Skip to main content

Angka 5 Bagi NasDem Jatim Anugerah Yang Kuasa

SURABAYA (Mediabidik) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur, Rendra Kresna bersyukur Partai NasDem mendapat nomor urut lima (5) pada Pemilu 2019. Menurut Rendra, angka itu sangat akrab dengan keseharian masyarakat.

"Alhamdulillah, saya bersyukur karena kita kesehariannya selalu berhubungan dengan angka lima. Ini Anugerah Allah SWT," kata Rendra saat ditemui di Kantor DPW Partai NasDem Jatim, Rabu (21/2).

Bupati Malang dua periode ini lalu mencontohkan seperti Pancasila, Rukun Islam, yang jumlahnya juga lima. 

Akan tetapi, lanjut politisi kelahiran Pamekasan Madura ini, nomor lima itu tidak akan ada manfaatnya, jika kader itu tidak bergerak, tidak berjuang, tidak melakukan sesuatu yang membuat masyarakat timbul rasa empati dan simpatinya.

"Supaya angka lima ini bermakna, maka Kader-kader partai NasDem se Jawa Timur harus melakukan upaya-upaya untuk memenangkan partai ini salah satunya dengan kegiatan-kegiatan sosial, terus memberikan informasi-informasi tentang program partai dan lainnya," tandasnya.

Saat ini, kata Rendra, sifat gotong royong dan sopan santun sudah mulai memudar sehingga diperlukan Restorasi untuk bisa mengembalikan jati diri bangsa Indonesia.

"Sesuai dengan pesan Ketum Surya Paloh bahwa Partai NasDem harus terus bergerak dan berjuang untuk Restorasi di Indonesia, mengembalikan sifat gotong royong dan sopan santun yang menjadi ruh dari bangsa Indonesia, sikap ini yang harus di miliki kader Partai NasDem Jawa Timur," pungkas Rendra. (RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt