Skip to main content

Advokat Sururi: Terdakwa Layak Bebas

SURABAYA (Mediabidik) – Sururi SH, MH, penasehat hukum Saidah Saleh, terdakwa dugaan perkara pelanggaran ITE, meminta majelis hakim membebaskan kliennya. Hal itu ia ungkapkan pada lanjutan agenda sidang yang digelar dengan agenda pembelaan (pledoi) di ruang Sari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (21/2/2019).

"Tidak adanya alat bukti dimuka persidangan, baik yang berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, sesuai Pasal 184 Undang Undang Nomor 8 Tahun 1981 dan Pasal 6 UU ITE menunjukkan tidak adanya hubungan kausalitas perbuatan yang didakwakan terdakwa" tukas Sururi SH MH saat membacakan pledoi.

Selain itu, Sururi menyampaikan pada pledoinya bahwa pelapor, Direksi PT Pismatex Textile Industry, Jamal Ghozi Basmeleh, bukan korban, sedangkan perkara ini casu delik aduan. Sedangkan bukti yang diajukan kepersidangan, Ia menganggap jika bukti tersebut tidak mempunyai nilai pembuktian.

"Bukti yang diajukan kepersidangan tidak mempunyai nilai pembuktian, karena hanya print out, bukan pesan asli dalam handphone saksi sesuai Pasal 6 UU ITE, dan bukti tersebut tidak ada" tukas Sururi.

Poin penting lainya, lanjut Sururi, berdasarkan uraian bahwa nomor yang digunakan untuk kirim pesan whatsapp bukan milik terdakwa melainkan hanya pernah memiliki nomor tersebut dan telah dimatikan.

Selain itu, terdakwa tidak kenal dengan para penerima pesan whatsapp, tidak berteman dan juga tidak kenal dengan direksi PT Pismatex Textile Industry maupun PT Pisma Putra Textile perusahaan yang dikenal dengan produksinya Sarung Gajah Duduk.

"Maka unsur memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baikharuslah dinyatakan tidak terpenuhi," pungkasnya.

Hakim ketua Isjuaedi SH MH setelah mendengar pembelaan meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roginta Siraid untuk menanggapi pembelaan. Menanggapi pembelaan tersebut JPU tetap pada tuntutan 1 tahun 6 bulan dan denda Rp. 500juta subsidaer 3 bulan kurungan. Sesuai pada pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sedangkan Penasihat hukum, Sururi SH MH tetap pada pembelaan.

Diluar persidangan, Saidah Saleh mengatakan jika yang dilaporkan oleh Ceo Pismatex Textile Industry, Jamal Ghozi Basmeleh bukanlah Saidah, akan tetapi suaminya Aziz Hamdan, Eks Dirut Keu Pismatex.

"Bahwa yang dilaporkan Aziz, terungkap pada saat direksi (pelapor) bersaksi di pengadilan. Suami saya begitu mengabdinya dengan perusahaan sampai tidak punya waktu dengan keluarga, apa balasanya ini," ujar Saidah saat dikonfirmasi setelah persidangan.

Saidah berharap terkait perkara ini, majelis hakim bisa terbuka untuk mengadili dengan seadil adilnya. Selain itu, Saidah juga mendoakan yang ditujukan kepada pelapor yakni Jamal Ghozi Basmeleh agar mendapat hidayah.

"Harapanya, ya mudah mudahan pak Jamal dapat Hidayah ya. Dan ke Majlis hakim kebuka bisa melihat ini semua" tutupnya. (opan)




Foto : Tampak suasana sidang agenda pembelaan yang digelar di ruang Sari PN Surabaya, Kamis (21/2/2019).

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt