Skip to main content

Di duga Rawan Kepentingan, Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan Mundur

SURABAYA (Mediabidik) – Anggota Komisi D DPRD Surabaya Fatchul Muid akhirnya memilih mundur dari posisi Ketua Pansus Raperda Perubahan Nama Jalan (PNJ), karena suara penolakan dari masyarakat Surabaya semakin meningkat.

Fatchul Muid mengaku jika dirinya juga mendapatkan komplain dari kelompok Veteran Surabaya, yang mengatakan bahwa perubahan nama jalan tidak bisa serta merta dilakukan, karena berkaitan dengan sejarah.

"Pada tahun 1980, pernah muncul wacana penggantian nama jalan Gunung Sari, namun akhirnya juga gagal, tapi kalaupun diganti, nama yang pas untuk jalan Gunung Sari itu adalah Mastrip, karena di jalan tersebut pernah terjadi perjuangan tentara pelajar, lah kok sekarang dimunculkan lagi," ucap Fatchul menirukan kelompok Veteran yang menemuinya. Senin (6/8/2018)

Politisi asal Partai Nasdem ini menuturkan bahwa suara penolakan dari masyarakat semakin menguat, sementara dirinya merupakan representasi rakyat.

"Saya berharap dipending dulu, lah ini kan kesannya terburu-buru, apalagi kawan-kawan ada yang punya dead line sebelum tanngal 17, maka posisi saya terjepit, saya mundur sebagai ketua pansus dengan harapan bisa berkomunikasi lagi untuk mendapatkan solusi yang terbaik, dengan dasar mempertimbangkan berbagai pihak," tuturnya

Tidak hanya itu, Fatchul juga menilai bahwa posisi Pemkot Surabaya masih terkesan gamang menanggapi. "Maka, kalaupun sampai diputuskan, saya yakin eksekutif akan ragu melaksanakan, kalau sampai seperti itu kan mencederai wibawa pansus," tandasnya.

Coba saja, lanjut Fatchul, tanya ke eksekutif dan apa jawabannya. Kan faktanya belum pernah berkomentar, apalagi penolakannya semakin hari semakin meningkat.

"Saya yakin no commment, lantas kenapa kami sebagai pansus kok genit bisa memutuskan seperti itu dengan cepat, padahal masih ada waktu bulan 5 september, tapi yang lain minta segera selesai, makanya saya milih mundur, tapi tetap sebagai anggota pansus," paparnya.

Oleh karenanya, ke depan Fatchul yang statusnya hanya menjadi anggota biasa akan tetap berjuang untuk melakukan penolakan perubahan nama jalan. "Berikutnya saya akan tetap menolak, karena ini menyangkut hak saya sebagai anggota pansus," pungkasnya. (pan)

Comments

Popular posts from this blog

5 Tanaman Unik Mirip Alat Kelamin Manusia

Tentunya, setiap orang pernah mengalami fenomena psikologis yang mengibaratkan suatu benda terlihat seperti obyek lain. fenomena psikologis tersebut juga muncul di dunia tumbuh-tumbuhan. Dalam Wikipedia, arti dari pareidolia adalah fenomena psikologis yang mengikutsertakan stimulus samar dan acak yang akhirnya diartikan sendiri oleh orang yang melihat atau mendengarnya. Banyak kasus-kasus paredolia yang cukup terkenal dan menghebohkan dunia, contohnya saja 5 Bentuk Hewan Yang Mirip Penis yang pernah diposting sebelumnya. Namun, apabila dikerucutkan ke dalam dunia tumbuh-tumbuhan, ada beberapa bentuk dari bunga, buah atau juga bagian dari tumbuhan yang ternyata dapat disalahartikan karena mirip dengan organ-organ vital pria dan wanita. Memang akan ada perdebatan yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk tumbuhan tersebut tidak mirip, namun ada pula yang akan mengatakan bahwa memang ada kemiripan dari segi bentuknya secara sekilas. Berikut  5 Tanaman Unik Yan

Warga Pengampon Dapati Money Politik Dari Pendukung Paslon No 01

Mediabidik.com - Beberapa jam menjelang coblosan Pilkada Surabaya 2020, praktik politik uang mulai terjadi. Seperti yang disampaikan Muhammad Rosul, salah satu warga Pengampon, kelurahan Bongkaran, mengungkapkan dirinya mendapatkan dua amplop berisi uang untuk mencoblos paslon nomor urut 01. "Saya dapat dua amplop dari Pak Sugeng, ia tetangga saya yang menjadi tim sukses 01," kata Rosul Selasa malam (8/12/20). "Di rumah saya ada empat suara, sekarang masih dikasih dua, nanti katanya mau dikasih lagi dua kekurangannya," lanjutnya.  Rosul menambahkan, Sugeng tidak tahu jika dirinya adalah pendukung Machfud Arifin-Mujiaman. Selama ini memang tidak terlalu aktif dalam proses pilwali karena sibuk mengurusi tokonya yang ada di Pasar Pecindilan.  "Kampung saya memang banyak pendukung 01, yang mengkoordinir ya Pak Sugeng itu. Saya cek ke tetangga, semuanya diberi amplop, masing-masing berisi uang Rp 30 ribu," lanjutnya.  Rosul menyatakan akan melaporkan temuan te

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt