Skip to main content

Komisi E DPRD Jatim Minta Dinkes Jatim Dirikan Posko Kesehatan

SURABAYA (Mediabidik) - Komisi E DPRD Jatim meminta Dinas kesehatan Pemprov Jatim mendirikan Posko kesehatan di tempat tempat umum atau jalur mudik balik natal dan tahun baru 2019.

Pendirian posko kesehatan ini untuk memudahkan masyarakat yang melakukan perjalanan jauh, serta mereka yang mendatangi tempat tempat keramaian seperti tempat wisata atau Mal.

"Libur natal dan tahun baru banyak orang yang ingin menggunakan momen ini, baik yang pulang kampung untuk rayakan Natal dan juga memanfaatkan liburan Nataru. Nah untuk memberikan ketenangan saat mereka menjalankan agendanya itu. Saya minta Dinas Kesehatan Pemprov Jatim mendirikan posko posko kesehatan untuk mengantisipasi jika ada pemudik atau masyarakat yang membutuhkan," kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Heri Sugihono, Senin (24/12).

Politisi asal Golkar ini  mengatakan,  dengan adanya posko kesehatan masyarakat yang melakukan perjalan jauh dan tiba tiba mengalami gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan khusus oleh dokter atau petugas kesehatan bisa tertangani dengan cepat. 

"Tol-tol di Jatim pasti dipadati oleh para pemudik Natal atau mereka yang liburan Nataru. Biasanya kan suka padat itu jalan tol trus ada kemacetan. Nah kalau di rest area ada posko kesehatan, jika masyarakat membutuhkan pertolongan kan bisa segera dilakukan tindakan untuk menolong mereka," kata politisi yang kembali maju lewat dapil Nganjuk Mojokerto ini. 

Begitu juga dengan pusat keramaian baik saat malam natal, malam tahun baru hingga tahun baru. "Saya rasa Pemerintah Provinsi Jatim dalam hal ini Dinas Kesehatan Jatim harus siapkan posko kesehatan untuk memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat di momen momen penting ini. Saya berharap  setiap posko kesehatan bisa terkoneksi dengan Ruman sakit terdekat. sehingga jika butuh pertolongan yang lebih spesifik bisa segera di bawa ke rumah sakit terdekat. Karena itu di setiap posko juga sebaiknya disiapkan mobil untuk berjaga jaga jika dibutuhkan. tapi saya yakin dinas kesehatan paham apa saja yang dibutuhkan untuk posko tersebut. Saya berharap perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, bisa berjalan baik dan aman, " pungkasnya. ( RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

“NUUBON” Nugget Udang Rebon Kelurahan Sukolilo Baru, Hasil Karya Universitas Muhammadiyah Surabaya

SURABAYA - Pada tanggal 31 Juli 2022 tepatnya minggu kedua dari pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2022, kelompok KKN Berdaya Sukolilo Baru telah berhasil melaksanakan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi inovasi produk baru yaitu demo pembuatan "Nugget Udang Rebon". Kegiatan demo inovasi produk baru ini dilaksanakan di halaman Kelurahan Sukolilo Baru. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama adalah sosialisasi produk dan demo masak nugget udang rebon dan sesi kedua adalah sosialisasi pemasaran produk secara online.  Proses pembuatan nugget udang rebon ini cukup mudah tetapi untuk mengelola udang rebon sendiri apalagi yang masih basah membutuhkan waktu.  "Artinya udang rebon basah yang telah dibersihkan dari kotoran itu ditiriskan hingga kadar airnya berkurang. Selain itu juga untuk menambah cipta rasa yang unggul udang rebon basah ini harus dikukus kurang lebih 5-10 menit. Selanjutnya, bi

Robot Trading, Disinyalir Banyak Oknum Bermain Untuk Mendapat Harta Ilegal

Surabaya - Akhir akhir ini, bisnis Trading nampak menjadi primadona. Bahkan dari bisnis ini, saat ini banyak Orang Kaya Baru (OKB) di Indonesia.  Sebenarnya tidak ada masalah jika tidak ada pelanggaran hukum didalamnya.  Dengan menjamurnya bisnis robot trading ini, maka banyak oknum yang sengaja bermain untuk mendapat harta dengan ilegal (tidak terdaftar dan tidak sesuai aturan OJK, red) dan berujung pada kasus hukum.  Seperti pada kasus robot trading Evortrad yang tengah disidangkan di Pengadilan Negri Malang.  Setelah pelimpahan kasusnya di Kejari Malang, maka disidangkanlah kasus ini dengan agenda awal pemeriksaan saksi-saksi.  Mengamati dari proses persidangan, nampak ada "Hukum Rimba" dalam bisnis ini. Artinya siapa yang kuat, dialah yang menang.  Menarik disimak, kasus sangkaan penipuan dilaporkan oleh beberapa orang member robot trading Evortrade dibawah PT. EVOLUSION PERKASA GROUP.  Anehnya, saat disidang, saksi pelapor mengaku tidak tahu apa apa. "K