Skip to main content

Di Tuding Anti Cina, ADP Wadul Ryamizard Ryacudu

SURABAYA (Mediabidik) - Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) musisi sekaligus terdakwa perkara dugaan pelanggaran UU ITE kembali menulis surat. Kali ini surat yang ditulis tangan pada dua lembar kertas folio ini, ditujukan kepada mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (purn) Ryamizard Ryacudu.

Inti dari isi surat menceritakan soal kedekatan ADP dengan pria yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan tersebut. ADP mengatakan Ryamizard adalah saksi hidup bagaimana darah NKRI yang dimiliki ADP bergelora.

Menurut Indrawansyach SH, CIL, penasehat hukum ADP mengatakan surat itu merupakan surat terbuka. "ADP ingin berbagi cerita apa yang dia alami baik secara mental, sikap atas apa yang dialami ADP, dia merasa seperti di kriminalisasi atas perkara-perkara yang dialaminya," ujar Indra.

Ditanya alasan ADP mengirimkan ke Ryamrizard, Indra mengatakan karena sang Jenderal dan ADP secara personal sudah saling mengenal dekat. eno

Begini isi lengkap surat ADP yang ditujukan ke Ryamrizard:

Surat Kepada Jenderal Ryamizard Ryacudu

Siap Jenderal, Lapor..

Saya divonis Hakim PN sebagai

Pengujar Kebencian berdasarkan SARA.

Saya divonis 'Anti Cina'

Saya divonis 'Anti Kristen'

Kakanda Jenderal pasti tidak percaya,

Bahwa saya anti Cina dan anti Kristen.

Apalagi saudara saya yang Nasrani dan partner bisnis saya yang kebanyakan Tionghoa.

Tapi kenyataannya saya divonis begitu::

Kakanda, kakanda Jenderal adalah saksi hidup bagaimana 'Darah NKRI' saya bergelora.

Saat kakanda adalah Kepala Staf AD pada tahun 2003 kakanda perintahkan band Dewa 19 memberi semangat warga Aceh untuk tetap setia pada NKRI.

Diatas tank, kami konvoi keliling kota Aceh.

Bisa saja GAM menembaki saat itu.

Tapi kami tetap teriakan 'NKRI harga mati !'

Kalo sekedar ngomong Saya Indonesia Saya Pancasila, itu tidak sulit Jenderal.

Tapi kami nyanyikan Indosesia Pusaka di daerah Operasi Militer Aceh.

Saat itu banyak kaum separatis yang siap mendekat dan menembaki kami kapan saja..

Tapi sekarang situasinya aneh Jenderal.

Setelah saya mengajukan upaya hukum 'banding', saya malah 'ditahan' 30 hari oleh Pengadilan Tinggi, dihari yang sama keluar penetapan baru dari Pengadilan Tinggi yang akhirnya saya 'ditahan' karena menjalan sidang atas perkara yang 'Seharusnya Tidak Ditahan'

(Karena ancaman hukumannya dibawah 4 tahun)

Jangan salah paham Jenderal, saya tidak sedang bercerita soal 'keadaan saya' tapi saya sedang melaporkan 'situasi politik' negara kita.

Apakah saya 'korban perang total' seperti yang dikabarkan Jenderal Moeldoko ?

Mudah-mudahkan bukan

(tapi di penjara, saya merasakan 'tekanan' yang luar biasa.

Demikianlah kakanda Jenderal, saya melaporkan dari sel penjara politik.

Ahmad Dhani

Kangen Sop Buntut buatan Nyoya Rymizars Ryacudu

Rutan Medaeng 26 Feb 2019

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt