Skip to main content

Jenguk Sang Ayah, Al Gunakan Kaos My Hero dan Persembahkan Lagu

SURABAYA (Mediabidik) - Ahmad Dhani Prasetyo (ADP), musisi sekaligus terdakwa dugaan perkara pelanggaran ITE, mendapat kunjungan Ahmad Al Ghazali Kohler alias Al, putra sulungnya di Rutan Klas I Medaeng Sidoarjo, Kamis (21/2/2019).

Al tampak datang sendiri tanpa ditemani adik-adiknya. Ia mengaku membawakan oleh-oleh khusus untuk sang ayah. Mengendarai sedan Mercy dengan Nopol L 1046 AJ, Al tiba di halaman Rutan Medaeng sekitar pukul 11.05 Wib.

Ada yang menarik dan sempat menjadi sorotan pengunjung Medaeng dengan apa yang dikenakan AL. Yaitu kaos putih lengan pendek yang bagian depannnya bergambar wajah sang ayah yang tengah berpose dua jari dengan menggunakan blankon. Di atas gambar sang ayah, terdapat tulisan MY HERO.

"Bawa doa dan semangat," ujarnya singkat saat ditanya bawaan apa untuk ADP.

Tak sampai satu jam, Al tampak sudah keluar dari Rutan. Tepat didepan pintu gerbang rutan, Al langsung menyanyikan sebuah lagu berjudul "Hadapi dengan Senyuman" milik grup band Dewa 19. Menurutnya, ia mempersembahkan lagu tersebut untuk ADP, agar tetap semangat di dalam penjara. Lirik pada lagu itu, diakuinya mewakili keadaannya saat ini.

"Walaupun ayah terdzolimi, 30 hari ditahan tanpa sebab, ayah tetap kuat dan sabar, saya bangga sama ayah," ujarnya, Kamis (21/2/2019).

Ia menambahkan, tidak ada kesedihan sama sekali baik pada dirinya maupun ADP terkait dengan masalah ini. Untuk itu ia pun, tetap mensuport ADP agar kuat menjalani masalah yang kini tengah menimpanya. "Dan semua semoga berjalan dengan lancar," tambahnya.

Dikonfirmasi mengenai pesan ADP, Al menyatakan ayahnya hanya meminta dirinya agar menjaga mama, dan adik-adiknya. Ia menambahkan, ada pesan yang lain dari Ahmad Dhani untuknya, yaitu agar ia memperjuangkan kebenaran dan keadilan dan tetap melanjutkan perjuangan. Namun ia tak menjelaskan, perjuangan apa yang dimaksud.

Saat disinggung apakah perjuangan yang dimaksud dalam hal politik, Al langsung menegaskan jika dirinya bersikap netral soal politik. Ia hanya mau membantu sang ayah yang mencalonkan diri sebagai legislatif di daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo.(opan)



Foto : Tampak Ahmad Al Ghazali Kohler alias Al, putra sulung Ahmad Dhani Prasetyo di Rutan Klas I Medaeng Sidoarjo. Al menyanyikan sebuah lagu berjudul "Hadapi dengan Senyuman" milik grup band Dewa 19 untuk dipersembahkan kepada ADP, Kamis (21/2/2019). Henoch Kurniawan

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

“NUUBON” Nugget Udang Rebon Kelurahan Sukolilo Baru, Hasil Karya Universitas Muhammadiyah Surabaya

SURABAYA - Pada tanggal 31 Juli 2022 tepatnya minggu kedua dari pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2022, kelompok KKN Berdaya Sukolilo Baru telah berhasil melaksanakan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi inovasi produk baru yaitu demo pembuatan "Nugget Udang Rebon". Kegiatan demo inovasi produk baru ini dilaksanakan di halaman Kelurahan Sukolilo Baru. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama adalah sosialisasi produk dan demo masak nugget udang rebon dan sesi kedua adalah sosialisasi pemasaran produk secara online.  Proses pembuatan nugget udang rebon ini cukup mudah tetapi untuk mengelola udang rebon sendiri apalagi yang masih basah membutuhkan waktu.  "Artinya udang rebon basah yang telah dibersihkan dari kotoran itu ditiriskan hingga kadar airnya berkurang. Selain itu juga untuk menambah cipta rasa yang unggul udang rebon basah ini harus dikukus kurang lebih 5-10 menit. Selanjutnya, bi

Robot Trading, Disinyalir Banyak Oknum Bermain Untuk Mendapat Harta Ilegal

Surabaya - Akhir akhir ini, bisnis Trading nampak menjadi primadona. Bahkan dari bisnis ini, saat ini banyak Orang Kaya Baru (OKB) di Indonesia.  Sebenarnya tidak ada masalah jika tidak ada pelanggaran hukum didalamnya.  Dengan menjamurnya bisnis robot trading ini, maka banyak oknum yang sengaja bermain untuk mendapat harta dengan ilegal (tidak terdaftar dan tidak sesuai aturan OJK, red) dan berujung pada kasus hukum.  Seperti pada kasus robot trading Evortrad yang tengah disidangkan di Pengadilan Negri Malang.  Setelah pelimpahan kasusnya di Kejari Malang, maka disidangkanlah kasus ini dengan agenda awal pemeriksaan saksi-saksi.  Mengamati dari proses persidangan, nampak ada "Hukum Rimba" dalam bisnis ini. Artinya siapa yang kuat, dialah yang menang.  Menarik disimak, kasus sangkaan penipuan dilaporkan oleh beberapa orang member robot trading Evortrade dibawah PT. EVOLUSION PERKASA GROUP.  Anehnya, saat disidang, saksi pelapor mengaku tidak tahu apa apa. "K