Skip to main content

Afwan Maksum Resmi Dilantik Gantikan Alm Ali Mudji

SURABAYA (Mediabidik) - Afwan Maksum dari Fraksi PDIP resmi dilantik menjadi anggota DPRD Jatim menggantikan Ali Mudji anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDIP yang meninggal akibat penyakit komplikasi pada 30 Oktober 2017 lalu. 

Pelantikan dan pergantian antar waktu (PAW) susunan fraksi di DPRD Jatim, Afwan Maksum ini langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Jatim A. Halim Iskandar serta Wakil ketua DPRD Jatim dan disaksikan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim, Akmad Sukardi di Ruang paripurna DPRD Jatim, Senin (19/3).

Ketua DPRD Jatim, A. Halim Iskandar mengatakan PAW ini dilakukan sudah melalui mekanisme dan aturan yang benar yaitu mulai dilakukan pendatanganan oleh empat pimpinan DPRD Jatim, kemudian dilakukan tanda tangan oleh ketua Partai, dan dikirim ke KPU dan Mendagri.  

"Kami berharap kepada anggota yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan tugas sebagai anggota DPRD Jatim yaitu di Komisi B DPRD Jatim, dan Badan Musyawarah (Banmnus) "ujar Abdul Halim politisi asal Fraksi PKB Jatim.

Dengan dilantiknya Achwan Maksum sebagai PAW almarhum Ali Mudji, secara otomatis akan mempengaruhi susunan keanggotaan Fraksi PDI Perjuangan dan susunan keanggotaan alat kelengkapan DPRD Provinsi Jawa Timur masa bakti 2014 – 2019. 

Maka dari itu agenda selanjutnya adalah Peresmian Susunan Keanggotaan Fraksi PDI-P sekaligus Perubahan Susunan Keanggotaan Alat Kelengkapan DPRD Provinsi Jawa Timur Masa bhakti  2014 – 2019.  

"Terima kasih atas sambutannya, pihaknya akan berkoordinasi dan bekerja memberikan sumbangsih tenaga, pikiran untuk mewujudkan percepatan kesejahteraan masyarakat di Jatim,"ujar Afwan Maksum ditemui usai sidang paripurna di DPRD Jatim. 

Seperti diketahui, Duka mendalam menyelimuti keluarga besar DPRD Provinsi Jawa Timur, khususnya Fraksi PDI Perjuangan. Salah satu kader terbaik partai yang duduk di parlemen itu telah tiada. Ali Mudji yang dikenal sebagai seorang nasionalis itu menghembuskan napas terakhir pada Senin (30/10) pukul 13.30 WIB.

Sri Untari Bisowarno, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim mengungkapkan, almarhum Ali Mudji adalah sosok pejuang partai sejati. Seluruh hidupnya diabdikan untuk membela, mempertahankan, dan memperjuangkan partai. PDI Perjuangan sangat kehilangan sosok kader partai yang loyal dan setia kawan. 

Ali Mudji adalah anggota DPRD Jatim yang berangkat dari daerah pemilihan Jatim Jatim IX yang meliputi Kabupaten Tuban dan Bojonegoro. Pada periode 2014-2019, Almarhum sempat menjadi Wakil Ketua komisi B DPRD Jatim. Namun karena alasan kesehatan, posisi beliau digantikan rekan separtainya, SW. Nugroho. (RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Oknum Staf Kecamatan Dukuh Pakis Pungli KTP, KK dan Akte Kelahiran Rp 8.2 Juta

SURABAYA (Mediabidik) – Mahalnya biaya untuk pengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran, itulah yang terjadi di kecamatan Dukuh Pakis Surabaya yang dialami oleh Sri Wulansari warga asal Kediri. Hanya ingin pindah tempat menjadi warga Surabaya dia harus mengeluarkan biaya Rp 8.2 juta kepada oknum staf kecamatan Dukuh Pakis yang bernama Sugeng, hanya menulis nama, alamat, tempat tanggal lahir dan nama orang tua di kertas kosong dia sudah mendapatkan KTP dan KSK Surabaya tanpa harus membawa surat pindah tempat dari Dispenduk Capil Kediri. Hal itu disampaikan Andi kerabat dari Sri Wulandari saat ditemui di kantor Humas pemkot Surabaya, Selasa (5/12) mengatakan, hanya dengan menyerahkan nama, tempat tanggal lahir dan orang tua sudah dapat KTP dan KSK Surabaya. "Untuk data cabut bendel dari Dispenduk capil dari Kediri tidak perlu, cukup hanya mengisi data nama, tempat tanggal lahir dan nama orang tua, janjinya seminggu jadi, ternyata sebulan lebih baru jadi. Untuk pembua