Skip to main content

DPC PKB Surabaya Lakukan Proses Kaderisasi Partai

SURABAYA (Mediabidik) - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kota Surabaya terus mencari bibit bibit unggul dari partai PKB dengan cara giat melakukan proses kaderisasi partai (PKP) yang dilakukan di kantor DPC PKB jl. Karah Surabaya, Sabtu (15/4/2017).

Proses pengkaderan ini akan dilakukan di setiap tingkatan, mulai dari tingkat DPC, DPW, bahkan sampai tingkat DPP. Progam PKP ini bertujuan untuk membentuk kader kader yang militan dan juga terstruktur.

"Setiap pelaksanaan PKP ini nantinya harus melalui DPC PKB terlebih dahulu agar dapat terdata lengkap secara adminitratif dan terstruktur, serta dapat melihat potensi kader," ujar ketua DPC PKB Surabaya, Syamsul Arifin.

Syamsul menegaskan, DPC PKB sudah melaksanakan enam kali progam PKP ini di masing masing Dapil. Setiap dapil akan di hadiri oleh anggota dewan dari fraksi PKB.

"Target kami ke depan progam PKP ini bisa terlaksana di setiap kecamatan di Surabaya. Semuanya dalam rangka agar kader dari PKB mampu militan dan dapat menyentuh masyarakat dari tingkat paaling bawah," ungkapnya.

Adik kandung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi ini menjelaskan, progam PKP ini adalah progam yang memang diinstruksikan dari DPP PKB yang sudah terstruktur secara rapi.

"Artinya, wajib mengikuti prosedur dari DPP mulai dari perangkat pesertanya dan juga instrukturnya jadi semuanya sudah disiapkan oleh DPP pusat. Namun, tetap harus didampingi DPC," tegasnya.

Ia berharap, untuk kader PKB yang saat ini sudah duduk di kursi legislatif agar selalu mengingat partainya. Sebab, tanpa adanya DPC sebagai kendaraan politik, tidak akan dapat melenggang sebagai wakil rakyat.

"Itu semua tidat nafikan dan tidak bisa munafik tanpa DPC mereka (anggota dewan) tidak bisa duduk di kursi kehormatan untuk menjabat anggota dewan, sehingga kewajiban utamanya adalah bagaimana mereka harus mempunyai rasa memiliki terhadap partai," pungkasnya

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni