Skip to main content

Lantik Bapilu Mataraman, Golkar Maksimalkan Perolehan Kursi

TRENGGALEK (Mediabidik) – DPD Partai Golkar Jawa Timur melantik Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) di wilayah Mataraman yakni di Trenggalek, Magetan dan Ngawi. Sekaligus pelepasan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil VII, DPRD Provinsi Dapil IX dan DPRD Kabupaten.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Jatim Zainudin Amali (ZA) turun sendiri melantik pengurus Bapilu kabupaten di wilayah Mataraman tersebut.  Didampingi sekretaris DPD PG Jatim Sahat Simanjuntak, anggota FPG DPR RI Gatot Sudjito dan sejumlah pengurus DPD PG Jatim serta caleg-caleg muda lainnya. 

Zainudin Amali atau yang akrab disapa ZA mengatakan, pelantikan Ketua Bappilu secara otomatis dijabat oleh Ketua Partai, misalnya Ketua Bappilu Pusat dijabat oleh Ketua Umum DPP Pusat, Bappilu Provinsi Ketuanya juga Ketua DPD Provinsi. 

"Sudah ada beberapa kabupaten/kota yang sudah kami bentuk Bapilunya. Sebelum ini di Malang Raya (Malang Kabupaten, Kota Malang, Batu) kemudian hari ini di Trenggalek, Magetan dan Ngawi," terang ZA, di Trenggalek, Selasa (20/11/2018).

ZA menjelaskan, dengan adanya Bapilu secara otomatis mengendalikan segala aktifitas elektoral maupun kegiatan kepartaian. Selama enam bulan waktu berjalan akan difokuskan pada bagaimana pemenuhan target yang telah ditentukan. 

"Target pemilu legislatif kedepan yang kita tetapkan untuk DPR RI Dapil VII 2 kursi, DPRD Provinsi Dapil IX target 2 kursi. Perhitungan target tersebut belum maksimal karena kita menghitung target dengan cara rasional saja dan tidak berlebihan," tutur ZA. 

Sementara itu Sekretaris partai Golkar kabupaten Trenggalek Hj. Miklasiati menyampaikan, dalam pileg kali ini DPD partai Golkar kabupaten Trenggalek sendiri dari 45 caleg mentargetkan perolehan minimal 9 kursi. Tentunya target tersebut harus diimbangi dengan ikhtiar dan kerja keras.

"Pada orientasi pemilu, kemenangan Golkar di Trenggalek menjadi martabat dan amanah. Terutama dalam hal kekuasaan menjadi amanah demi mengabdi untuk masyarakat Trenggalek dengan fokus pada satu tujuan satu visi misi dan satu target, yakni dengan tujuan membangun Trenggalek," paparnya. (RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

“NUUBON” Nugget Udang Rebon Kelurahan Sukolilo Baru, Hasil Karya Universitas Muhammadiyah Surabaya

SURABAYA - Pada tanggal 31 Juli 2022 tepatnya minggu kedua dari pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2022, kelompok KKN Berdaya Sukolilo Baru telah berhasil melaksanakan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi inovasi produk baru yaitu demo pembuatan "Nugget Udang Rebon". Kegiatan demo inovasi produk baru ini dilaksanakan di halaman Kelurahan Sukolilo Baru. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama adalah sosialisasi produk dan demo masak nugget udang rebon dan sesi kedua adalah sosialisasi pemasaran produk secara online.  Proses pembuatan nugget udang rebon ini cukup mudah tetapi untuk mengelola udang rebon sendiri apalagi yang masih basah membutuhkan waktu.  "Artinya udang rebon basah yang telah dibersihkan dari kotoran itu ditiriskan hingga kadar airnya berkurang. Selain itu juga untuk menambah cipta rasa yang unggul udang rebon basah ini harus dikukus kurang lebih 5-10 menit. Selanjutnya, bi

Robot Trading, Disinyalir Banyak Oknum Bermain Untuk Mendapat Harta Ilegal

Surabaya - Akhir akhir ini, bisnis Trading nampak menjadi primadona. Bahkan dari bisnis ini, saat ini banyak Orang Kaya Baru (OKB) di Indonesia.  Sebenarnya tidak ada masalah jika tidak ada pelanggaran hukum didalamnya.  Dengan menjamurnya bisnis robot trading ini, maka banyak oknum yang sengaja bermain untuk mendapat harta dengan ilegal (tidak terdaftar dan tidak sesuai aturan OJK, red) dan berujung pada kasus hukum.  Seperti pada kasus robot trading Evortrad yang tengah disidangkan di Pengadilan Negri Malang.  Setelah pelimpahan kasusnya di Kejari Malang, maka disidangkanlah kasus ini dengan agenda awal pemeriksaan saksi-saksi.  Mengamati dari proses persidangan, nampak ada "Hukum Rimba" dalam bisnis ini. Artinya siapa yang kuat, dialah yang menang.  Menarik disimak, kasus sangkaan penipuan dilaporkan oleh beberapa orang member robot trading Evortrade dibawah PT. EVOLUSION PERKASA GROUP.  Anehnya, saat disidang, saksi pelapor mengaku tidak tahu apa apa. "K