Skip to main content

Antisipasi Kekerasan Terhadap Ulama, Komisi A Gelar Hearing Dengan ForKas

Mediabidik.com – Insiden kekerasan yang terjadi terhadap tokoh ulama di kota Solo, Pasuruan dan Tulungagung waktu lalu, mengundang keprihatinan Forum Komunikasi Arek Suroboyo (ForKas).

"Kami menyampaikan prihatin, hampir kasus seperti itu, antara masyarakat sipil berbenturan," ujar Hasanudin. Sabtu (29/08/2020) siang usai hearing dengan Komisi A di lantai 3 Kantor DPRD Kota Surabaya.

Atas kejadian itu, ia berharap, jangan sampai kejadian itu terjadi di Surabaya, karena menurut ia apalagi sebentar lagi pesta demokrasi Pilkada Surabaya 2020 nanti.

"Monggo lah kita saling menjaga," tutur Udin Sakera.

Kenapa pihaknya bersama perwakilan elemen masyarakat lainnya datang hearing, menurut ia, fenomena kejadian tersebut kemungkinan bisa juga pemicunya dari sini karena dewan perwakilan partai politik.

"Apalagi sebentar lagi, besok akan berkampaye di pilkada, yang bisa juga menjatuhkan lawan calon sehingga tanpa sadar menjadi pemicu konflik," ungkap Udin akrab sapaan Udin Sakera.

Dalam hearing, Ia juga menyinggung Satpol PP maupun Bakesbangpol soal beberapa insiden di Surabaya seperti gambar garuda dibela, bendera merah putih ditaruh dijadikan jarik dan tulisan NKRI disingkat Nasi Kulit Sego Irit.

"Inikan sebuah pelecehan, jangan sampai masyarakat dengan masyarakat lainya berbenturan atas ketidaktahuan itu," kata Udin Sakera

Seharusnya, menurut ia, Bakesbangpol ataupun satpol PP lebih sigap melihat fenomena itu, meskipun tidak perlu ada laporan bila perlu diturunkan kalau melihat fenomena tersebut.

"Inilah yang perlu kita antisipasi sehingga kami minta hearing dengan dewan dan tidak menutup kemungkinan kami juga akan dipanggil Polrestabes untuk audiensi," kata Udin Sakera.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada dewan bersama sama menjaga Surabaya dan mengingatkan jangan sampai mengeluarkan stament yang berbau rasis maupun sara di Pilkada Surabaya 2020 nanti.

"Kami (ForKas) minta kepada dewan juga ikut Jogo Suroboyo untuk antisipasi kejadian itu,," pungkas Udin Sakera.

Menanggapi itu, Ketua Komisi A Pertiwi Ayu Krishna mengatakan, maksud dan tujuan FosKas dinilai baik dan tidak ada salahnya, bahkan Komisi A sangat menerima dengan lapang dada karena tujuannya baik.

"Dengan tujuan baik, tentu kami menerima dan akan melaksanakan dengan baik juga," ujar Ayu.

Penasehat Fraksi Golkar ini juga menyarankan kepada mereka mengingatkan jumlah anggota dewan hanya 50 orang diminta turun langsung seperti yang disampaikan oleh mereka tadi.

"Kalau diminta turun, kami punya bagiannya sendiri, tidak harus personil anggota dewan yang turun langsung, seperti yang disampaikan oleh mereka," kata Ayu.

Anggota dewan, kata Ia, hanya berjumlah 50 orang anggota dewan, sedangkan jumlah masyarakat kota surabaya 3 juta lebih, kalau dibagi satu anggota dewan menanggani 50 ribu orang.

"Sedangkan kepolisian saja 3000 personil dan masyarakatnya 3 juta lebih, sekian lalu bagaimana anggota dewan cara melayaninya seperti itu," ungkap Ayu.

Untuk itu, pihaknya juga berharap kepada mereka agar menjaga keinginannya sendiri dan menjaga kota Surabaya juga secara bersama sama tanpa ada arogansi bila perlu melakukan pendekatan dengan baik agar tidak terjadi kegaduhan.

"Pendekatan sangat penting sehingga agar tidak terjadi kegaduhan di kota Surabaya," pungkas Ayu.

Sementara itu, rapat dengar pendapat (Hearing) ini dihadiri salah satu perwakilan dari anggota Polrestabes Surabaya, Satpol PP Kota Surabaya dan Bakesbangpol linmas Surabaya berlangsung lancar. (pan)

Comments

  1. KARNA RASA HATI YANG GEMBIRA BERKAT BANTUAN AKI SOLEH
    MAKANYA SENGAJA NAMA BELIAU SAYA CANTUNKAN DI INTERNET !!!

    assalamualaikum wr, wb, saya IBU NUR INTAN saya Mengucapkan banyak2
    Terima kasih kepada: AKI SOLEH
    atas nomor togelnya yang kemarin AKI berikan "4D"
    alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI
    dan berkat bantuan AKI SOLEH saya bisa melunasi semua hutan2 saya yang ada di BANK BRI dan bukan hanya itu AKI alhamdulillah,
    sekarang saya sudah bisa bermodal sedikit untuk mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari2
    Itu semua berkat bantuan AKI SOLEH sekali lagi makasih banyak ya, AKI
    yang ingin merubah nasib
    seperti saya.!!
    SILAHKAN GABUNG SAMA AKI SOLEH Di No:082~313~336~747

    Sebelum Gabung Sama AKI Baca Duluh Kata2 Yang Dibawah Ini
    Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini.!!
    1: Di kejar2 tagihan hutang
    2: Selaluh kalah dalam bermain togel
    3: Barang berharga sudah
    terjual buat judi togel
    4: Sudah kemana2 tapi tidak
    menghasilkan, solusi yang tepat.!!
    5: Sudah banyak dukun ditempati minta angka ritual belum dapat juga,
    satu jalan menyelesaikan masalah anda.!!
    Dijamin anda akan berhasil
    silahkan buktikan sendiri
    Atau Chat/Tlpn di WhatsApp Aki: 082~313~336~747

    Angka:Ritual Togel: Singapura

    Angka:Ritual Togel: Hongkong

    Angka:Ritual Togel: Toto Malaysia

    Angka:Ritual Togel: Laos

    Angka:Ritual Togel: Macau

    Angka:Ritual Togel: Sidney

    Angka:Ritual Togel: Brunei

    Angka:Ritual Togel: Thailand

    "KLIK DISINI ANGKA RITUAL TOGEL SGP HK SDY DAN DLL"

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Mendapat Pujian Dari Mendagri, Damkar Kota Surabaya Menjadi Percontohan Perihal Respons Time

Mediabidik.com - Mendapat pujian dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di HUT Damkar ke 102 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya dijadikan percontohan perihal respons time tercepat menuju lokasi. Karena hal itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Surabaya diundang sebagai narasumber oleh Dirlantas Polda Jatim, Senin (8/3/2021). Dedi Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Surabaya mengatakan, jadi hari ini, ada giat sosialisasi di Polda Jatim tentang Peningkatan Kemampuan Teknis Dalam Mengemudi Pemadam Kebakaran di jajaran Jawa Timur 2021. "Intinya di Polda ini, yang mengadakan Dirlantas Polda Jatim, setiap daerah mengirimkan empat personil Damkar yang tugasnya sebagai juru mudi. Se Jawa Timur, kemudian diadakan pelatihan teknis. "terang Dedi kepada media ini.  Dedi menjelaskan, ada beberapa pelatih dan narasumber salah satunya dari IMI, Lantas dan Damkar kota Surabaya, saya sendiri sebagai narasumber. Intinya di Surabaya ini respons time nya beda sama