Skip to main content

DPC Hanura Banyuwangi Serahkan 1.228 KTP dan KTA Daftar ke KPU

BANYUWANGI (Mediabidik) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Hati Nurani Rakyat (DPC Partai Hanura) Kabupaten Banyuwangi, secara resmi telah melakukan pendaftaran ke kantor KPU Banyuwangi, Sabtu (14/10).

Proses pendaftarannya pun cukup unik dan meriah. Dimulai dari kantor DPC Partai Hanura Banyuwangi, sebelum berangka, Ketua DPC sempat nyawer atau bagi-bagi uang kepada warga sekitar, sontak banyak warga berebut untuk mendapatkan uang. Kemudian ratusan kader berjalan kaki dengan diiringi penari dan musik tradisional, menuju kantor KPU Banyuwangi yang hanya berjarak ratusan meter dari kantor DPC.

Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi, Ir. Basuki Rahmad mengatakan, sebagai salah satu partai peserta pada Pemilihan Gubernur tahun 2018 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2019, DPC Partai Hanura Banyuwangi berkomitmen memperjuangkan calon ya didukungnya.

"Saat pendaftaran, kita serahkan berkas secara lengkap, mulai form F-2, hingga melampirkan 1.228 KTP dan KTA, disertai berkas-berkas lainnya seperti keterangan domisili untuk DPC, PAC, Suket kepengurusan tingkat kecamatan, NPWP dan berkas lainnya," papar Basuki.

Dijelaskan Basuki, dilengkapinya berkas saat pendaftaran, agar dalam proses verifikasi beberapa bulan kedepan, pihaknya tidak perlu melakukan perbaikan lagi, dan akan fokus untuk penguatan mesin partai.

Basuki juga mengungkapkan, pada Pemilu tahun 2009 dan 2014 lalu,  mesin partai Hanura terus mengalami peningkatan.

"Di Pemilu yang akan kita targetkan dapat 9 kursi, atau minimal 7 kursi dari 5 dapil, karena saat ini kita baru dapat 4 kursi," harapnya.

Sementara, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Banyuwangi, Edi Saiful Anwar usai menerima berkas pendaftaran mengungkapkan, saat sosialisasi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), ada 17 partai yang hadir dan mengikuti, namun hingga saat ini baru 5 parpol uang melakukan pendaftaran.

"Kami himbau tiap partai melengkapi berkas persyaratan sesuai yang ada di dalam Sipol, karena sesuai batas waktu pendaftaran saat ini sudah H-2," cetus Edi.(nng)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10