Skip to main content

Gelar Bimtek, PPP Jatim Undang KPK

KOTA BATU (Mediabidik) -  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur menghadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Batu. DPW PPP Jatim mengundang KPK untuk menjadi narasumber kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) pendalaman tugas anggota DPRD yang berasal dari partai berlambang Kabah ini. 

Ketua DPW PPP Jatim, H. Musyaffa' Noer menginginkan kader-kader PPP bisa menghindari dan mencegah diri dari perilaku korupsi. Menurutnya, dalam mencari rezeki, harus dengan cara yang benar, selalu berdoa, tawakal serta dilapisi sifat qanaah.

"Artinya mensyukuri apa yang sudah menjadi haknya sebagai rezeki anggota DPRD," ujarnya.

Sebanyak 126 kader PPP yang menjadi anggota DPRD, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Jatim, menjadi peserta Bimtek. Kegiatan ini digelar sejak Kamis (29/3/2018) hingga Sabtu (31/3/2018) di Hotel Royal Orchid Garden, Kota Batu.

Musyaffa' Noer menambahkan, bimtek yang rutin dilaksanakan ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan fungsi anggota DPRD dalam rangka melaksanakan tugas, hak, dan kewajiban.

"Supaya bisa produktif, berjalan baik, amanah, karena DPRD itu amanah rakyat yang memang harus dipertanggung jawabkan," ucapnya.

Dia berharap, pembekalan dari berbagai narasumber, termasuk KPK, bisa meningkatkan kualitas SDM kader PPP. 

Sebagai wakil rakyat, lanjutnya, dewan harus memperjuangkan aspirasi dan bisa menindaklanjuti kemauan rakyat.

"Selain itu, mereka terhindar dari perilaku korupsi. Tidak memperkaya diri, membabi buta mencari rezeki dan ujung-ujungnya kena OTT atau jadi tersangka oleh KPK," .(RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10