Skip to main content

Ini Tanggapan Bale Hinggil Soal Hasil Sidak Komisi C

SURABAYA (Mediabidik) - Tudingan Komisi C DPRD Surabaya dugaan adanya kesalahan perijinan Amdalalin yang dimiliki oleh Apartemen Bale Hinggil Jalan Medokan Semampir Surabaya ahkirnya terbantahkan.

Hery Sudibyo selaku pengembang Apartemen Bale Hinggil mengatakan, tidak ada kesalahan Amdalalin, kita sudah sesuai rekom. Ijin dari Balai Besar sudah clear, ijin Amdalalin sudah clear, arahan teknis dari PU Bina Marga sudah clear. 

"Bahwasannya pembahasan di Komisi A harus ada manfaat bagi masyarakat, sehingga waktu dirapatkan di asisten 2 pak Taswin, bahasanya harus juga bermanfaat untuk masyarakat. Dan arahan teknis dari PU ada jembatan kurung yang manfaatkan untuk masyarakat umum. " ungkap Hery, Rabu (28/11/2018).

Dia juga menambahkan, prinsipnya kita ngak ada masalah dalam perijinan, kita mengikuti rekomendasinya saja. Dan semua ijinnya clear semua.

"Kalau Amdal mulai 2015 sudah clear. Amdal untul tower A, B dan IMB nya sudah clear semua," terangnya.

Sementara Irwan Kabid Rekayasa Lalu Lintas Dishun Surabaya saat dikonfirmasi menyampaikan, intinya kita semua kepentingan terakomodir, jadi pengembang ini sebelumnya sudah punya ijin dari Balai BesarJalan Nasional (BBJN) kemudian mereka ingin bangun jembatan.

"Kemudian kita analisa, dengan Amdalalin kita rekomendasikan boleh pake jembatan. Tetapi tidak boleh eksklusif, jadi boleh dibangun jembatan tapi mengakomodir kepentingan warga," terang Irwan.

Masih menurut Kabid Rekaya Lalin, jadi jembatan itu bukan untuk kepentingan pribadi dan kita rekomendasikan jembatan itu bisa ke kampung yang dibelakang itu, bisa turun ke Semolowaru Indah.

"Ahkirnya warga belakang, dikompensasi bisa lewat jalan akses diantara tengah-tengah dua apartemen itu. Dan kita sudah rapat beberapa kali, di PU juga sudah. Intinya pengembang memberi akses masuk bagi warga diantara dua gedung itu." ujarnya. (pan)

Comments

Popular posts from this blog

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt