Skip to main content

Kepras Anggaran Perekonomian, Fraksi PKS Kawal Ketat Pembahasan PAPBD Jatim 2021


Mediabidik.com
- Keseriusan gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam mengangkat perekonomian Jatim ditengah Pandemi Covid-19 patut dipertanyakan. Pasalnya, dalam Perubahan APBD (PAPBD) Jatim malah melakukan pengeprasan besar-besaran disektor perekonomian, salah satunya  Pertanian.

Menurut ketua Fraksi PKS DPRD Jatim Dwi Hari Cahyono mengatakan selama ini pihaknya melihat postur anggaran APBD Jatim dalam pembahasan selalu aman saja, namun ketika dibawa ke Kemendagri ternyata anggaran APBD Jatim jelek.

"Saya sudah instruksikan keseluruh anggota Fraksi PKS DPRD Jatim untuk mengawal penuh pembahasannya," jelas Dwi Jumat (24/9/2021).

Diungkapkan oleh Dwi yang duduk di Komisi B DPRD Jatim bahwa  pihaknya menyayangkan pengeprasan anggaran untuk disektor perekonomian.

"Nilai tukar petani Jawa Timur saat Juni 99,63 persen, sedangkan di Juli 98,75 persen. Tak hanya itu indek terima petani -0,15 Persen. Untuk sector perekonomian semua OPD disisakan anggaran Rp. 1,4 triliun. Ini jelas kami sayangkan," tegasnya.

Sistem penganggaran, kata Dwi Hari Cahyono, harusnya berdasarkan indeks tersebut.

"Namun faktanya pemerintah provinsi terkesan ngawur dalam menyusun anggaran. Hal inilah nantinya akan kami kawal penuh demi mensejahterakan rakyat Jawa Timur," tutupnya.(rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10