Skip to main content

Hari Ini, Otavio Dutra Bakal Disumpah Setia Kepada NKRI

SURABAYA (Mediabidik) – Keinginan pemain sepak bola profesional asal Brasil, Otavio Dutra untuk segera membela Tim Nasional Sepak Bola Indonesia semakin dekat dengan kenyataan. Pasalnya, Kanwil Kemenkumham Jatim berjanji untuk segera melakukan pengambilan sumpah dan janji setia kepada NKRI kepada bek tim kebanggaan kota pahlawan, Persebaya Surabaya itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Pelayanan Hukum Mustiqo Vitra Ardhiansyah ketika menerima kunjungan Dutra, Kamis (26/9/2019). 

Dutra datang dengan membawa berkas naturalisasinya. Usai berkas diperiksa oleh tim pelayanan hukum, Dutra lalu diberikan brief apa saja yang harus dipersiapkan menjelang pengambilan sumpah dan janji. Dia juga diminta untuk menyanyikan lagu kebangsaan dan melafalkan sumpah. 

"Yang pasti harus sudah hafal lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lancar dalam melafalkan sumpahnya," ujar Mustiqo.

Dutra mengaku sudah sangat siap. Dia menyatakan sudah sering dites untuk mengetahui sejauh mana kesungguhannya menjadi WNI. 

"Sudah sering saya diminta menyanyi lagu kebangsaan dihadapan DPR, Menteri dan dari PSSI," ujarnya.

Untuk itu, Dutra berharap agar proses pengambilan sumpahnya berjalan dengan lancar dan cepat. Karena, dia bertekad untuk membela Timnas Indonesia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Uni Emirat Arab.

 "Saya sudah dua kali gagal membela timnas, saya harap dengan pelayanan yang baik dari Kemenkumham Jatim bisa mewujudkan harapan saya," terang bek kebanggaan bonek mania itu.

Harapan Dutra itu nampaknya disambut baik Kemenkumham Jatim. Menurut Mustiqo, pihaknya akan membantu merealisasikan keinginan Dutra. Rencananya, pengambilan sumpah akan dilakukan pada Jumat (26/9/2019). 

"Kami harus menyesuaikan dengan agenda Kakanwil, karena yang melantik adalah beliau, rencananya besok sore sudah bisa kami adakan proses pengambilan sumpahnya," ujar Mustiqo. (opan)

Foto
Usai pemeriksaan berkas oleh tim pelayanan hukum, Dutra lalu diberikan brief apa saja yang harus dipersiapkan menjelang pengambilan sumpah dan janji, Kamis (26/9/2019). Henoch Kurniawan

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni