Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) – Matinya air PDAM di kota Surabaya di beberapa kawasan, disebabkan molornya proses penyambungan pipa PDAM di Jalan Yos Sudarso berdiameter 800 milimeter. 

Awalnya, PDAM mengestimasikan penanganan pipa itu hanya butuh waktu sehari. Nyatanya, sejak Sabtu (7/9/2019) sampai hari ini, pipa belum tersambung.

Molornya penyambungan pipa berdiameter milimeter tersebut dikarenakan, PDAM salah menyusun rencana. 

Hal itu disampaikan Manager Humas PDAM Bambang Eko Sakti mengatakan, pihaknya keliru menganalisis kondisi di lapangan. "Ternyata di (lokasi proyek) basement ini banyak utilitas yang di luar data base kami. Misalnya, ada kabel PLN, pipa gas, optic, dan kabel Telkom. Akhirnya kami harus menyesuaikan," ungkapnya, Selasa (10/9/2019).

Ia menjelaskan PDAM sudah merencanakan detail tentang relokasi pipa PDAM peninggalan zaman Belanda tersebut. Ternyata, kondisi di lapangan berbeda dengan rencana yang telah disiapkan.

"Ternyata kami keliru, kami harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Ada banyak utilitas yang di luar data base kami," lanjutnya.

Bambang Eko Sakti pun menyatakan pada rencana awal, pihaknya tidak akan memotong pipa. Konsep yang diusung adalah memasang joint, lalu memadamkan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel II. IPAM ini yang dimatikan karena dalam date base PDAM, pipa ini dialiri air dari IPAM tersebut.
Jadi setelah instalasi padam, pipa existing kami potong dan dimasukkan dengan joint. "Tapi berhubung ada kendala utilitas, akhirnya harus dipotong dan akan dikoneksikan dengan sistem las," jabarnya.

Kendala lain, muncul masalah baru setelah ada pemotongan. Setelah IPAM Ngagel II dipadamkan, ternyata air masih mengalir. Kesimpulannya, pipa ini juga terkoneksi dengan IPAM yang lain. Padahal untuk mematikan IPAM lagi, maka akan berimbas pada lebih banyak pelanggan.

"Ini di luar kemampuan kami, ternyata pipa terkoneksi dengan IPAM yang lain. Akhirnya kami mencoba mengoneksikan (menyambung) pipa dengan kondisi ada airnya. Ini menjadi problem, akhirnya molor. Sampai sekarang pun masih mengalir," tambahnya. (pan)

Foto : proses pemindahan pipa PDAM beridameter 800 milimeter di Jalan Yos Sudarso 

Post a Comment