Skip to main content

Ikuti Jejak Madura, DPC Demokrat Pantura Dukung Bayu Airlangga


Mediabidik.com
- Komitmen dukungan jelang Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Demokrat Jawa Timur terus mengalir untuk Plt Sekretaris DPD Bayu Airlangga. Setelah seluruh DPC Madura Raya menyatakan dukungannya pekan lalu, kini giliran DPC wilayah Pantura siap memenangkan Bayu Airlangga menjadi ketua DPD Partai Demokrat Jatim 2021-2026.

Pernyataan dukungan itu disampaikan dengan tegas oleh 3 Ketua DPC Partai Demokrat dari Bojonegoro, Lamongan dan Gresik. Para ketua DPC itu mengaku rajin berkomunikasi baik virtual maupun bertemu langsung membahas masa depan Partai Demokrat Jawa Timur. Hingga saat ini, DPC yang mendukung Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim itu tidak berubah, yakni berjumlah 32 DPC. 

"Saya dari awal mendukung Mas Bayu dan akan terus mendukung mas Bayu sampai menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur di Musda nanti," jelas Syukur Priyatno, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro , Rabu (29/9.2021).

Alasannya mendukung Bayu Airlangga, lanjut Syukur, karena sosok energiknya aktif turun ke DPC dan PAC menemui kader di daerah dan sering menurunkan bantuan apa yang dibutuhkan kader-kader dibawah. Sehingga Bayu lebih memiliki hubungan emosional yang bagus dengan teman-teman di daerah. "Figur Ketua seperti ini menurut kami sangat mempermudah proses konsolidasi ke depan menghadapi pemilu 2024," cetus Wakil Ketua DPRD Bojonegoro ini.
 
Atas dasar itu, DPC PD Bojonegoro sangat yakin dan harus yakin, Bayu Airlangga, wajib dimenangkan untuk menjadi Ketua  DPD Partai Demokrat Jawa Timur di Musda mendatang.

"Setelah nanti Mas Bayu menang, bisa langsung tancap gas memperkuat mesin dan kader, merangkul seluruh kader di bawah. Dengan begini saya yakin Demokrat bisa besar di 2024 nanti," ucapnya penuh optimis.

Senada, Debby Kurniawan, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lamongan  menyatakan dengan terbuka dukungannya di Musda  DPD PD Jatim nanti yang Insha Allah akan segera digelar. "DPC Lamongan dari awal dukung mas Bayu Airlangga untuk menjadi ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Kami berharap pelaksanaan Musda bisa di segerakan, sesuai waktunya, Insya Allah teman-teman solid dan kondusif," terang Debby. 
  
Debby mengaku lebih memilih Bayu Airlangga untuk menjadi Ketua Partai Demokrat di level Provinsi karena beberapa hal. Selain sudah memiliki sejarah kedekatan dari dulu. Debby menganggap sosok Bayu Airlangga memiliki kapasitas untuk memimpin Partai Demokrat Jatim. 

"Selama ini sudah ditunjukkan oleh beliau sejak menjadi Wakil Sekretaris DPD PD Jatim . Komunikasi yang baik, komunikasi yang intens dengan dpc-dpc terus dijalin sejak 5 tahun yang lalu," sebut anggota DPR RI dapil Lamongan-Gresik ini.

Keseriusan seperti yang ditunjukkan Bayu Airlangga inilah, menurut Debby dibutuhkan oleh Partai Demokrat mendatang. "Insya Allah Demokrat Jatim dibawah kepemimpinan Mas Bayu semakin solid semakin baik dan bertambah kursi ke depannya. Komitmen ini akan kita jaga terus sampai menang, sudah lama kita jaga, tinggal menunggu jadwal Musdanya," tuturnya ramah.

Pernyataan dukungan juga datang dari Edy Santoso Ketua DPC PD Kabupaten Gresik. Ia berpendapat bahwa DPD PD Gresik itu pilihannya tidak pernah berubah. "DPC Demokrat Gresik tak ada pilihan lain. Mas Bayu harus jadi ketua," tegas Edy yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik ini.

Menurutnya, Musda PD Jatim seharusnya segera dilaksanakan dan tidak ditunda-tunda oleh DPP. Karena salah satu lumbung suara Partai Demokrat Indonesia itu ada di Jawa Timur. "Nggak tahu Musda ini nunggu kapan lagi? Harusnya Musda segera dilaksanakan," pinta Edy.

Namun pihaknya menghormati kapanpun jadwal yang akan diterapkan DPP Partai Demokrat untuk Musda Jawa Timur. Namun perlu digaris bawahi, sampai kapanpun dukungan dari DPC Gresik dan teman-teman 31 DPC lainnya di Jawa Timur tidak akan berubah. "Untuk Musda nanti, kami tidak akan mendukung yang lain. Dukungan kita hanya untuk Mas Bayu sampai menang, kapanpun Musdanya digelar," terang Edy sambil menyampaikan bahwa dukungan arus bawah ini adalah bentuk Demokrasi yang baik dan harus dijaga di tubuh Partai Demokrat. 

Apa alasan Kuat DPC Partai Demokrat Gresik mendukung Bayu Airlangga? Edy menganggap Bayu Airlangga adalah satu-satunya kandidat yang bisa disebut sebagai orang lapangan dan pekerja keras. Selain rajin turun ke bawah dan siap kapanpun bekerja untuk Partai. "Kalau ketua DPD PD Jatim bukan orang lapangan, kami kader di bawah akan kesulitan untuk membesarkan Partai Demokrat kedepan nanti," urainya.

Selain itu, Bayu Airlangga adalah asset muda Partai berlambang bintang mercy di Jawa Timur ini yang mau turun ke bawah dan bekerja untuk membesarkan Partai Demokrat. Sehingga di Musda ini nanti, tidak hanya soal dukung mendukung, tapi lebih dari itu. Bahwa Partai Demokrat harus bisa bertambah kursinya daripada yang saat ini. Baik itu kursi di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI. 

"Harapan kita di tangan kepemimpinan Mas Bayu kedepan kursi Partai Demokrat bertambah dan minimal bisa menjadi tiga besar di semua tingkatan baik kabupaten, Provinsi maupun Nasional," pungkas Edy. ( rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni