon". Kegiatan demo inovasi produk baru ini dilaksanakan di halaman Kelurahan Sukolilo Baru. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama adalah sosialisasi produk dan demo masak nugget udang rebon dan sesi kedua adalah sosialisasi pemasaran produk secara online.  Proses pembuatan nugget udang rebon ini cukup mudah tetapi untuk mengelola udang rebon sendiri apalagi yang masih basah membutuhkan waktu.  "Artinya udang rebon basah yang telah dibersihkan dari kotoran itu ditiriskan hingga kadar airnya berkurang. Selain itu juga untuk menambah cipta rasa yang unggul udang rebon basah ini harus dikukus kurang lebih 5-10 menit. Selanjutnya, bi

Robot Trading, Disinyalir Banyak Oknum Bermain Untuk Mendapat Harta Ilegal

Surabaya - Akhir akhir ini, bisnis Trading nampak menjadi primadona. Bahkan dari bisnis ini, saat ini banyak Orang Kaya Baru (OKB) di Indonesia.  Sebenarnya tidak ada masalah jika tidak ada pelanggaran hukum didalamnya.  Dengan menjamurnya bisnis robot trading ini, maka banyak oknum yang sengaja bermain untuk mendapat harta dengan ilegal (tidak terdaftar dan tidak sesuai aturan OJK, red) dan berujung pada kasus hukum.  Seperti pada kasus robot trading Evortrad yang tengah disidangkan di Pengadilan Negri Malang.  Setelah pelimpahan kasusnya di Kejari Malang, maka disidangkanlah kasus ini dengan agenda awal pemeriksaan saksi-saksi.  Mengamati dari proses persidangan, nampak ada "Hukum Rimba" dalam bisnis ini. Artinya siapa yang kuat, dialah yang menang.  Menarik disimak, kasus sangkaan penipuan dilaporkan oleh beberapa orang member robot trading Evortrade dibawah PT. EVOLUSION PERKASA GROUP.  Anehnya, saat disidang, saksi pelapor mengaku tidak tahu apa apa. "K