Skip to main content

Ketua MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar Negara

SURABAYA ( Media Bidik ) - Sebagai warga negara Indonesia sudah sepantasnya mengetahui 4 pilar negara ini yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

Mengingatkan kembali 4 pilar tersebut, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI), Zulkifli Hasan hadir sebagai salah satu pembicara dalam 'Sosialisasi 4 Pilar MPR RI' di Aula Garuda Mukti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Kamis (12/5/2016).

"Pancasila adalah cinta kasih, kasih sayang, gotong royong, dan musyawarah mufakat," jelasnya dihadapan 600 mahasiswa yang hadir.

Namun, masih menurut Zulkifli, tapi, apakah cinta kasih dan kasih sayang itu masih melekat di keluarga kita sekarang ini, itulah yang menjadi masalah. Selain itu didalam UUD 1945 unsur demokrasi merupakan sebagai substansi, etika, berbangsa dan bernegara. Demokrasi memang membutuhkan biaya tinggi, peran pemilik modal dan sponsor bisa membahayakan."Esensi demokrasi bisa bergeser dengan kehadiran para pengusaha," terangnya.

Dan yang perlu diingat rakyat Indonesia sudah berdaulat, para pemimpin dipilih karena pilihan rakyat dan waktunya berbatas. Jabatan publik hanya sementara dan bertugas untuk melayani rakyat sesuai dengan konstitusi dan perundang-undangan lainnya."Jabatan Wali Kota, Gubernur itu tidak ada yang abadi. Yang abadi hanya institusi," pungkasnya.

Secara rinci Zulkifli menerangkan empat pilar secara gamblang, mulai dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan RI, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara.

Hadir sebagai narasumber selain Zulkifli juga hadir wali kota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, MT., dan Rektor Unair, Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak, CMA.  Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Taufik Kurniawan, sejumlah anggota MPR daerah pilihan Jawa Timur, salah seorang diantaranya Eko Patrio, anggora DPRD Provinsi dan anggota DPRD Kota Surabaya, dan civitas akademika Unair.

Acara ini kerjasama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dengan Unair pusat studi konstitusi dan ketata pemerintahan. (pan).

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...