Ads (728x90)

SURABAYA(Mediabidik) - Tuduhan membelot (makar) dari Munaslub seperti yang disampaikan oleh Agus Santoso Sekretaris DPC Hanura Kota Surabaya, spontan mendapatkan respon keras dari DPD Hanura Jatim.

Menurut Warsito, salah satu rekomendasi Rakerda 1 yang memuat soal penolakan Munaslub, merupakan akibat dari situasi dan kondisi politik kala itu. Tetapi saat ini posisinya justru mendukung diselenggarakannya Munaslub.

"Itu salah satu rekomendasi saat rakerda karena melihat situasi politik saat itu," jawabnya kepada media, Senin (19/12/2016).

Warsito menegaskan bahwa DPD Hanura Jatim saat ini posisinya justru mendukung penyelenggaraan Munaslub, sejak Rakernas 14 Desember."Akan tetapi saat Rakernas 14 Desember 2016 yang lalu seluruh DPD Partai HANURA se Indonesia sudah sepakat mendukung arahan Ketum yakni pak Wiranto, untuk mengadakan Munaslub," tegasnya.

Bahkan Warsito juga menjelaskan jika Munaslub memiliki agenda pokok yakni 1. Merubah AD-ART guna merevitalisasi organisasi 2. Penetapan P Wiranto sebagai Ketua Dewan Pembina dan 3 Pemilihan Ketua Umum.Hal senada juga dikatakan oleh Arie Hafiz Wakil Ketua DPD Hanura Jatim yang mengatakan bahwa tudingan Agus Santoso merupakan wacana basi, karena faktanya sudah ada perkembangan politik berikutnya alias terbaru.

"Dulu penolakan, tapi sesuai perintah Ketum sekarang kita semua DPC dan DPD malam ini berangkat ke Jakarta semua untuk menghadiri Munaslub, jadi semua beritanya basi, mereka itu bagaikan pendekar buta yang selalu gerabak," pungkasnya.

Untuk diketahui, kepastian akan diselenggarakannya Munaslub partai Hanura sudah terlihat dari undangan yang telah tersebar secara nasional. Surat undangan ini bernomor A/725/DPP-HANURA/XII/2016, tertanggal 17 Desember 2016 yang ditandatangi oleh Dr Berliana Kartakusumah sebagai Skretaris dan Wiranto sebagau Ketua Umum.(pan)


Post a Comment