Skip to main content

Hakim Nyatakan Surat Hutang Gunawan Angka Widjaja Tidak Sah

SURABAYA (Mediabidik) – Lagi, proses hukum polemik rumah tangga pemilik Empire Palace, dimenangkan oleh Trisulowati alias Chinchin.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang diketuai Hariyanto membatalkan surat pernyataan yang menyatakan Gunawan Angka Widjaja berhutang kepada ibunya, Linda Anggraini senilai Rp665 miliar. Surat yang dibuat notaris Dini Andriani tersebut dinyatakan tidak sah. 

Majelis beranggapan jika dari fakta persidangan tidak ada utang piutang antara Pasutri Chinchin dan Gunawan dengan Linda. 

Pembatalan surat perjanjian utang piutang ini merupakan salah satu putusan dari gugatan pengusaha Trisulowati alias Chinchin terhadap suaminya, Gunawan dan mertuanya, Linda serta 19 tergugat lain. Majelis berpendapat jika tidak ada utang piutang antara Gunawan dan Linda. Selain itu, perbuatan Gunawan. Linda serta notaris Dini sudah merupakan perbuatan melawan hukum. 

"Mengadili, menyatakan penggugat dan tergugat tidak mempunyai hutang senilai Rp 665 miliar. Menyatakan, perbuatan tergugat 1 (Gunawan), tergugat 2 (Linda) dan tergugat 8 (notaris Dini) merupakan perbuatan melawan hukum. Menghukum tergugat 1, 2 dan 3 mengganti kerugian immaterial kepada penggugat Rp 1 miliar sejak putusan ini dibacakan," ujar hakim Hariyanto saat membacakan putusan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (7/2/2019).

Chinchin menggugat para pihak karena dengan adanya surat perjanjian utang piutang itu, dia yang masih berstatus sebagai istri Gunawan turut berkewajiban melunasinya. 

Padahal, dalam pembuatan perjanjian itu, Chinchin mengaku sama sekali tidak dilibatkan. Perjanjian itu dibuat pada 2016 lalu tidak lama setelah Chinchin menggugat cerai Gunawan. Setelah itu, Linda menggugat Gunawan ke pengadilan terkait utang piutang. 

Saat berjalannya sidang, ibu dan anak ini berdamai. Mereka sepakat membuat perjanjian yang menyatakan Gunawan memiliki utang kepada Linda Rp 665 miliar. Utang itu di dalam perjanjian disebutkan sebagai modal usaha Gunawan dan Chinchin. Ketika itu, Gunawan disebut memiliki utang Rp 7 miliar, tapi setelah dikenakan bunga sampai 2018 lalu, uang itu menjadi Rp 665 miliar.

Kuasa hukum Trisulowati, Ronald Talaway menyatakan, dengan dikabulkannya gugatan tersebut membuktikan jika sebenarnya tidak ada utang piutang antara Gunawan dengan Linda. Dengan demikian, Chinchin tidak diharuskan membayar utang tersebut karena tidak pernah ada. 

"Yang terpenting, kami menggugat untuk mencari kebenaran formil terkait perjanjian utang yang bertolak belakang dengan fakta hukum. Pengadilan sudah membuktikan kalau tidak ada utang tersebut. Tergugat tidak bisa membuktikan kalau ada utang piutang," ujarnya.

Chinchin menambahkan, dia mengajukan gugatan tidak untuk mencari keuntungan material. Melainkan untuk mencari kebenaran demi masa depan anaknya. Gugatan ini baginya penting karena kalau dia atau Gunawan tidak sanggup membayar utang, maka kelak anaknya yang diwajibkan untuk membayarnya. 

"Saya tidak mencari uangnya. Yang saya cari kebenaran kalau apa yang dilakukan Pak Gun dan Bu Linda sudah salah," ucapnya.

Di sisi lain, kuasa hukum Linda, Gunawan dan notaris Dini, Dadang Risdianto menyatakan masih akan mempelajari putusan tersebut. Dia masih belum dapat memastikan apakah akan mengajukan banding atau tidak. Dadang juga tidak berkenan membahas mengenai perjanjian utang tersebut yang menjadi dasar gugatan.

"Kami akan pelajari dulu setelah salinan putusan turun. Kami masih belum bisa putuskan banding atau tidak, karena kami juga kurang jelas mendengarnya," terang Dadang. (opan)

Foto : Tampak suasana sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda putusan, Kamis (7/2/2019). Henoch Kurniawan

Comments

Popular posts from this blog

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan