Skip to main content

Surabaya Jadi Tuan Rumah Even Start Up Nation Summit 2018

SURABAYA (Mediabidik) - Kota Surabaya menjadi tuan rumah Start Up Nation Summit Surabaya 2018, acara yang akan digelar pada tanggal 16 - 17 November 2018 mendatang. Event ini merupakan event ke 7 sebelumnya digelar di kota Estonia, dalam acara tersebut Pemkot Surabaya mengundang President Global Enterpreneurship Network (GEN) Jonathan Ortman serta Be Kraf Festival dan Kamadjaja Logistic yang bertujuan sebagai wadah Start Up muda di kota Surabaya dan menjadi kiblat Start Up Dunia.

Walikota Surabaya Tri Risma Harini mengatakan, kenapa ini kita adakan bareng-bareng ada Be Kraf, Kreatif Vision dan Start Up Nation Summit (SNS). Itu kami ingin Surabaya memulai, bahwa kita memasuki era baru dimana enterpreneurship untuk Start Up kita bamgunkan semua.

"Kita undang perguruan tinggi, Be Kraf saya minta waktunya kemarin berbeda dan alhamdulilah sekarang bebarengan. Itu adalah untuk semangat bahwa kita memulai dunia baru di seluruh insan terutama untuk anak muda dan anak-anak sekolah, jadi nanti kita juga libatkan rektor perguruan tinggi." ucap Risma dalam acara Start Up Nation Summit di Lobi lantai 2, Kamis (23/8/2018).

Masih menurut Walikota Surabaya, saya ingin nanti ini bukan hanya untuk anak-anak mahasiswa yang lulua perguruan tinggi ataupun anak SMA, tetapi ini juga untuk anak SMP dan SD, karena itu tadi kreatif vision dimana nanti kita undang para ahli dari luar untuk mengakomodir dan mengarahkan anak-anak muda mulai berpikir yang berbeda.

"Bahwa, kalau mereka ingin jadi pengusaha tidak harus menyiapkan kantor dulu, tidak harus membuka gudang atau pabrik baru. Tapi mereka bisa melakukannya hanya dengan kerja bersama-sama dan mereka juga bisa berkolaborasi. Misalkan membuat sofware atau aplikasi itu berangkatnya dari anak teknis aplikasi rumah tangga mereka bisa bekerjasama dengan mahasiswa yang belajar tentang ilmu tata boga itu bisa dilakukan atau bisa bicara dengan interior designer," papar Risma.

Di waktu yang sama President Global Enterpreneurship Network Jonathan Ortman menyampaikan, kita sudah dua ata tiga tahun lalu bekerjamasa dengan ibu walikota Surabaya, sedikit banyaknya sudah mengenal kota Surabaya dan semangat wirausaha yang dibangun ibu walikota Surabaya.

"Sebenarnya visi GEN adalah mendukung para enterpreneur, wirausaha, siapapun dan dimanapun dibelahan dunia manapun mendukung dan memahami kebutuhan mereka, merupakan selebrasi dalam rangka sebuah event," terang Jonathan.

Presiden Global Enterpreneur Network menambahkan, banyak sekali kota di dunia ini merayakan tentang enterpreneurship lebih dari empat puluh ribu intens yang dilaksanakan dan beberapa diantaranya akan kita laksanakan di kota Surabaya.

"Jadi, ini adalah bagian atau rangkaian yang akan kita laksanakan enterpreneurship dan akan dimulai pada tanggal 12 November sebetulnya di seluruh dunia yang tadi kita sebutkan. Dan harapan kita untuk Surabaya adalah dari Surabaya untuk dunia." pungkasnya.(pan)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

“NUUBON” Nugget Udang Rebon Kelurahan Sukolilo Baru, Hasil Karya Universitas Muhammadiyah Surabaya

SURABAYA - Pada tanggal 31 Juli 2022 tepatnya minggu kedua dari pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2022, kelompok KKN Berdaya Sukolilo Baru telah berhasil melaksanakan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat berupa sosialisasi inovasi produk baru yaitu demo pembuatan "Nugget Udang Rebon". Kegiatan demo inovasi produk baru ini dilaksanakan di halaman Kelurahan Sukolilo Baru. Dalam kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, dimana sesi pertama adalah sosialisasi produk dan demo masak nugget udang rebon dan sesi kedua adalah sosialisasi pemasaran produk secara online.  Proses pembuatan nugget udang rebon ini cukup mudah tetapi untuk mengelola udang rebon sendiri apalagi yang masih basah membutuhkan waktu.  "Artinya udang rebon basah yang telah dibersihkan dari kotoran itu ditiriskan hingga kadar airnya berkurang. Selain itu juga untuk menambah cipta rasa yang unggul udang rebon basah ini harus dikukus kurang lebih 5-10 menit. Selanjutnya, bi