Skip to main content

Ini Jawaban Sekjen PDI P, Soal Calon Cawali dan Cawawali Kota Surabaya

Mediabidik.com - Siapakah calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya yang akan mendapat rekomendasi dari PDI Perjuangan yang akan diumumkan jelang HUT Kemerdekaan RI ke 75. 

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa di dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mengumumkan 75 pasangan calon kepala daerah yang akan mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak Desember 2020.

Hasto tak bersedia menyebutkan detil nama atau daerah mana saja yang akan diumumkan. Yang jelas, publik masih menunggu nama calon kepala daerah yang akhirnya akan diusung partai itu untuk wilayah kota Medan dan Surabaya.

Pada pengumuman sebelumnya, PDIP memastikan usungannya terhadap Gibran Rakabuming di Pilwalkot Solo, setelah berbulan-bulan penuh drama politik serta spekulasi. Namun, untuk pilwalkot Medan dimana Bobby Nasution muncul, dan Pilwalkot Surabaya dimana Tri Rismaharini sudah tak bisa maju lagi, PDIP belum memutuskan.

"Untuk yang selanjutnya, akan kami umumkan 75 pasangan calon sekaligus," kata Hasto, di sela-sela penyerahan berkas resmi pengurus daerah partainya ke KPU RI, Selasa (4/8/2020).

Soal waktu pengumuman, Hasto memberikan sebuah kode. Bahwa sepertinya pengumuman akan dilaksanakan berdekatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75 pada 17 Agustus mendatang.

"(Pengumuman ini, red) sekaligus membangun spirit patriotisme nasionalisme dalam rangka kemerdekaan Indonesia. Dalam waktu dekat kami akan umumkan," kata Hasto. 

Menurut dia, karena politik itu memerlukan kalkulasi, semua diperhitungkan dengan matang. Maka itu calon kepala daerah tak asal diumumkan.

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan pendaftaran secara serentak untuk calon kepala daerah yang diusung di pilkada serentak 2020. Rencananya akan dilaksanakan pada 4 September mendatang.

"PDI Perjuangan akan melakukan pendaftaran itu pada hari pertama secara serentak pada tanggal 4 September 2020 itu bertepatan dengan hari Jumat. Nanti setelah jumatan. Kami menyesuaikan waktu Indonesia timur, tengah, dan barat," kata Hasto.

Hasto juga menyatakan kepercayaan diri pihaknya atas kemampuan para calon kepala daerah yang diusung partainya di pilkada serentak 2020. Sebab semua nama dihasilkan berdasar proses yang sehat, penuh gagasan, dan berbasis komitmen membangun masa depan yang lebih baik.

Kondisi itu didukung oleh PDIP yang didukung oleh akar grassroot yang kuat di tingkat bawah, dengan strategi utama gotong royong. 

"Kami punya akar kuat di grassroot, dan kami mempersiapkan calon kepala daerah kami dengan sebaiknya. Kami punya strategi gotong royong, strategi komunikasi baik, dan sekolah calon kepala daerah," ujar Hasto. 

"Maka siapapun calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan, pasti akan siap berkontestasi secara sehat dan demokratis, melawan calon independen dan parpol lain," pungkasnya. (jk)

Foto : Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto.

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah