Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik)  - Perbuatan melawan hukum yang dilakukan oknum wartawan JTV yang bernama Bagus Priyono warga Manukan Rejo Surabaya tidak patut ditiru. Pasalnya karena kalah rebutan bola saat main futsal dia (Bagus-red) aniaya Abdul Azis 29 tahun wartawan Duta Masyarakat warga Sumenep Madura, hingga babak belur dan mengalami luka memar dimuka hingga hidung berdarah.

Pristiwa itu terjadi, Jumat (11/8) siang saat keduanya berbaur dalam permainan Futsal di Lapangan Gool Ruko Mangga Dua Jl. Jagir Wonokromo,  ketika itu, Pelaku yang akrap dikenal dengan Bagus Londo ini emosi karena tidak berhasil melewati Aziz yang berposisi sebagai Beck, saat main Futsal. 

" Karena saya bayangin terus dan tidak bisa lolos, kemudian dia marah dan langsung menghajar saya, saya kaget saya tidak tahu kesalahan saya apa, tiba-tiba dia memukul," ungkap Abdul Azis saat ditemui di Polsek Wonokromo Jumat, (11/8). 

Azis, melanjutkan, pukulan itu tidak berhenti satu kali, Bagus terus melancarkan pukulan kearah muka dan menendang. " Saya sudah tidak melawan, tapi dia terus memukul, beberapa ke arah muka dan menendang ke dada," katanya

Atas Peristiwa pemukulan tersebut Azis diduga mengalami patah hidung, dan mengalami ganguan pada penglihatannya, karena tidak terima dengan perlakuan wartawan JTV ini Azis melaporkan kejadian tersebut kepihak Polsek Wonokromo. 

Bedasarkan Laporan Polisi LP Nomer : STPL/415/B/VIII/Jatim/Restabes sby/Wnkrm, aziz melaporkan Bagus Priyono atas dugaan penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP dengan hukuman 2 tahun 8 bulan kurungan penjara. 

Sementara menurut, Saksi mata Eko mengatakan, saat itu, rebutan bola dan Bagus tidak bisa melewati Azis, tiba-tiba dia tidak terima dana langsung mukul korban. " Saya yang melihat, saya langsung melerai dan mengamankan Bagus," kata Eko reporter Arek TV. 

Sementara, menurut salah satu wartawan yang enggan disebutkan namanya, memang sosok Bagus Londo itu terkenal dengan pribadi yang arogan. " Dari dulu dia seperti itu, arogan anaknya, Tempramental, laporkan saja biar jera. "ungkapnya singkat.

Dan saat ini kasus penganiayaan terhadap wartawan Duta ini tengah di proses di Mapolsek Wonokromo. (pan) 

Post a Comment