Skip to main content

Raperda Pengabungan Dua Kelurahan Disahkan Melalui Rapat Paripurna


Mediabidik.com
– Melalui pandangan umum, wakil dari 8 Fraksi DPRD Surabaya sepakat sekaligus menyetujui Raperda penggabungan dua kelurahan yakni Perak Barat dan Perak Timur Kecamatan Pabean Cantian menjadi satu Kelurahan Tanjung Perak.

Oleh karenanya, DPRD Surabaya menggelar rapat Paripurna dengan agenda pengesahan Raperda penggabungan dua kelurahan yang merupakan usulan dari Pemkot Surabaya. Kamis (12/08/2021)

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono berharap, penggabungan dua Kelurahan ini membuat pelayanan publik lebih intensif lagi, lebih cepat lagi, lebih efektif lagi, terlebih di masa pandemi covid-19.

"Jangan sampai pelayanan publiknya menjadi lebih lamban. Ini stuasi yang tidak kami harapkan," ucapnya kepada media ini.

Terkait adminduk masyarakat di dua kelurahan yang harus diganti, Adi mengatakan jika hal itu menjadi konsekuensi yang harus ditanggung Pemkot Surabaya sebagai pengusul Raperda tersebut.

"Maka harus melayani masyarakat dengan leih cepat lagi, melakukan sosialisasi kepada masyarakat dua kelurahan itu lebih baik lagi tentang layanan adminduk yang menjadi konsekuensi penggabungan itu," tandasnya.

Disinggung soal alasan disetujuinya penggabungan dua kelurahan tersebut, politisi asal fraksi PDIP ini menegaskan jika hal yang paling mendasar adalah soal efisiensi pelayanan kepada masyarakat. "Jadi kunci adalah pada pelayanan publik," pungkasnya. (pan)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10