Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Pasangan Calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno akan menyampaikan pidato politik dalam Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) yang bakal dihadiri 3.000 kader PDI Perjuangan se-Jatim di Surabaya, Sabtu (3/2).

Sekretaris PDIP Jatim Sri Untari Bisowarno mengatakan, rapat akbar besok membahas agenda tunggal, yaitu konsolidasi pemenangan Gus Ipul dan Puti. Duet tersebut juga akan menyampaikan pidato politik.

"Dihadiri sedikitnya 3.000 pengurus PDI Perjuangan dari seluruh kabupaten/kota dan kecamatan se-Jatim," ujar Sri Untari kepada wartawan, Jumat (2/2).

Selain itu, kata Untari, seluruh anggota DPR dari daerah pemilihan Jatim dan DPRD kabupaten/kota se-Jatim dipastikan hadir. 

"Semua kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan juga hadir. Mereka, keluarga besar partai baik yang mengemban amanat legislatif dan eksekutif, akan memaparkan gerak lapangan selama ini dan ke depannya untuk mengamankan kemenangan bagi Gus Ipul dan Mbak Puti di masing-masing wilayahnya," papar Untari yang juga dikenal sebagai penggerak koperasi Jatim.

PDI Perjuangan, sambung Untari, juga mengundang para tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis perempuan, dan berbagai pihak yang selama ini getol mengonsolidasikan kekuatan untuk Gus Ipul-Puti. "Siapa pun yang terlibat dalam gerakan pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti, mari kita hantarkan pasangan ini untuk mewujudkan kepemimpinan prorakyat di Jatim," kata politisi asal Malang ini.

Untari menegaskan, rapat besok semakin menegaskan kesolidan PDIP dalam memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti. "Tapi perjuangan ini kami beri garis batas tegas, yaitu harus dengan cara yang benar, demokratis, dan menjaga Pilkada ini sebagai representasi kehendak rakyat," tegas Untari.

Untari menambahkan, Gus Ipul-Mbak Puti merupakan representasi religius-nasionalis. Pada keduanya ada misi merajut kebangsaan di Jatim, serta kemakmuran masyarakat.

"Mari kita percayakan pada Gus Ipul dan Mbak Puti untuk menyusun agenda-agenda pembangunan pro-rakyat di Jawa Timur, yang makmur dan berkemajuan, dalam tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, serta anti korupsi," pungkas untari.(rofik)

Post a Comment