Skip to main content

Tak Ada Anggaran, Komisi C Ajukan Penyetoran Bertahap ke OJK

SURABAYA (Mediabidik) - Komisi C DPRD Jawa Timur yang menangani tentang keuangan akan mengirimkan surat ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan penyetoran bertahap untuk pembentukan buku II  Bank Umum Syariah (BUS) Bank Jatim.Rencananya kekurangan dana setoran Rp500 juta akan diangsur hingga 2020.

Anggota Komisi C DPRD Jatim, Sri Untari ditemui usai hearing internal komisi C di DPRD Jatim  mengatakan untuk pembentukan BUS Bank Jatim ini dibutuhkan anggaran dana 1 Triliun. Dimana saat ini pihak BUMD Bank Jatim sudah ada dana Rp.520 Miliar. Dan untuk buku II ini dibutuhkan dana sekitar Rp500 miliar.        

"Untuk menutupi kekurangan ini kami pihak komisi C akan berkirim surat OJK untuk kekurangannya diangsur menjadi tiga tahap penyetoran BUS Bank Jatim,"ucapnya, Senin ( 12/3).

Politisi asal PDI Perjuangan ini menjelaskan detail penyetoran yang akan disetorkan untuk BUS yaitu tahap pertama pada 2018 sebesar Rp100 miliar, tahap Kedua 2019 yaitu Rp200 miliar, dan tahap III pada 2020 yaitu Rp. 200 miliar.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jatim, Anik Maslacha mengakui hal tersebut untuk antisipasi jika APBD Jatim tidak dapat memenuhi kekurangan anggaran sekitar Rp500 miliar. Besar kemungkinan menggunakan cara dengan mengangsur hingga tiga kali.

"Namun dalam waktu dekat akan mengirim surat ke OJK. Mengingat batasan dari OJK sampai 2023. Sementara janji kami dapat mengangsur pada 2020,"imbuh politisi PKB Jatim ini. (RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10