Skip to main content

Gelar Istighotsah untuk Jawa Timur Sehat, Wagub Emil Apresiasi PKS


Mediabidik.com
- Prihatin atas lonjakan kasus harian Covid-19 di Jawa Timur, PKS Jawa Timur menggelar kegiatan "Istighotsah untuk Jawa Timur Sehat" pada Rabu (14/7/2021) secara online yang diikuti seluruh pengurus, anggota PKS serta masyarakat umum di seluruh Jatim. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak mengapresiasi ikhtiar langit yang dilakukan PKS Jatim.

Kegiatan istighotsah ini, PKS Jatim mengundang KH Fahmi Amrullah Hadziq, pengasuh PP Putri Tebu Ireng, cucu hadratussyaikh Hasyim Asy'ari yang memimpin pembacaan istighotsah. Ada juga KH Mahmud Mahfudz, Wakil ketua Bidang Pembangunan Keummatan dan Dakwah DPP PKS yang memberikan Tausiah, serta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang diwakili Wakil Gubernur Emil Dardak untuk memberikan sambutan.

"Ini ikhtiar langit. Saya mengapresiasi PKS yang telah menggelar Istighotsah ini, semoga wabah Covid-19 akan segera hilang dari di muka bumi ini. Terima kasih dan apresiasi karena PKS telah menggelar kegiatan ini," kata Emil.

Dengan ikhtiar seperti ini, ia berharap agar masyarakat Jawa Timur dikuatkan agar bisa terus bergerak, bertindak dan menjaga kebersamaan. Menurut Emil, kegiatan semacam ini  sangat diperlukan dalam keadaan yang serba sulit seperti saat ini.

Dalam sambutannya, Emil mengakui lonjakan kasus harian Covid-19 yang ada di Jatim. Hal ini, menurutnya karena adanya pembenahan sistem pendataan yang menyebabkan akurasi yang lebih tinggi dalam penelusuran di lapangan.

"Kami terus meningkatkan upaya dan ikhtiar agar semakin efektif, semakin akurat dan semakin tepat. Upaya kita ini untuk mengantisipasi bagaimana kebutuhan-kebutuhan penanganan medis di rumah sakit," ujarnya.

Ia menyampaikan, jika angkanya lebih akurat, Pemprov Jatim akan memiliki angka yang lebih akurat, sehingga setelah itu diharapkan ada penurunan kasus, karena dengan data yang akurat penanganannya lebih tepat.

Wagub Emil menyampaikan dalam penanganan Covid-19 di Jatim, Pemprov Jatim membutuhkan kolaborasi untuk terus bekerjasama dan bergotong royong. "Untuk menangani ujian yang maha berat, butuh berjuang bersama sebagai satu bangsa, kebersamaan umat untuk mengatasi pandemi Covid. Terima kasih atas inisiatif dan ikhitiar PKS Jatim ini. Mari kita beristighfar, bertaubat, berdzikir, baca ayat suci Al Qur'an, bersolawat untuk Jawa Timur," katanya.

Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan menyampaikan kesiapannya untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan Pemprov Jatim. "Melalui pengurus PKS di seluruh Jawa Timur, kami sudah mengaktifkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat wilayah, 38 Kab/kota seJawa Timur," ujar pria yang kerap dipanggil dengan kang Irwan itu.

Gugus Tugas Covid-19 ini bertugas untuk mendata dan memperhatikan pengurus dan anggota PKS serta masyarakat di sekitarnya yang terdampak Covid-19. "Sudah saya pesankan ke pengurus PKS hingga di tingkat kecamatan dan desa untuk memperkuat tali silaturahim dan soliditas antara pengurus dan masyarakat. Harus saling dukung saling membantu sesama. Dengan dukungan moral, mental spiritual, finansial yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terkena musibah Covid-19.", tegas Irwan, yang pernah menjabat 2 periode anggota DPRD Jatim.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan istighotsah yang digelar merupakan ikhtiar samawi, setelah ikhtiar manusiawi dilakukan. "Kita iringi ikhtiar-ikhtiar kita dalam menjaga protokol kesehatan, menjaga imunitas dan mendukung program vaksinasi dan tidak lupa melangitkan doa-doa kita, mengumandangkan istighfar kita kepada Allah," pungkas pria 45 tahun ini. (rofik)

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt