Skip to main content

Komisi D minta Pemprov Serius Atasi Masalah Air Bersih di Lamongan

Anggota Komisi D DPRD Jatim H.Makin Abbas
SURABAYA ( Media Bidik ) – Dari hasil temuan anggota DPRD Jatim ketika melakukan Kunker didaearh Lamongan, ternyata masih banyak warga yang mengeluh masalah air bersih, mengingat persoalan ini sangat penting bagi masyarakat Lamongan.

Anggota Komisi D DPRD Jatim H.Makin Abbas sangat prihatin ketika menemukan adanya masyarakat Jawa Timur khususnya Warga Lamongan kesulitan dalam mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, hal ini disebabkan pemerintah setempat kurang proaktif untuk meningkatkan pelayanan terkait keberadaan air bersih untuk masyarakat.

" Menghadapi musim kemarau yang ditakutkan warga Lamongan saat mengalami kekeringan, sebab didaerah sana diakui masih banyak warga yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk di konsumsi," tegas Makin Abbas di DPRD Jatim.Kamis (21/4).

Politisi asal Partai PKB Jatim ini mendesak kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi untuk berkoordinasi supaya serius menangani masalah air bersih yang selalu di keluhkan warga Lamongan, sebab berdasarkan fakta dilapangan hampir mayoritas didaerah Lamongan mengeluhkan masalah air bersih untuk di konsumsi.

" Saya berharap pada masa akhir bhakti Pemerintahan Gubernur Soekarwo, masalah air bersih di daerah Lamongan bisa teratasi, bagaimanapun caranya,sebab jika ini tidak bisa terealisasi seperti target yang dijanjikan sampai akhir tahun 2018, maka masyarakat tak akan lagi percaya dengan janji-janji para kepala daerah ketika melakukan kampanye," terang Makin Abbas yang maju dari Dapil Lamongan,dan Gresik ini. (rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...