Skip to main content

Ada Sajadah Bisa Menyala Di Kegelapan

Adalah desainer Soner Oznec, yang sukses menyulap sajadah biasa menjadi tampak istimewa. Sajadah hasil inovasinya itu disebut  'El Sajjadah'. "EL adalah singkatan dari electro luminescent. Sementara sajadah adalah karpet berukuran kecil yang biasa digunakan muslim untuk melaksanakan shalat," papar dia seperti dikutip thehuffingtonpost.com.

Oznec menjelaskan, kelebihan sajadah ini antara lain karpetnya dapat menyala dalam ruangan gelap. Kelebihan lain, sajadah ini dilengkapi kompas yang mempermudah muslim menemukan arah kiblat.

"Kalau merasa terganggu dengan cahaya yang dihasilkan, pengguna dapat mematikan fungsinya," kata dia.

Yang menarik, cahaya yang berasal dari neoprene ini tidak hanya sekedar terang. Karena cahaya itu membentuk pola mengikuti desain motif dari sajadah. "Misalnya saja, kalau desainya masjid biru, maka cahaya itu akan mengikuti desain masjid biru mulai dari kubah hingga menara," kata Oznec.

Namun, sajadah ini belum diproduksi secara massal. Sebab, Oznec butuh dana 100 ribu dolar AS agar temuannya ini dapat dijual di pasaran. Ia hanya sanggup mengeluarkan dana 30 ribu dolar AS. Pasalnya, ia menawarkan kepada para donatur untuk berinvestasi melalui laman kickstarter.com. "Saat ini sudah terkumpul 7 ribu dolar AS," ungkap Oznec.

Sebenarnya ada dua protipe yang diciptakan Oznec. Satu protipe sudah dibeli Museum Modern Art, New York.*

Penulis : Susan Merah

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah