Skip to main content

Mendapat Pujian Dari Mendagri, Damkar Kota Surabaya Menjadi Percontohan Perihal Respons Time


Mediabidik.com
- Mendapat pujian dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di HUT Damkar ke 102 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya dijadikan percontohan perihal respons time tercepat menuju lokasi. Karena hal itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya diundang sebagai narasumber oleh Dirlantas Polda Jatim, Senin (8/3/2021).

Dedi Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Surabaya mengatakan, jadi hari ini, ada giat sosialisasi di Polda Jatim tentang Peningkatan Kemampuan Teknis Dalam Mengemudi Pemadam Kebakaran di jajaran Jawa Timur 2021.

"Intinya di Polda ini, yang mengadakan Dirlantas Polda Jatim, setiap daerah mengirimkan empat personil Damkar yang tugasnya sebagai juru mudi. Se Jawa Timur, kemudian diadakan pelatihan teknis. "terang Dedi kepada media ini. 

Dedi menjelaskan, ada beberapa pelatih dan narasumber salah satunya dari IMI, Lantas dan Damkar kota Surabaya, saya sendiri sebagai narasumber. Intinya di Surabaya ini respons time nya beda sama yang ditetapkan oleh Mendagri. Jadi Mendagri menetapkan respons time 15 menit, tapi di Surabaya respons time cuma 7 menit sudah sampai di lokasi.

"Nah untuk mencapai respons time itu. Tentunya, menuju titik kebakaran itu dibutuhkan kehandalan teknis cara mengemudi kendaraan supaya cepat sampai ditempat, tetapi juga selamat. Jadi tidak menimbulkan kecelakaan di jalan, bagaimana teknik teknik itu bagaimana aturannya. "imbuhnya. 

Tadi ada penjelasan, lanjut mantan Kabagpem dan Otoda kota Surabaya, siapa sih kendaraan yang diutamakan di jalan sesuai undang undang itu apa saja, itu diuraikan oleh Dirlantasnya. Kami hanya membangun mentalitas pengemudi, soalnya ngak gampang harus nyetir sambil dengar suara sirine dengan kecepatan tinggi dan harus selamat. 

"Itu ngak gampang juga cara mengemudinya. Teknik-teknik untuk menjadi seorang Baruna itu seperti apa dan syarat syarat serta ketentuannya seperti apa, sebagaimana seperti yang kita terapkan di Surabaya, terus unitnya apa saja dan pos-posnya dimana saja. Jadi secara garis besarnya saja, untuk mengisi pelatihan itu. "paparnya. 

"Waktu HUT Damkar ke 102 kemarin, pak Mendagri menyampaikan salah satu contohnya untuk penanganan kebakaran paling cepat itu di Surabaya, itu disampaikan. "ujarnya. 

Lebih lanjut dia menyampaikan, harapan kita respons time cepat tetap dipertahankan. Contoh tahun 2019 ada 900 kejadian respons time 7 menit kita capai seratus persen dan tahun 2020 menurun 600 kejadian itu kita capai seratus persen. 

"Mudah mudahan seperti itu terus. Sampai saat ini, sampai bulan Februari kemarin 33 kejadian ya juga seratus persen, belum ada kelewat sampai 7 menit. "pungkasnya. (pan)

Foto : Dedi Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Surabaya saat menjadi narasumber dalam acara sosialisasi peningkatan kemampuan teknis dalam mengemudi pemadam kebakaran di kantor Dirlantas Polda Jatim.


Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni...