Ads (728x90)

SURABAYA ( Media Bidik ) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said menyatakan Kota Surabaya merupakan salah satu dari 7 kabupaten kota yang paling siap dalam proses konversi  sampah menjadi energi listrik.

Tujuh kota yang menjadi pilot project pengelolaan sampah menjadi energi listrik, yakni Jakarta, Bandung, Tangerang, Semarang, Surabaya, Solo dan Makassar. Penilaian tersebut  disampaikan saat melakukan kunjungan ke tempat Pengolahan Sampah (TPA) Benowo, yang terletak di kawasan Surabaya Barat. Saat ini menurutnya, pengolahan sampah di TPA Benowo yang dilakukan PT Sumber organik bisa  menghasilkan energi listrik sekitar 2 Megawatt.

"Tapi kapasitas untuk kontrak 1,65 Megawatt," ujarnya. Senin (2/5) Ia mengakui sebelumnya ada maksimum kapasitas untuk kontrak, namun setelah ada ada peraturan presiden dan pembaharuan peraturan menteri, sudah tak ada lagi batasan.

"Sekarang berapapun (kapasitas) tak ada masalah," terangnya.

Sudirman mengungkapkan, saat ini soal tarif sudah cukup bagus, kemudian perizinan juga tak ada masalah. Hanya saja, untuk membahas soal kontrak tinggal keterkaitan antara PLN dengan Penyedia listrik. menteri ESDm dalam keterangannya kepada media, mengatakan masalah kontrak dengan PLN bergantung Walikota Tri rismaharini.

Menanggapi perkataan menteri ESDM, Risma menyatakan akan menindaklanjutinya. "Abis ini saya akan sowan ke PLN. belum sempat ke sana," ujarnya disambut tawa beberapa pejabat yang hadir dalam pertemuan di TPA.

Sudirman mengungkapkan, PLTS, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah merupakan entity bisnis dan akan menjadi contoh bagi kota-kota lainnya dalam pengelolaan sampah.

Apalagi menurutnya, Waste to Energy sudah menjadi komitmen di Kerangka Kerja Perubahan Iklim Konvensi (termasuk Perjanjian Paris COP­21) dengan mengkonversi sampah menjadi energi. "Surabaya sesuai Perpres menjadi contoh percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Sampah," tuturnya.

Di TPA benowo menurutnya, pengelolaannnya cukup baik. Itu dibuktikan dengan tidak ada bau, menunjukkan pengelolaannya rapi. (pan)


Post a Comment