Skip to main content

Habib Mahdi Dampingi Emil Dardak Blusukan ke Pulau Giliketapang

PROBOLINGGO (Mediabidik) - Emil Elistianto Dardak Cawagub yang mendampingi Khofifah Indarparawansa pada Pilgub Jatim mendatang melakukan blusukan ke pulau yang terkenal dengan keindahan dalam laut yakni Pulau Gilliketapang.

Bersama politisi PPP asal Probolinggo Habib Mahdi, Emil Dardak  mengaku akan menjadikan pulau Giliketapang di Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu destinasi unggulan di Jatim.

" Jika dirinya nanti bersama Khofifah memenangi Pilgub Jatim, pulau Giliketapang akan ditetapkan sebagai destinasi wisata laut terindah di Jawa Timur," Terang Emil saat temui masyarakat GiliKetapang, Minggu (8/4).
Bupati Trenggalek non aktif ini mengatakan potensi alam di Pulau Giliketapang sangat potensial untuk menambah APBD Jatim dan APBD lokal dari sektor wisata.

"Tak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Bali untuk menikmati wisata pantai yang indah misalnya snorkling atau ingin menikmati panasnya matahari. Ini perlu dimaksimalkan wisatanya,"terang suami artis cantik Arumbi Bahksin. 

Sementara itu Dewi Sumringah salah satu warga Giliketapang mengaku berterima kasih atas komitmen Emil Dardak tersebut.

"Kami pastikan warga Giliketapang sebanyak 4000 KK akan memberikan dukungan ke Khofifah-Emil jika memiliki komitmen tersebut. Kami hampir sebagian besar mata pencarian sebagai nelayan dan mengandalkan wisata di sini,"jelasnya.

Sementara itu, Habib Mahdi anggota DPRD Jatim asal Probolinggo berjanji akan mengawal suara masyarakat Gili Ketapang untuk memenangkan pasangan Khofifah - Emil dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang.

" Masyarakat GiliKetapang mayoritas adalah konstituen saya, jadi akan saya pastikan mereka untuk memilih bu Khofifah dan Mas Emil," Pungkasnya. (RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63