Skip to main content

NasDem Jatim Sumbang 11 Ekor Sapi ke Organisasi Wartawan dan Masyarakat

SURABAYA (Mediabidik) - DPW Partai NasDem Jatim menyumbangkan hewan kurban ke berbagai organisasi wartawan dan komunitas masyarakat. 

Pada peringatan Hari Raya Idul Adha tahun 2018 ini, DPW Partai NasDem Jawa Timur menyerahkan 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Hal ini dikatakan Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Rendra Kresna di sela acara penyerahan empat ekor sapi hewan kurban ke Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Surabaya, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim dan SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Jatim di kantor PWI Jatim, Jalan Taman Apsari Surabaya, Minggu (19/8).

Dalam acara tersebut, Rendra datang bersama pengurus DPP NasDem Korwil Jawa Timur Sri Sayekti Sudjunadi dan Ketua Bappilu NasDem Jatim Ipong Muchlisoni serta pengurus DPW NasDem Jatim lainnya.

"NasDem Jatim ingin berbagi ke masyarakat di bulan dzulhijjah atau bulan haji untuk berkurban. Kami memohon bantuan teman-teman PWI, IJTI, AMSI dan SMSI, untuk kemudian bagaimana hewan kurban ini bisa tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan agar bersama sama berbahagia," ujar Rendra Kresna.

Tahun ini, DPW Partai NasDem Jatim menyerahkan sebanyak 11 ekor sapi kurban ke masyarakat melalui organisasi masyarakat. 

Di antaranya adalah PWNU Jatim, PW Muhammadiyah Jatim, Masjid Sunan Ampel, Ponpes Langitan, PCNU Kabupaten Gresik, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim. Serta warga kampung Kedunganyar Surabaya (belakang kantor Badan Pemenangan Pemilu NasDem Jawa Timur).

Rendra yang juga Bupati Malang ini menambahkan, penyerahan hewan kurban ke masyarakat tidak hanya dilakukan DPW Partai NasDem, tapi juga dilakukan oleh DPD Partai NasDem tingkat kabupaten dan kota di Jatim.

"Tidak hanya DPW NasDem Jawa Timur, tapi juga NasDem di tingkat kabupaten dan kota," tuturnya.

Sebelum penyerahan di kantor PWI Jatim, Ketua Bappilu NasDem Jatim Ipong Muchlisoni menyerahkan dua ekor kambing ke SMK Tanwir Surabaya. Serta 1 ekor sapi bagi warga di perkampungan Kedunganyar.

"Saya senang sekali bisa datang ke sini. Saya menyampaikan permohonan maaf bagi warga, karena sudah 5 bulan ini kantor Bappilu Partai NasDem di Jalan Arjuno, kami belum pernah bersilaturrahmi ke sini," kata Ipong.

Ipong menambahkan, tidak ada maksud tertentu atas penyerahan hewan kurban satu ekor sapi dan 2 ekor kambing tersebut. Namun sebagai bentuk kepedulian buat masyarakat sekitar kantor bappilu.

"Mudah-mudahan penyerahan hewan kurban kami ini diridhoi Allah SWT. Selanjutnya hewan kurban ini monggo dibagikan kepada yang berhak di lingkungan warga sini," ujarnya. (RoHa)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Oknum Staf Kecamatan Dukuh Pakis Pungli KTP, KK dan Akte Kelahiran Rp 8.2 Juta

SURABAYA (Mediabidik) – Mahalnya biaya untuk pengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran, itulah yang terjadi di kecamatan Dukuh Pakis Surabaya yang dialami oleh Sri Wulansari warga asal Kediri. Hanya ingin pindah tempat menjadi warga Surabaya dia harus mengeluarkan biaya Rp 8.2 juta kepada oknum staf kecamatan Dukuh Pakis yang bernama Sugeng, hanya menulis nama, alamat, tempat tanggal lahir dan nama orang tua di kertas kosong dia sudah mendapatkan KTP dan KSK Surabaya tanpa harus membawa surat pindah tempat dari Dispenduk Capil Kediri. Hal itu disampaikan Andi kerabat dari Sri Wulandari saat ditemui di kantor Humas pemkot Surabaya, Selasa (5/12) mengatakan, hanya dengan menyerahkan nama, tempat tanggal lahir dan orang tua sudah dapat KTP dan KSK Surabaya. "Untuk data cabut bendel dari Dispenduk capil dari Kediri tidak perlu, cukup hanya mengisi data nama, tempat tanggal lahir dan nama orang tua, janjinya seminggu jadi, ternyata sebulan lebih baru jadi. Untuk pembua