Skip to main content

Ajang TOP BUMD Award 2021, Bank Jatim dan Pemprov Raih Penghargaan


Mediabidik.com
-  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (bankjatim) bersama Provinsi Jawa Timur torehkan prestasi dalam ajang TOP BUMD Award 2021 yang diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerjasama Institute Otonomi Daerah (i-OTDA). Bertempat di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Kegiatan diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan dihadiri oleh Kepala Daerah dan Manajemen BUMD seluruh Indonesia. 

Acara penganugerahan yang bertajuk "Membangun Kinerja dan Layanan BUMD tetap Produktif di masa Pandemi Covid-19" ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama bankjatim Busrul Iman. Bankjatim berhasil meraih penghargan dalam 3 kategori yaitu, TOP of the TOP BUMD 2021 dan TOP BUMD 2021 #Stars 5, serta penganugerahan kepada Direktur Utama bankjatim Busrul Iman sebagai TOP CEO BUMD 2021. 

Pada event tersebut, Dewan Juri juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kategori Top Pembina BUMD Award yang diwakili Plt. Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur Aris Mukiyono. Pandemi Covid-19 tentunya memberikan dampak bagi seluruh sektor, tak terkecuali Industri Perbankan. Hadirnya pandemi covid-19 tidak dianggap bankjatim sebagai sebuah halangan, namun disikapi sebagai tantangan dan peluang untuk terus tumbuh dan berkembang serta memberikan stimulan positif terhadap perekonomian di Indonesia. Hal tersebut membuat bankjatim terus mengukir prestasi dan menorehkan kinerja yang menawan. 

Bankjatim sangat bersyukur atas penghargaan yang telah diterima pada malam ini. Hal ini menegaskan bahwa bankjatim terus menunjukkan komitmennya dalam berperan serta meningkatkan pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Bankjatim juga berterimakasih atas support yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta stake holder & share holder atas kepercayaannya kepada bankjatim selama ini.
 
Bankjatim dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berdampingan dalam menerima penghargaan TOP BUMD Award selama lima tahun berturut-turut. Hal ini menunjukkan adanya sinergi dan relevansi antara kinerja bankjatim dengan pembangunan ekonomi daerah Jawa Timur yang berkelanjutan. 
TOP BUMD Awards merupakan salah satu ajang pemberian penghargaan BUMD tertinggi di Indonesia, yang diberikan kepada BUMD-BUMD yang dinilai  mempunyai kinerja baik, aktif melakukan improvement & inovasi,  berkontribusi besar dalam pembangunan daerah serta memiliki strategi dan inovasi di masa Pandemi Covid-19 agar bisnis tumbuh secara berkelanjutan.

Dengan diraihnya penghargaan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja bankjatim yang sampai dengan Semester I 2021 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year / YoY). Berdasarkan kinerja Juni 2021, aset bankjatim tercatat Rp. 95,48 triliun atau tumbuh 26,90%, laba sebelum pajak bankjatim tembus Rp. 1,04 Triliun atau tumbuh 5,56% (YoY) sedangkan laba bersih bankjatim tercatat Rp. 803 Miliar atau tumbuh 4,32%. Selama semester I 2021, Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim mencatatkan pertumbuhan 27,36% (YoY) yaitu sebesar Rp. 81,52 triliun. 

Meskipun masih di tengah-tengah pandemi, bankjatim tetap mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif yaitu tumbuh 8,72% (YoY) atau sebesar Rp. 42,60 triliun. Pertumbuhan kredit di sektor UMKM menjadi penyumbang tertinggi yaitu tumbuh 14,62% (YoY) atau tercatat Rp. 7,25 Triliun. Diikuti oleh pertumbuhan kredit komersial yang tumbuh 13,39% atau tercatat Rp. 10,63 Triliun dan kredit di sektor konsumsi yang tumbuh 5,26% atau tercatat Rp. 24,72 Triliun. ( rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt