Ads (728x90)


Mediabidik.com
- Mendapat pujian dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di HUT Damkar ke 102 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya dijadikan percontohan perihal respons time tercepat menuju lokasi. Karena hal itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya diundang sebagai narasumber oleh Dirlantas Polda Jatim, Senin (8/3/2021).

Dedi Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Surabaya mengatakan, jadi hari ini, ada giat sosialisasi di Polda Jatim tentang Peningkatan Kemampuan Teknis Dalam Mengemudi Pemadam Kebakaran di jajaran Jawa Timur 2021.

"Intinya di Polda ini, yang mengadakan Dirlantas Polda Jatim, setiap daerah mengirimkan empat personil Damkar yang tugasnya sebagai juru mudi. Se Jawa Timur, kemudian diadakan pelatihan teknis. "terang Dedi kepada media ini. 

Dedi menjelaskan, ada beberapa pelatih dan narasumber salah satunya dari IMI, Lantas dan Damkar kota Surabaya, saya sendiri sebagai narasumber. Intinya di Surabaya ini respons time nya beda sama yang ditetapkan oleh Mendagri. Jadi Mendagri menetapkan respons time 15 menit, tapi di Surabaya respons time cuma 7 menit sudah sampai di lokasi.

"Nah untuk mencapai respons time itu. Tentunya, menuju titik kebakaran itu dibutuhkan kehandalan teknis cara mengemudi kendaraan supaya cepat sampai ditempat, tetapi juga selamat. Jadi tidak menimbulkan kecelakaan di jalan, bagaimana teknik teknik itu bagaimana aturannya. "imbuhnya. 

Tadi ada penjelasan, lanjut mantan Kabagpem dan Otoda kota Surabaya, siapa sih kendaraan yang diutamakan di jalan sesuai undang undang itu apa saja, itu diuraikan oleh Dirlantasnya. Kami hanya membangun mentalitas pengemudi, soalnya ngak gampang harus nyetir sambil dengar suara sirine dengan kecepatan tinggi dan harus selamat. 

"Itu ngak gampang juga cara mengemudinya. Teknik-teknik untuk menjadi seorang Baruna itu seperti apa dan syarat syarat serta ketentuannya seperti apa, sebagaimana seperti yang kita terapkan di Surabaya, terus unitnya apa saja dan pos-posnya dimana saja. Jadi secara garis besarnya saja, untuk mengisi pelatihan itu. "paparnya. 

"Waktu HUT Damkar ke 102 kemarin, pak Mendagri menyampaikan salah satu contohnya untuk penanganan kebakaran paling cepat itu di Surabaya, itu disampaikan. "ujarnya. 

Lebih lanjut dia menyampaikan, harapan kita respons time cepat tetap dipertahankan. Contoh tahun 2019 ada 900 kejadian respons time 7 menit kita capai seratus persen dan tahun 2020 menurun 600 kejadian itu kita capai seratus persen. 

"Mudah mudahan seperti itu terus. Sampai saat ini, sampai bulan Februari kemarin 33 kejadian ya juga seratus persen, belum ada kelewat sampai 7 menit. "pungkasnya. (pan)

Foto : Dedi Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Surabaya saat menjadi narasumber dalam acara sosialisasi peningkatan kemampuan teknis dalam mengemudi pemadam kebakaran di kantor Dirlantas Polda Jatim.


Post a comment