Skip to main content

Dewan Pertanyakan Keseriusan Pemkot Dalam Mendukung PPKM Mikro


Mediabidik.com
– Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sampai tanggal 22 Maret 2021 oleh pemerintah pusat menjadi sorotan Komisi D DPRD Kota Surabaya, karena diperlukan keseriusan dari Pemkot Surabaya dalam mendukung program tersebut.

Anggota Komisi D, Badru Tamam mengatakan, penerapan PPKM Mikro di Surabaya jangan hanya lips servis saja, tanpa adanya penanganan serius dalam memutus mata rantai Covid-19.

Misalnya, kata Badru Tamam, apakah Pemkot Surabaya sudah melihat langsung bagaimana  kondisi PPKM Mikro yang ada di kampung-kampung, kan masih banyak yang bergerombol atau nongkrong di gang-gang, yang selama ini terjadi di cafe atau restoran.

"Artinya, bergerombol di cafe berkurang, tapi malah pindah ke kampung kampung, ini yang perlu diseriusi oleh Pemkot Surabaya saat penerapan PPKM Mikro."ujar Badru Tamam di Surabaya, Kamis (11/03/21).

Ia menambahkan, kami belum melihat keseriusan dari Pemkot Surabaya untuk menjalankan PPKM Mikro. Artinya Pemkot Surabaya jangan hanya teori saja soal PPKM Mikro, tapi faktanya sampai saat ini masih belum menunjukkan tanda-tanda bahwa PPKM Mikro itu berlaku.

Komisi D, jelas Badru Tamam, menyadari keinginan Pemkot Surabaya yaitu kesehatan menjadi prioritas utama dalam penanganan Covid-19, namun dewan juga menyadari betul keinginan warga bahwa, ekonomi masyarakat harus diprioritaskan, karena ekonomi mikro hancur selama masa pandemi Covid-19 melanda dunia, tidak saja di Kota Surabaya.

"Betul, Pemkot Surabaya tentunya memiliki opportunity. Namun tentunya mana dahulu yang harus diprioritaskan, soal kesehatannya atau ekonomi mikronya dahulu yang dibangkitkan." tegas politisi PKB Kota Surabaya ini.

Badru Tamam kembali mengatakan, kita sepakat kesehatan lebih diutamakan, hanya hal tersebut harus ada keseriusan dari Pemkot Surabaya soal PPKM Mikro ini, jangan sampai pergerakan warga betul-betul dibatasi yang mengakibatkan perekonomian warga juga terganggu.

"Komisi D menyarankan agar Pemkot Surabaya melakukan edukasi soal PPKM Mikro ke perangkat kampung seperti, RW dan RT, dengan tujuan PPKM Mikro ini berjalan dengan sempurna, efektif, dan benar-benar tepat sasaran. "ungkapnya. 

Saat ditanya apakah Pemkot Surabaya setengah hati menjalankan PPKM Mikro, Badru Tamam menilai secara regulasi sudah baik, tapi faktor yang ada di lapangan jangan sampai diabaikan.

"Misalnya, tutur Badru Tamam, apakah Satgas Covid-19 Kota Surabaya sudah melakukan edukasi PPKM Mikro ke kampung-kampung, ini yang belum terlihat sama sekali. "jelasnya. 

Lebih lanjut Badru Tamam menerangkan, jika merujuk pada perkembangan kasus COVID-19 di Surabaya memang ada trend penurunan kasus positif. Ini terlihat dari jumlah pasien positif di rumah sakit yang grafiknya terus menurun.

"Keinginan kita kan memutus mata rantai Covid-19, kalau soal kasus turun naik itu dari awal kan memang fluktuatif. Terpenting, apakah Pemkot Surabaya serius menerapkan PPKM Mikro utamanya di kampung-kampung." pangkas nya.(pan)

Comments

  1. Selamat siang untuk seluruh WNI dan juga seluruh ASIA, nama saya Bu Nurliana Novi, mohon, saya ingin membagikan testimoni hidup saya di sini pada platform ini untuk semua WNI dan seluruh asia agar berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah benar-benar telah mendukung saya melalui ibu. Ibu Elina yang baik hati

    Setelah beberapa periode mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak terus-menerus, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan Rp 15.000.000 dengan pemberi pinjaman yang berbeda.

    Saking nekadnya mendapatkan pinjaman, maka saya berdiskusi dengan teman saya yang kemudian mengenalkan saya kepada Bu Elina yang merupakan pemilik perusahaan pemberi pinjaman global, maka teman saya tersebut meminta saya untuk melamar ke Bu Elina, maka saya pun memberanikan diri. dan menghubungi Nyonya Elina.

    Saya mengajukan pinjaman sejumlah Rp500.000.000 dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa stres dan semua pengaturan dilakukan pada transfer kredit, karena tidak memerlukan agunan dan jaminan untuk pinjaman transfer Saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi Mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah disimpan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa rekening saya dikreditkan dengan jumlah Rp500.000.000. Saya sangat senang bahwa ALLAH akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang telah memberikan saya keinginan hati saya.

    Mereka juga memiliki tim ahli yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan bagaimana menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda.

    Semoga ALLAH memberkati Bunda Elina yang telah membuat hidup saya mudah, jadi saya menyarankan siapapun yang berminat untuk mendapatkan pinjaman agar dapat menghubungi Ibu Elina melalui email: elinajohnson22@gmail.com untuk pinjaman anda
    Ada perusahaan palsu online lainnya yang menggunakan kesaksian saya untuk mencapai keinginan egois mereka, saya satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, ketika Anda menghubungi kemudian meminta mereka untuk bukti pembayaran ke ibu`` tolong hati-hati orang-orang ini oke

    Akhir kata saya ucapkan terima kasih kepada kalian semua yang telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa semoga Tuhan melakukan kehendak-Nya dalam hidup kalian. Satu lagi nama saya mrs nurliana novi, kalian dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut. melalui email saya: nurliananovi96@gmail.com

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November